Menu

Mode Gelap
Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan InJourney Airports Siapkan Bandara Husein jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional Siapkah Penerbangan Indonesia Terapkan Konsep Bagasi Berbasis Jumlah Koper? Laba KAI Group Naik jadi Rp2,28 Triliun pada 2025, Ditopang Efisiensi dan Kinerja Operasional KAI Hadirkan Rail Clinic di Garut, Subang, dan Bandar Lampung, Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga Catatan Iwan Piliang: Ketika Portugal dan Spanyol Mengajarkan Arti Sepak Bola

PERON

Laba KAI Group Naik jadi Rp2,28 Triliun pada 2025, Ditopang Efisiensi dan Kinerja Operasional

badge-check


 Laba KAI Group Naik jadi Rp2,28 Triliun pada 2025, Ditopang Efisiensi dan Kinerja Operasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja keuangan konsolidasian yang positif sepanjang Tahun Buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, KAI Group membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,28 triliun, meningkat 2,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,22 triliun.

Peningkatan laba tersebut ditopang oleh efisiensi operasional, penguatan arus kas, serta tingginya volume layanan penumpang dan angkutan barang sepanjang 2025.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, capaian tersebut memiliki arti penting karena kesehatan keuangan perusahaan berkaitan langsung dengan kemampuan KAI menjaga layanan yang digunakan masyarakat setiap hari.

“Kinerja keuangan yang sehat membuat KAI memiliki ruang lebih kuat untuk menjaga keselamatan perjalanan, merawat sarana, memastikan kesiapan operasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Bagi pelanggan, ini berarti perjalanan dengan kereta api dapat terus diandalkan untuk bekerja, sekolah, berusaha, berwisata, maupun bertemu keluarga,” ujar Anne.

Sepanjang 2025, skala layanan KAI Group tetap besar. Perusahaan melayani 503.549.740 pelanggan dan 69.791.691 ton barang. Di balik angka tersebut, kereta api hadir dalam banyak kebutuhan masyarakat, mulai dari mobilitas harian di kawasan perkotaan, perjalanan antarkota, hingga distribusi logistik yang mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Dari sisi pendapatan, KAI Group membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp35,76 triliun pada 2025. Angka tersebut relatif terjaga dibandingkan 2024 sebesar Rp36,11 triliun. Pada saat yang sama, laba usaha KAI Group meningkat 10,35% menjadi Rp8,39 triliun dari sebelumnya Rp7,60 triliun.

Anne menjelaskan, peningkatan laba usaha tersebut menunjukkan bahwa KAI mampu mengelola perusahaan secara lebih efisien. Beban pokok pendapatan tercatat Rp23,02 triliun, lebih rendah dibandingkan 2024 sebesar Rp23,27 triliun. Beban usaha juga turun dari Rp5,23 triliun pada 2024 menjadi Rp4,35 triliun pada 2025. Dengan pengelolaan tersebut, laba sebelum pajak KAI Group naik 12,20% menjadi Rp3,71 triliun.

“Efisiensi di KAI diarahkan agar manfaatnya kembali kepada pelanggan. Pengelolaan biaya yang baik membantu perusahaan menjaga ketepatan waktu, kenyamanan di stasiun dan di perjalanan, kesiapan sarana, serta perawatan fasilitas yang mendukung pengalaman pelanggan,” kata Anne.

Kinerja kas KAI Group juga semakin kuat. Arus kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp7,15 triliun, naik 36,43% dibandingkan 2024 sebesar Rp5,24 triliun. Penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp28,59 triliun, tumbuh 12,68% dari tahun sebelumnya sebesar Rp25,37 triliun. Kas dan setara kas pada akhir 2025 turut meningkat 37,22% menjadi Rp6,76 triliun.

Menurut Anne, arus kas operasi yang kuat menjadi salah satu dasar penting bagi keberlanjutan layanan. Dalam bisnis perkeretaapian, kesiapan layanan membutuhkan biaya yang besar dan berkesinambungan, mulai dari perawatan lokomotif, kereta, gerbong, fasilitas stasiun, sistem pelayanan, hingga dukungan operasional di berbagai daerah.

Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp97,10 triliun. Ekuitas meningkat 11,23% menjadi Rp39,29 triliun. Sementara itu, aset tetap naik 26,84% menjadi Rp37,30 triliun, yang memperkuat kapasitas perusahaan dalam menjaga kesiapan sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung layanan.

Anne menegaskan, KAI memandang kinerja keuangan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga layanan publik berbasis rel. Semakin sehat perusahaan, semakin kuat pula kemampuan KAI untuk melayani masyarakat secara konsisten, aman, dan berkelanjutan.

“Bagi KAI, angka-angka dalam kinerja keuangan harus bermuara pada pelayanan. Setiap penguatan perusahaan harus membantu pelanggan mendapatkan layanan kereta api yang aman, nyaman, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Hadirkan Rail Clinic di Garut, Subang, dan Bandar Lampung, Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga

7 Juli 2026 - 10:08 WIB

KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen

6 Juli 2026 - 19:01 WIB

KAI Angkut 123.810 Ton Barang Retail pada Semester I 2026, Naik 5,06 Persen

6 Juli 2026 - 17:10 WIB

KAI Layani 1,30 Juta Pelanggan KA Ekonomi Komersial Tarif Diskon 30% selama Libur Sekolah 2026

6 Juli 2026 - 13:19 WIB

KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra

6 Juli 2026 - 09:26 WIB

Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026

5 Juli 2026 - 09:09 WIB

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Trending di PERON