Menu

Mode Gelap
KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran KAI Angkut 123.810 Ton Barang Retail pada Semester I 2026, Naik 5,06 Persen For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media Meski Terima Investasi TikTok Rp24,5 Triliun, PHK di Tokopedia Tetap Ada?

PERON

KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen

badge-check


 KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Kereta Api (KA) Makassar–Parepare telah melayani sebanyak 1.001.002 pelanggan sejak mulai beroperasi pada Oktober 2022 hingga 3 Juli 2026.

Capaian tersebut menjadi tonggak penting yang menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat Sulawesi Selatan terhadap moda transportasi berbasis rel.

Pada semester I 2026, yakni periode Januari–Juni, KA Makassar–Parepare melayani 172.015 pelanggan. Angka ini meningkat 15,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 149.014 pelanggan, atau bertambah sebanyak 23.001 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pencapaian lebih dari satu juta pelanggan mencerminkan semakin kuatnya posisi kereta api sebagai pilihan transportasi masyarakat di Sulawesi Selatan.

“Kereta api selalu punya kedekatan dengan masyarakat. Di Sulawesi Selatan, kedekatan itu terlihat dari pertumbuhan pelanggan KA Makassar–Parepare dan capaian 1 juta pelanggan sejak awal beroperasi. Ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat menerima kereta api sebagai bagian dari mobilitasnya,” ujar Anne dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Menurut Anne, pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga telah menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat, mulai dari pelajar, pekerja, keluarga, pelaku wisata, hingga UMKM dan komunitas pecinta kereta api.

Ia menjelaskan, KA Makassar–Parepare memiliki nilai strategis sebagai bagian dari pengembangan jaringan perkeretaapian di Pulau Sulawesi. Kehadiran layanan ini memperluas akses transportasi publik berbasis rel di luar Pulau Jawa dan Sumatra, terutama bagi masyarakat di Maros, Pangkep, Barru, dan wilayah sekitarnya.

Anne menambahkan, penguatan layanan KA Makassar–Parepare juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan jaringan kereta api nasional. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya menyampaikan bahwa pengembangan jaringan kereta api terus didorong untuk memperkuat konektivitas antardaerah, meningkatkan efisiensi transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

“Pernyataan Bapak Menteri Perhubungan menjadi penguat bahwa KA Makassar–Parepare punya peran penting, baik untuk mobilitas masyarakat maupun pengembangan konektivitas Sulawesi. Bagi KAI, pertumbuhan pelanggan ini menunjukkan bahwa masyarakat siap menjadikan kereta api sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” kata Anne.

Proyek Kereta Api Makassar–Parepare sepanjang sekitar 144 kilometer merupakan bagian dari jaringan Kereta Api Trans Sulawesi yang dirancang menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Sulawesi. Jalur tersebut diharapkan mampu mendukung angkutan penumpang maupun logistik sekaligus memperkuat konektivitas kawasan.

Selain itu, jalur KA Makassar–Parepare juga diproyeksikan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, seperti pelabuhan, terminal, kawasan ekonomi, hingga destinasi wisata sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Ketika kereta api semakin terhubung dengan simpul transportasi lain, manfaatnya akan semakin terasa. Masyarakat punya pilihan perjalanan yang lebih mudah, pelaku usaha mendapat akses yang lebih baik, dan daerah memperoleh dorongan aktivitas ekonomi baru,” ujar Anne.

KAI juga menilai pertumbuhan jumlah pelanggan tidak terlepas dari dukungan komunitas, pelanggan setia, serta masyarakat di sekitar stasiun yang turut membangun ekosistem perkeretaapian di Sulawesi Selatan.

“Kereta api punya basis komunitas yang khas. Ada pelanggan harian, keluarga, pelajar, wisatawan, pedagang, UMKM, sampai komunitas pecinta kereta api. Mereka ikut membangun cerita kereta api di daerahnya masing-masing,” tutur Anne.

KAI berharap capaian lebih dari satu juta pelanggan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya menggunakan transportasi publik di Sulawesi Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata, ekonomi lokal, dan konektivitas antardaerah.

“KAI akan terus menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang aman, nyaman, tertib, dan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. KA Makassar–Parepare adalah bagian penting dari cerita baru perkeretaapian Indonesia di Sulawesi,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Angkut 123.810 Ton Barang Retail pada Semester I 2026, Naik 5,06 Persen

6 Juli 2026 - 17:10 WIB

KAI Layani 1,30 Juta Pelanggan KA Ekonomi Komersial Tarif Diskon 30% selama Libur Sekolah 2026

6 Juli 2026 - 13:19 WIB

KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra

6 Juli 2026 - 09:26 WIB

Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026

5 Juli 2026 - 09:09 WIB

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

Trending di PERON