Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,67 Juta per Gram, Segini Daftarnya! KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil Dirjen Hubdat Sebut Penerima Diskon Tarif Penyeberangan Tembus 90 Persen Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu

PERON

KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra

badge-check


 KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan 12 unit excavator untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sektor kelautan dan perikanan pascabencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan alat berat tersebut difokuskan untuk memulihkan sarana dan prasarana perikanan yang rusak akibat banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang melanda ketiga wilayah tersebut pada akhir tahun lalu. Excavator akan digunakan untuk memperbaiki tambak, kolam, saluran irigasi perikanan, hingga akses produksi masyarakat.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mempercepat pemulihan usaha para pembudi daya ikan di daerah terdampak bencana.

“Bantuan excavator ini bukan sekadar dukungan alat berat, tetapi bagian dari upaya mempercepat bangkitnya aktivitas usaha pembudi daya di daerah terdampak bencana,” kata Tb Haeru Rahayu dalam keterangan resmi dikutip di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Pria yang akrab disapa Tebe itu menjelaskan, pemulihan pascabencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, excavator memiliki peran penting untuk mempercepat pembersihan material bencana, rehabilitasi jaringan irigasi, normalisasi saluran, perbaikan tambak dan kolam, hingga penataan kembali kawasan perikanan budi daya.

“Ketika tambak, kolam, dan saluran air pulih, maka harapan pembudi daya untuk kembali berproduksi juga ikut pulih. Inilah yang ingin kita dorong, agar roda ekonomi daerah terus bergerak,” ujarnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, Syafrizal, mengapresiasi bantuan dari KKP tersebut. Ia mengatakan bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak cukup besar terhadap sektor perikanan budi daya, terutama tambak dan kolam milik masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.

“Alhamdulillah, bantuan excavator dari KKP ini sangat bermanfaat, terutama untuk normalisasi saluran, mengatasi sedimentasi, serta mendukung rehabilitasi tambak dan kolam masyarakat yang terdampak bencana. Masyarakat memang sangat membutuhkan percepatan pemulihan infrastruktur ini,” kata Syafrizal.

Menurutnya, keberadaan excavator juga akan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Apabila kembali terjadi kerusakan, alat tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk penanganan awal pada saluran dan fasilitas perikanan budi daya.

Senada, Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen, Muhammad Jafar, menyebut bantuan excavator menjadi harapan bagi masyarakat di wilayahnya. Ia mengungkapkan banjir yang terjadi menyebabkan kerusakan pada kawasan tambak, kolam, dan muara sehingga membutuhkan alat berat untuk proses pemulihan.

“Bantuan excavator ini rahmat bagi kami. Banyak tambak dan kolam rusak dan tidak mungkin dikerjakan secara manual. Dengan alat berat ini, kami berharap normalisasi tambak dan saluran bisa lebih cepat dilakukan, sehingga masyarakat pembudi daya bisa kembali berusaha,” ujar Muhammad Jafar.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026

5 Juli 2026 - 09:09 WIB

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Trending di PERON