Menu

Mode Gelap
Kisah Porter Sunarto Rawat Anak Berkebutuhan Khusus, KAI Services Beri Bantuan di Stasiun Bandung IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur Libur Maulid Nabi, KAI Divre III Palembang Siapkan 19.200 Kursi, Tiket Terjual 119 Persen KAI Commuter Dekatkan Transportasi Publik dengan Generasi Muda Lewat Commuter Skate Games Juli 2026, Rekor Baru! Hampir 97 Ribu Wisman Naik Kereta Api Jarak Jauh KSOP Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang

EKOBIS

Meski Terima Investasi TikTok Rp24,5 Triliun, PHK di Tokopedia Tetap Ada?

badge-check


 TikTok dan Tokopedia Perbesar

TikTok dan Tokopedia

Wartatrans.com, JAKARTA – Gelombang pemutusan hubungan kerja kembali mengguncang PT Tokopedia meski perusahaan baru menerima investasi US$1,5 miliar atau setara Rp24,5 triliun dari ByteDance Ltd., induk TikTok.

Akuisisi 75,01 persen saham Tokopedia oleh ByteDance yang rampung akhir 2025 itu, justru diikuti rasionalisasi karyawan di sejumlah divisi. Manajemen TikTok membenarkan adanya penyesuaian struktur.

“Kami melakukan keselarasan pada organisasi riset dan pengembangan untuk pertumbuhan jangka panjang,” kata juru bicara TikTok Indonesia, Kamis (2/6/2026).

Namun, perusahaan belum mengungkap jumlah pasti karyawan terdampak PHK.

Kementerian Ketenagakerjaan telah menerjunkan tim Mediator Hubungan Industrial untuk memverifikasi rumor PHK massal.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pihaknya belum menerima laporan resmi.

“Hingga Sabtu, 4 Juli 2026, belum ada pemberitahuan resmi dari manajemen Tokopedia terkait PHK,” ujar Faried.

Pengetatan struktur ini bukan yang pertama. Sepanjang 2024 hingga semester I-2025, Tokopedia telah merumahkan ratusan pekerja. Pemangkasan menyasar divisi teknologi, keuangan, hingga administrasi.

Langkah tersebut terjadi setelah ByteDance mengambil alih kendali operasional. Kini GoTo hanya menggenggam 24,99 persen saham Tokopedia.

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies, Nailul Huda, menilai PHK pasca-akuisisi sulit dihindari.

“Narasi akuisisi tanpa reduksi karyawan adalah utopia,” kata Nailul, Ahad (5/7/2026).

Menurut Nailul, setiap merger pasti memunculkan unit kerja serupa.

“Biaya harus diefisiensikan, sehingga PHK menjadi opsi paling mudah,” ujarnya.

Data Celios mencatat, 68 persen akuisisi korporasi digital di Asia Tenggara dalam tiga tahun terakhir diikuti rasionalisasi tenaga kerja di tahun pertama.

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia, Budi Primawan, menyebut penyesuaian staf merupakan wilayah internal korporasi. “Terlalu dini mengaitkan pemangkasan modal manusia dengan masifnya adopsi kecerdasan buatan,” kata Budi, di waktu berbeda.

Sia merujuk pada tren industri. Laporan idEA Mei 2026 menunjukkan hanya 12 persen perusahaan e-commerce yang memangkas karyawan murni karena otomatisasi AI. Sisanya karena duplikasi fungsi pasca-merger.

Manajemen TikTok menyatakan tetap memberi dukungan transisi bagi karyawan terdampak. Perusahaan juga berjanji melanjutkan investasi pada ekosistem lokal.

Namun, janji investasi Rp24,5 triliun itu mayoritas mengalir sebagai pembelian saham ke GoTo. Alokasi untuk belanja modal dan operasional Tokopedia tidak dibuka ke publik.

Dengan struktur baru, ByteDance menargetkan efisiensi untuk bersaing dengan Shopee dan Lazada.

Kedua kompetitor tercatat memiliki rasio biaya operasional terhadap pendapatan 19–22 persen pada 2025, jauh lebih rendah dari gabungan TikTok Shop-Tokopedia, yang masih di 31 persen, menurut riset Momentum Works. (Artha Tidar)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ciputra Life Catat Kinerja Positif 2025 dan Berlanjut di Semester I-2026

21 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Pasar Ekspor Makin Terbuka

21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kemenhub Perkuat Pengelolaan Keuangan 2026

21 Agustus 2026 - 08:49 WIB

IEE 2026: Industri Baterai Dikejar Kesiapan Energi dan Teknologi

21 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Program Relawan BUMN 2026, PTPN Group Beri Manfaaat bagi Masyrakat Desa Bulok

21 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Ada Deretan Promo Eksklusif InJourney di ASTINDO Travel Fair 2026 Surabaya

20 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KM Tidar Tiba di Maumere

20 Agustus 2026 - 16:35 WIB

50.000 Hunian Qatar di Lahan KAI Dikawal Pemerintah

20 Agustus 2026 - 16:24 WIB

AirNav: Program RBB 2026 di Boyolali Tuntas Hari ini

20 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Trending di EKOBIS