Menu

Mode Gelap
KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

Uncategorized

Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah

badge-check


 Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Akses jalan utama yang menghubungkan Takengon dengan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan putus. Akibatnya, kendaraan yang melintas dari Takengon menuju Blangkejeren maupun sebaliknya terpaksa melewati jalan alternatif yang kondisinya rusak parah.

Sulitnya akses transportasi berdampak langsung terhadap harga kebutuhan pokok di pasaran yang mengalami kenaikan. Warga Gayo Lues berharap pemerintah segera memperbaiki jalan utama Takengon – Blangkejeren agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

Sejumlah warga menilai selama ini perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah tidak bertahan lama.

“Selama ini memang ada perbaikan, tapi kualitasnya asal-asalan,” kata seorang warga yang diwawancarai di jalan lintas utama kawasan Pining.

Masyarakat mengaku geram dengan kondisi tersebut karena jalan tersebut merupakan akses utama perekonomian dan kebutuhan masyarakat. Bahkan, warga juga mengaku tidak berani terlalu banyak mengeluh.

“Kemarin saja ada yang posting di Facebook, langsung diteror disuruh hapus foto dan video,” ujar warga tersebut.

Saat ini, masyarakat Gayo Lues bukan hanya terisolir akibat putusnya jalan utama, namun juga harus menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok dan kondisi jalan alternatif yang memprihatinkan.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan utama Takengon – Blangkejeren agar aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat bisa kembali berjalan normal.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai Belum Berpihak pada Transportasi Massal

30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Akhirnya Dunia Usaha Ekonomi Kreatif Cilacap Punya Payung Hukum

29 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Terkatung di Jalan, Penumpang Bus Putra Pelangi Keluhkan Armada Sering Mogok 

29 Juni 2026 - 13:03 WIB

Mengabdi di Wilayah 3TP, Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Alwashliyah Gandeng ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, MoU Disiapkan di Muktamar XXIII

27 Juni 2026 - 10:15 WIB

Revisi Aturan Komisi Ojol, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen Dimulai 1 Juli 2026

27 Juni 2026 - 05:22 WIB

Trending di JALUR