Menu ✖

Mode Gelap
Tiket KA Keberangkatan 1 Desember 2026 Mulai Dijual 1 November, KAI Terapkan GAPEKA Baru Seni, Seniman, Karya Seni, Pekerja Seni dan Penikmat Seni KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina BRSN DPP PKS Kunjungi Tiga Provinsi di Pulau Jawa, Perkuat Konsolidasi dan Program Join PKS Denny Sambangi PKS, Putusan MK dan MA Jadi Sorotan Baru dalam Desakan Pemakzulan Gibran KM Dorolonda Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala Sulteng

RAGAM

Korban Banjir dan Longsor Aceh Tengah Harap Bantuan Daging Kurban Tepat Sasaran

badge-check


 Korban Banjir dan Longsor Aceh Tengah Harap Bantuan Daging Kurban Tepat Sasaran Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Kabar rencana penyaluran bantuan daging kurban dari pemerintah pusat disambut dengan penuh harap oleh para korban banjir dan longsor di Aceh Tengah. Para pengungsi berharap bantuan tersebut benar-benar terealisasi dan disalurkan secara adil serta tepat sasaran kepada masyarakat terdampak bencana.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyetujui penyaluran bantuan dana sebesar Rp72,7 miliar kepada Pemerintah Aceh. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembelian daging kurban serta sapi tradisi meugang bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana alam.

Informasi tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, di Banda Aceh. Ia menjelaskan bahwa dana bantuan telah ditransfer oleh Sekretariat Presiden pada Selasa (10/2/2026) dan akan didistribusikan oleh pemerintah kabupaten/kota kepada warga terdampak di 19 daerah di Aceh.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang, dan dananya telah ditransfer,” ujar Fadhlullah.

Salah satu daerah yang telah menerima alokasi anggaran adalah Aceh Utara. Pemerintah kabupaten setempat memperoleh sekitar Rp19,55 miliar yang akan dikonversi menjadi sapi atau daging, kemudian disalurkan kepada warga korban banjir sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Bagi masyarakat terdampak di Aceh Tengah, bantuan ini bukan semata terkait kebutuhan daging untuk tradisi meugang, melainkan juga menjadi simbol kehadiran negara di tengah situasi sulit pascabencana. Hingga kini, banyak pengungsi masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi dan tempat tinggal mereka.

Masyarakat berharap proses pendataan penerima bantuan dilakukan secara cermat dan transparan agar benar-benar menyentuh korban banjir dan longsor yang paling membutuhkan.

Langkah pemerintah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga tradisi budaya Aceh sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah proses pemulihan. Harapan terbesar warga kini tertuju pada penyaluran bantuan yang adil, merata, dan tepat sasaran.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina

31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026

31 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad 

31 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Krisna Mukti Blak-blakan Akui Sedang Cari Job

31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

PSM Peduli Gandeng PMI Jakarta Utara, Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebermanfaatan BUMN Berkelanjutan

30 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dorong Green Port, Terminal Teluk Lamong Datangkan Alat Bongkar Muat Bertenaga Listrik

30 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Pelindo dan Pemkab Bangka Barat Bahas Pengelolaan Pelabuhan Mentok

30 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Catatan Iwan Piliang: Dari Ranah Minang Ke Singapura – Jejak Besar yang Terlupakan 

30 Oktober 2026 - 12:36 WIB

IDSurvey Tegaskan Peran Strategis Pemastian Mutu untuk Daya Saing Industri Nasional

30 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Trending di NASIONAL