Wartatrans.com, PEKALONGAN — Warga Jawa Tengah terutama Pekalongan gaduh. Bukan karena menu MBG atau antri takjil gratis tapi karena Bupatinya kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan digelandang ke Jakarta oleh (Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Di bulan Ramadhan, lembaga anti rasuah tidak puasa melakukan operasi senyap, menjerat pelaku dugaan korupsi.

Nama Fadia Arafiq selama ini memang familiar sebagai Bupati Pekalongan dua periode dengan kinerja baik. Wajar warganya kaget mengetahui pimpinannya ditangkap KPK di Semarang, Selasa (3/3/2026). Selain Fadia sejumlah pihak juga diamankan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan tertangkapnya seorang Bupati berinisial FA terkait dugaan kasus pengadaan.

“FA saat ini sudah ada di Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Kami memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sesuai KUHAP,” kata Budi.
Asal tahu, Fadia Arafiq adalah kader potensial Partai Golkar. Sebelum terjun ke dunia politik, lebih dulu dikenal sebagai penyanyi dangdut. Lagu hits nya di tahun 2000 an berjudul Cik Cik Bum Bum.
Langkah Fadia di pemerintahan dimulai saat terpilih menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Karirnya melesat di tahun 2021, dari nomer dua menjadi Nomer Satu Pekalongan.
Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai petahana dan meraih suara terbanyak. Bersama wakilnya Sukirman, Fadia mendapat mandat memimpin Kabupaten Pekalongan hingga 2030.*** (Slamet Widodo)






























