Menu

Mode Gelap
Tingkatkan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Tutup JPL 209 di Blitar 2,7 Juta Pemudik Diproyeksikan Gunakan DAMRI, Tiket Mudik Lebaran Mulai Ramai Dipesan Raker 2026: Langkah Strategis PT Terminal Teluk Lamong Dorong Kolaborasi dan Inovasi Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas KNG Raya Cabang Bogor, Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

PERISTIWA

KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat

badge-check


 KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Perbesar

Wartatrans.com, PEKALONGAN — Warga Jawa Tengah terutama Pekalongan gaduh. Bukan karena menu MBG atau antri takjil gratis tapi karena Bupatinya kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan digelandang ke Jakarta oleh (Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di bulan Ramadhan, lembaga anti rasuah tidak puasa melakukan operasi senyap, menjerat pelaku dugaan korupsi.

Nama Fadia Arafiq selama ini memang familiar sebagai Bupati Pekalongan dua periode dengan kinerja baik. Wajar warganya kaget mengetahui pimpinannya ditangkap KPK di Semarang, Selasa (3/3/2026). Selain Fadia sejumlah pihak juga diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan tertangkapnya seorang Bupati berinisial FA terkait dugaan kasus pengadaan.

“FA saat ini sudah ada di Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Kami memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sesuai KUHAP,” kata Budi.

Asal tahu, Fadia Arafiq adalah kader potensial Partai Golkar. Sebelum terjun ke dunia politik, lebih dulu dikenal sebagai penyanyi dangdut. Lagu hits nya di tahun 2000 an berjudul Cik Cik Bum Bum.

Langkah Fadia di pemerintahan dimulai saat terpilih menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Karirnya melesat di tahun 2021, dari nomer dua menjadi Nomer Satu Pekalongan.

Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai petahana dan meraih suara terbanyak. Bersama wakilnya Sukirman, Fadia mendapat mandat memimpin Kabupaten Pekalongan hingga 2030.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas

3 Maret 2026 - 22:24 WIB

Gubernur Jateng Tanggapi Sekaligus Dua Bupati di Daerahnya yang Ditangkap KPK 

3 Maret 2026 - 18:51 WIB

Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok

2 Maret 2026 - 21:57 WIB

Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Tutup Usia

2 Maret 2026 - 09:55 WIB

Ada Konflik di Timur Tengah, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah

1 Maret 2026 - 15:10 WIB

Teheran Resmi Konfirmasi Kematian Ali Khamenei, 40 Hari Masa Berkabung Nasional

1 Maret 2026 - 15:05 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images)

Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli dan Himbauan Humanis di Buffer Area Pelabuhan

28 Februari 2026 - 21:39 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Apel Siaga Kamtibmas: Komitmen Jaga Keamanan Ramadhan dan Idul Fitri

26 Februari 2026 - 22:00 WIB

Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Polres Priok Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Jurnalis Jakarta Utara

25 Februari 2026 - 21:19 WIB

Polres Pelabuhan Priok, Gelar Kerja Bakti di Masjid Baitul Latief, Pererat Sinergi Ramadhan 1447 H

24 Februari 2026 - 14:33 WIB

Trending di RAGAM