Wartatrans.com, SEMARANG — Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang diserbu puluhan ribu kendaraan arus balik Lebaran 2026. Lebih 37.000 kendaraan melintasi dari jam 06.00 hingga 18.00 WIB. Jika dihitung rata – rata, dalam satu jam lewat 3.000 kendaraan. Dibanding hari sebelumnya, terjadi peningkatan 15.000 – Rabu (25/03/2026).
Untuk mengurai kepadatan, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan Jasa Marga mengadakan rekayasa lalu lintas. Salah satu bentuknya adalah one way nasional yang dimulai jam 14.25 WIB. Lokasinya dari GT Kalikangkung Km 414 sampai Cikatama Km 70. Pada GT Tingkir Salatiga sampai GT Banyumanik Semarang, juga diberlakukan jalan satu arah mulai jam 17.30 WIB.

Selama masa Lebaran 2026, hanya kendaraan pribadi, travel, minibus, dan bus antarkota yang boleh lewat tol. Namun petugas di lapangan masih menemukan kendaraan golongan tiga (sumbu tiga) ke atas yang nekat masuk tol.

Menghadapi insiden seperti ini dan berdasar regulasi pembatasan angkutan barang selama arus balik, petugas bertindak tegas dengan minta kendaraan tersebut putar balik atau keluar melalui exit tol terdekat.
Selain itu, pihak Jasa Marga dan Kepolisian menghimbau para pemudik yang kembali ke Jakarta untuk memastikan saldo kartu elektronik (e-toll) dalam posisi cukup. Perlu diketahui bahwa antrean panjang dan lama di gerbang tol dapat menambah kemacetan.
Pada moda transportasi lain, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat lebih dari 50 ribu penumpang kereta api tiba di Daerah Khusus Ibukota.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 52.926 penumpang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta pada Selasa (24/3/2026). Angka ini meningkat dibanding hari Senin yang tercatat sebanyak 51.532 orang. Pihak KAI memprediksi tren kedatangan akan menurun pada Rabu dengan estimasi 50.962 penumpang.
Stasiun Pasar Senen menjadi titik favorit kedatangan para pemudik. Stasiun tersebut menerima 18.458 penumpang, angka tertinggi dibandingkan stasiun lain seperti Gambir dan Tanah Abang. Mayoritas pemudik yang tiba berasal dari Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, Jember, dan Solo.
Guna mengakomodasi lonjakan penumpang, PT KAI mengoperasikan 68 rangkaian kereta api jarak jauh reguler. Khusus di Stasiun Pasar Senen, pihak pengelola menambah 7 rangkaian kereta api tambahan untuk mengurai kepadatan arus balik.
Mengingat padatnya situasi stasiun, PT KAI mengimbau para penumpang untuk waspada terhadap barang bawaannya. Dengan demikian barang tidak tertinggal atau berpindah tangan, baik saat di dalam kereta maupun di area stasiun.
Kenaikan jumlah penumpang juga terjadi di PT Angkasa Pura Indonesia (In Journey Airports). Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, menyebut penumpang pesawat periode 14 hingga 24 Maret 2026, mencapai 1.983.067.
“Dari periode awal mudik sampai balik, kami telah melayani 1.983.067 orang penumpang,” kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi dalam siaran persnya, Rabu (25/3/2026).

Dia menyebut rute penerbangan penyumbang peningkatan penumpang adalah destinasi Denpasar, Kualanamu, Makassar, dan Surabaya. Untuk rute internasional, yang paling diminati yaitu destinasi Singapura dan Kuala Lumpur.
Heru memastikan operasional penerbangan penumpang tetap berjalan dengan baik melalui penguatan koordinasi lintas instansi serta optimalisasi layanan di seluruh area bandar udara.
Tidak mau ketinggalan, moda transportasi laut juga mengalami kenaikan penumpang selama Lebaran 2026. Arus balik di Pelabuhan Nusantara Parepare membludak pada Selasa (24/3/2026). Puluhan penumpang terpaksa menggelar tikar dan tidur di geladak kapal karena tidak kebagian tempat di dalam kapal.
Dikutip dari Antara, Kepala KSOP Parepare, Syaiful Horry mengatakan arus balik pemudik ke luar Jawa yang menggunakan kapal laut sangat tinggi. Mengantisipasi hal ini, pihaknya melakukan koordinasi ketat di semua lini. Tujuan lainnya adalah untuk memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.
Terjadinya peningkatnya arus balik para pemudik di hari yang sama pada moda transportasi darat, udara, maupun laut, boleh dikata Lebaran 2026 mencapai klimaks pada Selasa akhir bulan ini.*** (Slamet Widodo)




























