Menu

Mode Gelap
Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak) Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijjah Besok, Idul Adha 27 Mei 2026 Ferry jadi Moda Pilihan Utama Masyarakat, Trafik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Ramai MATRA Gelar Rangkaian Festival Budaya Nusantara Sambut Satu Dekade Pengabdian Arus Balik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, KAI Layani 733 Ribu Pelanggan AHY: Agung Nugroho Bisa Jadi Teladan Kader Demokrat di Daerah

Uncategorized

Lebih Dekat dengan Halimah Munawir

badge-check


 Lebih Dekat dengan Halimah Munawir Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sosok Halimah Munawir dikenal sebagai figur yang konsisten mendedikasikan diri dalam bidang pendidikan, kebudayaan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat. Sejak 2015, ia menjabat sebagai Owner sekaligus Direktur Rumah Budaya HMA, sebuah ruang kreatif yang berfokus pada pengembangan seni dan aktivitas literasi.

Dalam bidang pendidikan keislaman, Halimah juga dipercaya sebagai Ketua Umum Yayasan Pengembangan Islam Alhidayah yang berlokasi di Pondok Melati, Bekasi. Di bawah kepemimpinannya, yayasan tersebut mengelola berbagai unit pendidikan, mulai dari PAUD-Q, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Rumah Tahfiz. Tak hanya itu, yayasan juga mengembangkan program ekonomi kreatif sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman.

Komitmen terhadap pengembangan generasi muda turut diwujudkan melalui perannya sebagai Ketua Umum Yayasan Ajang Kreativitas Anak dan Seni Indonesia. Dalam dunia literasi, Halimah pernah menjabat sebagai Pemimpin Umum Majalah Semesta Seni pada periode 2020–2024, dan kini mengemban amanah sebagai Pemimpin Umum Obor Sastra untuk masa bakti 2024–2029.

Selain aktif di bidang pendidikan dan literasi, Halimah juga terlibat dalam berbagai organisasi. Ia tercatat sebagai pengurus DPD DKJ Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia sejak tahun 2000, anggota KOWAPI dan Mitra Seni Indonesia sejak 2015, serta Pembina Ikatan Alumni SMA 31 sejak 2017. Dalam ranah budaya, ia dipercaya sebagai Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda dan turut aktif sebagai pengurus Majelis Ta’lim Gabungan Masjid Al-Hikmah.

Sebagai penulis, Halimah Munawir telah melahirkan sejumlah karya sastra yang mencerminkan kedalaman spiritual dan kepekaan sosial. Beberapa novel karyanya antara lain The Sinden (2011), Sucinya Cinta Sungai Gangga (2013), Sahabat Langit (2014), Kidung Volendam (2017), PADMI (2023), Pada Padang Lavender (2024), dan Bayi Merapi (2025). Ia juga dikenal melalui karya awal seperti Sukses Story Nila Sari (1988) dan Mbok Berek (2006), serta buku AKAR (2020).

Dalam bidang puisi, Halimah menerbitkan antologi bilingual Bayang Firdaus (2021) dan Titik Nadir (2025). Ia juga aktif berkontribusi dalam berbagai karya kolaboratif, baik berupa esai maupun antologi puisi yang mengangkat tema sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan.

Terbaru, Halimah Munawir meluncurkan buku puisi tunggal berjudul Keagungan Kota Suci di Mesir yang dikemas dalam empat bahasa. Selain itu, perjalanan spiritual dan kulturalnya ke Mesir juga dituangkan dalam sebuah buku catatan perjalanan berjudul Mesir Love Story, Di Atas Langit Para Nabi yang dijadwalkan segera terbit.

Melalui kiprah dan karya-karyanya, Halimah Munawir terus menunjukkan komitmen dalam membangun peradaban berbasis pendidikan, kebudayaan, dan nilai-nilai spiritual. Ia hadir tidak hanya sebagai penulis, tetapi juga sebagai penggerak yang aktif menginspirasi dan memberdayakan masyarakat luas.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kartunis Imam Yunni Akan Meriahkan Pameran JAKARTUN

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Tim G-PEAT Pertanian UNRI Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Internasional Malaysia

16 Mei 2026 - 16:54 WIB

Babak Penyisihan SBY Cup 2026 Berakhir Seru, Siapa Semi Finalis?

16 Mei 2026 - 07:21 WIB

UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Taruna Bhakti, Dorong Siswa Jadi Influencer Budaya Lokal

15 Mei 2026 - 13:06 WIB

Diundang Wapres dan Tawaran Beasiswa ke China Buat Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar

15 Mei 2026 - 11:25 WIB

Catatan H. Erick Teguh M: Sarapan Pagi di Capitol Kopitiam, Kuala Lumpur

14 Mei 2026 - 10:39 WIB

Forum Kritik Seni Jakarta Soroti Tantangan Kritik Seni di Era Digital

13 Mei 2026 - 14:22 WIB

Iwan Piliang: Kartun Menjadi Arsip Sosial dan Bahasa Visual Perkotaan dalam JAKARTUN

12 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kartun Tidak Harus Lucu (Mengenang Kartunis Rosyid)

8 Mei 2026 - 00:15 WIB

JMSI Sulawesi Tengah Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Yang Hina Jurnalis

6 Mei 2026 - 02:35 WIB

Trending di RAGAM