Menu

Mode Gelap
Saidy Poe, Sastrawan Rendah Hati dengan 12 Buku Puisi dan Segudang Karya Pastikan Layanan Aman saat Lebaran, KAI Lakukan Inspeksi Jalur Selatan dengan Kereta Luar Biasa Dukung Puskesmas Pesisir, Terminal Teluk Lamong Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pembagian Sembako Warnai Program Bulan K3 Nasional 2026 di Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Dukung Stimulus Pemerintah 30 Persen, KAI Siapkan Lebih dari 1,2 Juta Tempat Duduk selama Angkutan Lebaran Sambut Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 6 Yogya Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

NASIONAL

Lebaran 2026, Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi dan Mudik Gratis

badge-check


 Lebaran 2026, Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi dan Mudik Gratis Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah kembali memberikan stimulus bagi masyarakat pada momen Lebaran 2026 dengan menghadirkan diskon tarif transportasi serta program Mudik Gratis. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus mengatur arus mudik agar lebih merata.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan terjangkau.

“Beberapa hal yang sudah kami siapkan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 antara lain penyiapan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan angkutan Lebaran. Kami juga berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, termasuk terkait kebijakan Work From Anywhere dan stimulus transportasi,” ujar Menhub Dudy saat Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Terkait program Mudik Gratis, Menhub menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 401 bus dengan tujuan 34 kota di 9 provinsi. Selain itu, tersedia kuota 50 ribu penumpang kelas ekonomi untuk angkutan laut serta 28.182 penumpang kereta api di Pulau Jawa yang melayani lintas utara, tengah, dan selatan.

Sejalan dengan program tersebut, Kemenhub juga terus melakukan ramp check atau uji kelaikan terhadap sarana dan prasarana transportasi, baik darat, laut, udara, maupun kereta api. Pemeriksaan juga mencakup kondisi jalan tol dan jalan arteri nasional yang dikoordinasikan bersama Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kami ingin memastikan seluruh moda transportasi dan infrastruktur pendukungnya benar-benar siap agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” kata Menhub.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memimpin konferensi pers tersebut memaparkan rincian stimulus diskon tarif transportasi Lebaran 2026. Untuk angkutan udara, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17–18 persen pada periode 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Pada angkutan laut, pemerintah memberikan diskon tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan hingga 100 persen pada periode 12–31 Maret 2026, dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Selain itu, diskon 30 persen juga diberikan untuk kapal penumpang pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026 dengan target 445 ribu penumpang.

Untuk moda kereta api, pemerintah menyiapkan diskon tarif sebesar 30 persen pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.

“Pada tahun ini, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN,” jelas Menko Airlangga.

Guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, pemerintah juga memberikan fleksibilitas pengaturan hari kerja bagi ASN dan pekerja swasta selama libur Idulfitri, yakni pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret.

Menko Airlangga menambahkan, kebijakan serupa pada periode Lebaran dan libur Natal-Tahun Baru sebelumnya terbukti mendorong peningkatan mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi. Pada Idulfitri 2025, pergerakan masyarakat tercatat mencapai 154,62 juta orang, sementara pada libur Nataru mencapai 110,43 juta orang.

“Peningkatan mobilitas ini berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk sektor pariwisata,” ujarnya.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RUPS LB: Tetapkan Jajaran Komisaris Baru SPJM 

10 Februari 2026 - 13:47 WIB

Perluas Akses Lampung–Banten, DAMRI Luncurkan Layanan Antarkota Metro–Tangerang

10 Februari 2026 - 12:50 WIB

PT Pelindo Solusi Maritim Gelar RUPS Pergantian Dewan Komisaris

10 Februari 2026 - 12:15 WIB

Pacu Kinerja 2026: IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026

9 Februari 2026 - 21:49 WIB

Di Peringatan Hari Pers Nasional 2026,  Pelindo Dorong Penguatan Peran Pelabuhan Banten

8 Februari 2026 - 16:57 WIB

Trending di ANJUNGAN