Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

NASIONAL

Lebaran 2026, Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi dan Mudik Gratis

badge-check


 Lebaran 2026, Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi dan Mudik Gratis Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah kembali memberikan stimulus bagi masyarakat pada momen Lebaran 2026 dengan menghadirkan diskon tarif transportasi serta program Mudik Gratis. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus mengatur arus mudik agar lebih merata.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan terjangkau.

“Beberapa hal yang sudah kami siapkan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 antara lain penyiapan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan angkutan Lebaran. Kami juga berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, termasuk terkait kebijakan Work From Anywhere dan stimulus transportasi,” ujar Menhub Dudy saat Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Terkait program Mudik Gratis, Menhub menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 401 bus dengan tujuan 34 kota di 9 provinsi. Selain itu, tersedia kuota 50 ribu penumpang kelas ekonomi untuk angkutan laut serta 28.182 penumpang kereta api di Pulau Jawa yang melayani lintas utara, tengah, dan selatan.

Sejalan dengan program tersebut, Kemenhub juga terus melakukan ramp check atau uji kelaikan terhadap sarana dan prasarana transportasi, baik darat, laut, udara, maupun kereta api. Pemeriksaan juga mencakup kondisi jalan tol dan jalan arteri nasional yang dikoordinasikan bersama Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kami ingin memastikan seluruh moda transportasi dan infrastruktur pendukungnya benar-benar siap agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” kata Menhub.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memimpin konferensi pers tersebut memaparkan rincian stimulus diskon tarif transportasi Lebaran 2026. Untuk angkutan udara, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17–18 persen pada periode 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Pada angkutan laut, pemerintah memberikan diskon tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan hingga 100 persen pada periode 12–31 Maret 2026, dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Selain itu, diskon 30 persen juga diberikan untuk kapal penumpang pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026 dengan target 445 ribu penumpang.

Untuk moda kereta api, pemerintah menyiapkan diskon tarif sebesar 30 persen pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.

“Pada tahun ini, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN,” jelas Menko Airlangga.

Guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, pemerintah juga memberikan fleksibilitas pengaturan hari kerja bagi ASN dan pekerja swasta selama libur Idulfitri, yakni pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret.

Menko Airlangga menambahkan, kebijakan serupa pada periode Lebaran dan libur Natal-Tahun Baru sebelumnya terbukti mendorong peningkatan mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi. Pada Idulfitri 2025, pergerakan masyarakat tercatat mencapai 154,62 juta orang, sementara pada libur Nataru mencapai 110,43 juta orang.

“Peningkatan mobilitas ini berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk sektor pariwisata,” ujarnya.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani

16 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Presiden Prabowo: Pemerintah telah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif

15 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Doorprize Umrah bagi Pelanggan Setia FIFGROUP di Hajatan Cabang Syariah 2026

14 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Semarak HUT RI, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Kolaborasi

14 Agustus 2026 - 10:28 WIB

PJM dan Tentara Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II

14 Agustus 2026 - 10:23 WIB

DAMRI Berbagi Pengalaman Pengelolaan Bus Listrik, Dorong Transportasi Hijau di Indonesia

14 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pelindo Perkuat Ekosistem Vendor Regional 4, Gelar Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Tahun 2026

14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Trending di ANJUNGAN