Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

PERON

Sambut Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 6 Yogya Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

badge-check


 Sambut Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 6 Yogya Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang, menjelang pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 320 Km 152+517 lintas Maguwo–Brambanan.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan Polsek Prambanan serta Komunitas Pencinta Kereta Api. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi dan menumbuhkan kepedulian pengguna jalan agar lebih disiplin, berhati-hati, dan mematuhi aturan saat melintas di perlintasan sebidang.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KAI untuk menekan potensi gangguan perjalanan kereta api, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran.

“JPL 320 Brambanan merupakan salah satu perlintasan dengan intensitas lalu lintas kendaraan dan perjalanan kereta api yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan perhatian ekstra terkait kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu dan palang pintu,” ujar Feni.

Menurutnya, sosialisasi keselamatan secara berkelanjutan sangat penting untuk terus mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional perkeretaapian.

“Keselamatan adalah prioritas utama KAI. Menerobos palang pintu bukan hanya berbahaya, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menciptakan perlintasan yang aman, tertib, dan bebas kecelakaan,” tegasnya.

Feni juga menyampaikan bahwa upaya peningkatan keselamatan yang dilakukan KAI Daop 6 mulai menunjukkan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, jumlah kejadian temperan berhasil ditekan dari 19 kejadian pada 2024 menjadi 13 kejadian pada 2025.
Selain kegiatan sosialisasi yang melibatkan kepolisian, dinas perhubungan, dan komunitas pencinta kereta api, KAI Daop 6 juga mendukung program pemerintah dalam penutupan perlintasan liar. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 14 perlintasan liar berhasil ditutup.

Namun demikian, Feni menekankan bahwa berbagai upaya tersebut tetap membutuhkan peran aktif dan kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu yang ada di perlintasan sebidang.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 114 mengatur kewajiban pengguna jalan untuk berhenti, melihat, dan mendengar sebelum melintas perlintasan sebidang. Sementara itu, Pasal 296 mengatur sanksi pidana berupa kurungan maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp750 ribu bagi pelanggar yang tetap melintas saat sinyal berbunyi atau palang pintu mulai turun.

“Mari kita utamakan keselamatan dan patuhi palang pintu perlintasan. Ingat selalu BERTEMAN: Berhenti, Tengok kiri-kanan, Aman, baru Jalan,” tutup Feni.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang terus meningkat. KAI juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan komunitas, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan guna menekan angka gangguan perjalanan kereta api dan menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

Trending di PERON