Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

EKOBIS

LOPI Gandeng CRRC China, Target Angkutan Barang Kereta Indonesia

badge-check


 Angkutan logistik Perbesar

Angkutan logistik

Wartatrans.com, JAKARTA  – PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) memperluas bisnis dari jasa logistik dan freight forwarding ke sektor perkeretaapian.

Langkah itu dilakukan melalui kerja sama dengan CRRC Qiqihar Rolling Stock Co., Ltd., perusahaan asal China yang bergerak di bidang sarana perkeretaapian.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Cooperation Agreement pada 10 Agustus 2026. Kedua perusahaan menjajaki pengembangan, manufaktur, integrasi, dan penyediaan sarana perkeretaapian untuk pasar Indonesia, termasuk kebutuhan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan calon pelanggan lainnya.

Mengapa LOPI memilih CRRC Qiqihar? Salah satu alasannya adalah pembagian kemampuan kedua perusahaan: CRRC Qiqihar membawa kapasitas desain dan manufaktur rolling stock, sedangkan LOPI memiliki pengalaman dalam logistik, pengiriman, rantai pasok, dan jaringan mitra di Indonesia.

Direktur Utama LOPI Wahyu Dwi Jatmiko mengatakan, kerja sama tersebut dapat memperluas posisi perseroan dalam proyek perkeretaapian.

“Dengan pembagian peran tersebut, LOPI tidak hanya berpotensi menjadi penyedia jasa pengangkutan, tetapi dapat mengambil bagian lebih luas dalam rantai pasok proyek perkeretaapian yang dikembangkan bersama CRRC Qiqihar,” kata Wahyu dalam keterbukaan informasi perseroan, Kamis (13/8/2026).

Kemitraan ini bukan hubungan baru. LOPI dan CRRC Qiqihar telah bekerjasama sejak 2023, antara lain dalam penjajakan pengembangan sarana angkutan barang dan peningkatan kapasitas angkutan batu bara di Sumatra Selatan hingga 20–36 juta ton per tahun.

Pilihan tersebut sejalan dengan peluang pengembangan angkutan barang melalui kereta.

Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Haris Muhammadun menyebut, penguatan kereta dapat membuka konektivitas logistik yang lebih luas antara Jawa dan Sumatera.

“Harapan saya kan logistik, distribusi logistik Jawa-Sumatera, ketika kereta api ini bisa diandalkan,” kata Haris dalam forum pada Selasa (4/8/2026).

Haris juga melihat peluang integrasi kereta dengan moda laut seperti di China. “Bayangannya adalah feri yang mengangkut kereta api. Di Guangdong, di China ada, jadi kapal itu ada 1-5 jalur kereta api,” ujarnya.

Angka itu menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih besar. CRRC dapat mengisi kebutuhan sarana dan manufaktur, sementara LOPI berpotensi mengambil peran pada logistik, rantai pasok, dan pengelolaan proyek di dalam negeri.

Namun, kerja sama tersebut belum otomatis menjadi pendapatan baru bagi LOPI.

Nilai kontrak, proyek yang terealisasi, tingkat kandungan lokal, serta keterlibatan pemasok dan tenaga kerja Indonesia akan menentukan dampak ekonominya.

Pada akhirnya, bidikan LOPI terhadap angkutan barang kereta bukan sekadar memperluas lini bisnis.

Jika terealisasi, kemitraan dengan CRRC, dapat menjadi pintu masuk LOPI ke ekosistem perkeretaapian, sekaligus memperkuat peran kereta dalam rantai logistik Indonesia. (Artha Tidar)

 

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

Trending di EKOBIS