Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun Ganti Rangkaian Bangunkarta dan Singasari dengan Stainless Steel New Generation mulai 15 April KAI Layani 4,65 Juta Pelanggan PSO pada Triwulan I 2026, Naik 13,91 Persen Liburan Hemat dari Jakarta ke Purwakarta Mulai Rp8.000, Perjalanan Singkat dengan KRL dan KA Lokal ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka, Tetap Jaga Kelancaran Layanan Operasional Elektrifikasi Lintas Rangkasbitung-Merak Perkuat Layanan KRL dan Kapasitas Angkut KAI Catat Lonjakan Penumpang KRL Lintas Rangkasbitung, Tembus 77 Juta pada 2025

RAGAM

Mantan Ketua KIP Aceh Tengah Tantang DPRK Serahkan Gaji dan Pokir untuk Korban Bencana

badge-check


 Mantan Ketua KIP Aceh Tengah Tantang DPRK Serahkan Gaji dan Pokir untuk Korban Bencana Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Kepedulian Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah terhadap masyarakat terdampak banjir dan longsor 27 November 2025 kembali dipertanyakan. Hingga kini, penanganan pascabencana dinilai belum maksimal dan belum menyentuh kebutuhan mendasar warga.

Aktivis yang juga mantan Ketua KIP Aceh Tengah serta warga Kecamatan Linge, Serta Lia Gali melontarkan tantangan terbuka kepada Ketua dan seluruh Anggota DPRK Aceh Tengah. Ia menantang wakil rakyat yang benar-benar berpihak kepada korban bencana untuk menyerahkan gaji serta dana pokok pikiran (Pokir) mereka demi penanganan pascabencana.

Sebagai bentuk apresiasi simbolik, Serta Lia Gali bahkan menyiapkan Durian Jamat dari Desa Kute Reje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai “pelakat penghargaan” dari rakyat.

“Jika ada Ketua atau Anggota DPRK yang berani menyerahkan gaji dan Pokir mereka untuk penanganan bencana, akan langsung kami antar ke Kantor DPRK sebagai pelakat penghargaan dari rakyat yang telah kehilangan rumah dan kampung mereka,” tegas Sera Lia Gali.

Ia menjelaskan, dampak banjir dan longsor 27 November 2025 hampir dirasakan di seluruh daerah pemilihan (dapil) di Aceh Tengah. Banyak warga kesulitan membawa hasil panen dari wilayah perkebunan ke pemukiman akibat rusaknya akses jalan.

Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Kemukiman Wih Dusun Jamat. Hasil bumi seperti durian dan kopi tidak dapat dipasarkan karena wilayah tersebut masih terisolasi.

Saat dikonfirmasi WARTATRANS.com melalui WhatsApp, Sera Lia Gali menyayangkan kondisi masyarakat di sejumlah kampung di Kecamatan Linge yang hingga kini belum mendapatkan penanganan memadai.

“Memang mereka tidak mati karena banjir dan longsor, tetapi rumah dan harta benda mereka hilang. Yang lebih menyakitkan, pascabencana mereka kehilangan harapan untuk memulihkan kehidupan,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat sangat berharap kehadiran pemerintah secara nyata, terutama dalam membuka akses jalan agar roda perekonomian kembali bergerak.

“Minimal akses jalan dibuka, supaya hasil bumi yang masih selamat bisa ditukar dengan kebutuhan harian,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi psikologis warga, khususnya anak-anak dan orang tua di Desa Jamat dan Kute Reje, yang mengalami trauma berat akibat bencana alam.

“Jangan sampai trauma itu bertambah, bukan hanya kepada alam, tetapi juga kepada pemerintah yang tidak hadir untuk mereka,” pungkas Serta Lia Gali dengan nada prihatin.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Begini Skema Kebijakan Penerapan WFH bagi ASN Kemenhub

10 April 2026 - 08:52 WIB

Scoot Perluas Jangkauan di Indonesia, Buka Rute Baru ke Belitung dan Pontianak

10 April 2026 - 06:50 WIB

Presiden Prabowo Mengaku Tengah Membentuk Perusahaan Sedan Listrik 

9 April 2026 - 18:04 WIB

Perkuat Sinergi Pelabuhan, Direktur Komersial Pelindo Konsolidasi Bersama Asosiasi Logistik di Makassar

9 April 2026 - 13:10 WIB

Trending di ANJUNGAN