Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

ANJUNGAN

Perkuat Pemahaman Industri Logistik Kendaraan, Bahana Sekuritas dan Komunitas Saham Sambangi IPCC

badge-check


 Perkuat Pemahaman Industri Logistik Kendaraan, Bahana Sekuritas dan Komunitas Saham Sambangi IPCC Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pemahaman pasar terhadap peran strategis logistik terminal kendaraan nasional, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) membuka ruang dialog dan pembelajaran langsung di lapangan melalui program site visit pemangku kepentingan pasar modal.

Dalam kesempatan ini, IPCC menyambut kehadiran Bahana Sekuritas bersama Komunitas Realfunders untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai fondasi bisnis Perseroan, mulai dari kinerja operasional, soliditas keuangan, efektivitas proses bisnis, hingga arah keberlanjutan jangka panjang yang mendukung ekosistem industri otomotif dan perekonomian nasional.

Pertemuan ini menjadi ajang pertukaran perspektif yang konstruktif antara manajemen dan pelaku pasar, dihadiri oleh Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi, Direktur Operasi dan Teknik IPCC Bagus Dwipoyono, Direktur Operasional PT Bahana Sekuritas Suryadi Adipranata, Head of Investment Specialist PT Bahana Sekuritas Christy Maryani, Head of Retail Marketing and Product Development Henan Asset Management Haritcha Pahlawati, serta lebih dari 40 Realfunders yang ingin memahami lebih dalam bagaimana IPCC menciptakan nilai berkelanjutan melalui pengelolaan terminal kendaraan yang modern, efisien, dan bertanggung jawab.

Sebagai wujud nyata transformasi operasional berbasis teknologi, IPCC memperkenalkan secara langsung bagaimana digitalisasi menjadi tulang punggung pengelolaan terminal kendaraan modern di Terminal Internasional Branch Jakarta.

Melalui penerapan sistem PTOS-C (Pelindo Terminal Operating System–Car), IPCC telah mengintegrasikan seluruh aktivitas operasional mulai dari stevedoring, cargodoring, receiving/delivery, hingga pemeriksaan unit ke dalam satu platform terpadu yang meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi proses bisnis di lapangan, baik di terminal Jakarta maupun di terminal satelit yang dikelola IPCC.

Untuk memperdalam pemahaman atas transformasi tersebut, IPCC mengajak para Realfunders menyaksikan langsung implementasi digitalisasi operasional sekaligus berdiskusi mengenai pondasi bisnis dan strategi jangka panjang Perseroan.

Dialog ini menegaskan bahwa penguatan kinerja dan nilai perusahaan di pasar modal tidak hanya bertumpu pada capaian finansial, tetapi juga pada komitmen IPCC dalam membangun ekosistem logistik kendaraan yang lebih cerdas, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Sebagai pengelola terminal, IPCC mengedepankan pelayanan prima menuju Green & Smart Port yang telah terealisasi dengan pemanfaatan solar panel untuk penerangan area kantor dan layanan CIF (central inspection facility), digitalisasi dalam proses bisnis serta pemanfaatan kendaraan operasional berbasis Listrik untuk mobilisasi di dalam terminal seperti golf car dan electric car.

“Dalam berinvestasi, kami selalu menekankan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan: berpegang pada prinsip long term dengan horizon jangka panjang, bersikap adaptif terhadap dinamika pasar melalui re-profiling yang tepat, mengedepankan analisis fundamental sebagai dasar pengambilan keputusan, serta membaca momentum dengan bijak—ikut pada peluang yang dibuka pasar, bukan berusaha melawannya.”, ucap Haritcha dalam paparannya.

“Pendekatan investasi yang tepat harus berlandaskan visi jangka panjang berbasis kualitas dan stabilitas, dengan portofolio yang tetap fleksibel untuk menangkap peluang saat kondisi membaik, berfokus pada emiten berfundamental kuat dengan neraca sehat dan tata kelola yang baik, disiplin dalam valuasi serta manajemen risiko di tengah ketidakpastian, sambil terus memantau indikator makro dan pasar untuk melakukan rotasi strategi secara tepat waktu tanpa bersikap agresif melawan market, namun siap memanfaatkan peluang saat visibilitas dan momentum semakin jelas.” tutur Suryadi dalam sambutannya.

“IPCC merupakan emiten yang tepat untuk dikunjungi mengingat harga saham IPCC sempat terjun bebas namun dengan manajemen yang handal dan fundamental yang sangat baik mampu menaikkan harga saham IPCC bahkan hampir menyentuh harga IPO di tahun 2025 lalu” sambungnya.

“Setelah mengarungi tahun 2025 yang cukup menantang, dengan mengusung Integrated Auto Solutions kami akan terus berupaya memenuhi ekspektasi para pemegang saham, stakeholder dan masyarakat untuk menjadikan IPCC lebih baik lagi di tahun 2026.” tutup Sugeng.

Selain mengoperasikan terminal kendaraan di Jakarta, saat ini IPCC juga telah mengoperasikan terminal kendaraan di satelit Belawan, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar yang telah terintegrasi dengan satu sama lain dengan sistem PTOS-C dan memiliki standar yang pelayanan yang sama dengan terminal Branch Jakarta.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun

17 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway

17 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani

16 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Trending di RAGAM