Wartatrans.com, TANGERANG – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan kepada para ASN yang baru dilantik, agar bekerja dengan hati.
“Anak-anakku yang saya banggakan acara yang kita hadiri pada hari ini bukanlah sekedar pelantikan ini adalah sebuah momen kita melepas generasi yang dididik dibentuk dan siapkan sejak awal untuk menjadi garda depan pelayanan publik mereka akan ditempatkan di berbagai daerah di berbagai jenis pelayanan transportasi dan membawa wajah pemerintah ke hadapan masyarakat,” tutur Menhub di depan 2.563 ASN program pola pembibitan, Rabu (3/12/2025).

Transportasi menurutnya, membutuhkan sumber daya manusia (SDM), yang tidak hanya cerdas tetapi juga berkarakter disiplin dan tahan uji transportasi dan meraka adalah jembatan yang menyatukan pulau-pulau mempertemukan manusia dan menghidupkan ekonomi.
Dia menekankan bahwa saat ini kita hidup di dunia yang penuh perubahan cepat. Belum sempat kita cerna perubahan lain sudah menuntut kita untuk segera beradaptasi di sekitar kita ada berbagai masalah terkait dengan geopolitik teknologi yang kian maju dan perubahan iklim yang semakin nyata dan semua itu berdampak jauh pada cara kita merancang dan mengelola transportasi?
“Karena itulah sebagai ASN di Kementerian Perhubungan yang lengkap dengan segala urusan transportasi, saya ingin kalian bekerja dengan hati dan saya menggarisbawahi setidaknya tiga hal,” ungkap Menhub.
Pertama, teknologi adalah sahabat bukan tantangan transportasi modern tidak mungkin dilepaskan dari teknologi artificial intelijen big data internet of things bukan lagi sebuah konsep yang digadang-gadang untuk masa depan, semuanya sudah larut dalam keseharian dan menjadi bagian dari pengelolaan pelabuhan, bandara, Terminal, Stasiun, dan terutama sistem keselamatan transportasi.
Pada hari ini dalam bahasa ringkas kita sudah berada di era sistem transportasi cerdas, karena itu maka jangan pernah berhenti belajar jangan pernah berhenti beradaptasi kalian semua adalah ASN masa depan yang melek teknologi, melek data dan melek inovasi.
Kedua, berani berubah berani, mencoba berani mengusulkan inovasi tidak lahir dari zona nyaman inovasi baru muncul dari keberanian untuk mendobrak pola lama.
Berani mengusulkan gagasan dan mengambil pendekatan yang belum pernah dicoba inovasi bukan hanya teknologi ia bisa berupa SOP, yang lebih sederhana pelayanan yang lebih cepat atau cara komunikasi publik yang lebih empati ketiga melayani dengan hati sedangkan di hati pikiran dan langkah kita bahwa ASN adalah pelayan masyarakat sekaligus warga negara, yang terlihat oleh masyarakat setiap senyum yang anda berikan
Ketiga, yang hebat bukan hanya tentang infrastruktur yang besar melainkan tentang rasa aman dan nyaman bagi seluruh penumpang dan pelaku transportasi serta kepastian bagi para pelaku logistik kita tentu mengenal istilah 3S+1C atau 3S plus. Safety, security, service, and complain dalam konteks pelayanan keselamatan transportasi dan budaya yang kerja yang kita jalani sehari-hari.

“Unsur keselamatan keamanan kenyamanan dan kepatuhan terhadap aturan ini sangat penting dan sesuatu yang tidak bisa dikompromikan oleh karena itu tema kegiatan tahun ini “Bhakti ASN Transportasi Melayani Untuk Negeri”, saya harap bukan sekedar menjadi slogan tetapi pijakan moral dan arah kerja kita ke depan,” imbuh Menhub.
Para calon ASN muda transportasi Indonesia, kata Menhub, kalian adalah calon pemimpin penentu arah dan laju transportasi Indonesia di masa depan dunia transportasi ada dunia yang menuntut ASN dengan spesifikasi tangguh cekatan akurat tahan banting dan keteguhan hati.
“Kalian akan ditempatkan di berbagai wilayah dan pelayanan dari Sabang sampai Merauke dari Nias hingga Pulau Rote dari angkutan Perintis hingga angkutan komersil dari pelabuhan kecil hingga bandara besar dari terminal hingga ruang kontrol kereta sebagai asisten baru kalian semua adalah penerus kami,” tambahnya.
Menhub menyampaikan selamat kepada seluruh lulusan program pola pembibitan 2025 dan selamat bergabung menjadi ASN.
“Selamat menjalani menjalankan amanah besar ini semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan perlindungan dan karunianya kepada kita semua dalam menjalankan tugas yang mulia ke depan,” pungkas Menhub. (omy)






















