Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriyah. Berdasarkan data pemesanan tiket periode H-10 hingga H+10 Lebaran, total penumpang di wilayah Daop 7 Madiun telah mencapai 19.110 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa data tersebut merupakan akumulasi penumpang naik dan turun di seluruh stasiun wilayah Daop 7 Madiun selama periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026.

“Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 3.736 pelanggan naik dan 15.374 pelanggan turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung,” ujar Tohari.
Mengacu pada tren pemesanan tiket hingga saat ini, KAI Daop 7 Madiun mencatat beberapa tanggal favorit keberangkatan penumpang. Tanggal 15 Maret 2026 menjadi yang tertinggi dengan 719 pelanggan, disusul 16 Maret 2026 sebanyak 620 pelanggan dan 14 Maret 2026 sebanyak 580 pelanggan.
Sementara itu, untuk tanggal kedatangan atau penumpang turun, puncak volume terjadi pada 14 Maret 2026 dengan 3.352 pelanggan. Selanjutnya pada 15 Maret 2026 tercatat 2.737 pelanggan dan 13 Maret 2026 sebanyak 2.629 pelanggan.
Selain tanggal favorit, KAI Daop 7 Madiun juga mencatat Stasiun Madiun, Kertosono, Kediri, Blitar, dan Tulungagung sebagai stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode Angkutan Lebaran 1447 H.
KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada masa Lebaran agar segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi penjualan KAI serta merencanakan perjalanan dengan baik.
“Kami mengajak pelanggan untuk hadir lebih awal di stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen penuh menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran,” tutup Tohari.(*****)




















