Menu

Mode Gelap
EAZI Percepat Layanan Logistik Nasional, Terminal Teluk Lamong Sabet Radar Surabaya Awards 2026 Sertifikat Laik Fungsi Jembatan Musi V Terbit, Tol Palembang–Betung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026 Salman Yoga Akan Baca Puisi Bahasa Gayo pada Peluncuran Antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” di TIM Jakarta Salman Yoga S, Penyair Gayo yang Membawa Bahasa Ibu ke Panggung Sastra Nusantara Pemerhati Sosial Politik Ingatkan UUPA Jangan Jadi Karpet Merah bagi Pemodal Tambang Di Aceh Komisi III DPRD Sulteng Akan Turun ke PT CPM, Tiga Persoalan Jadi Sorotan

ANJUNGAN

Mulai Babak Baru Transformasi, ASDP Siap Go Live Sterilisasi 6 Pelabuhan

badge-check


 Penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Perbesar

Penumpang di Pelabuhan Penyeberangan

Wartatrans.com, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera memulai babak baru transformasi layanan penyeberangan nasional melalui penerapan penuh (go live) sterilisasi di enam pelabuhan utama mulai Rabu (5/8/2026).

Setelah melalui tahapan sosialisasi dan soft launching, kebijakan ini akan resmi diberlakukan di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar sebagai upaya memperkuat keselamatan, keamanan, dan ketertiban operasional.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo menyampaikan, sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan, melainkan transformasi budaya operasional yang menempatkan keselamatan sebagai fondasi utama pelayanan.

“Mulai 5 Agustus, kita memasuki fase implementasi penuh sterilisasi di enam pelabuhan utama,” ungkap Heru, Ahad (2/8/2026).

Ini bukan sekadar perubahan tata kelola kawasan pelabuhan, tetapi juga perubahan budaya operasional yang menempatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kedisiplinan sebagai prioritas utama.

“Dengan dukungan seluruh stakeholder, kami optimistis implementasi ini akan memperkuat keandalan layanan penyeberangan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Menjelang go live, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan telah mematangkan berbagai aspek kesiapan.

Langkah tersebut meliputi sosialisasi kepada seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, pemasangan rambu dan media informasi, pendataan berbasis Face Recognition, optimalisasi One Gate System (OGS), distribusi alat pelindung diri berupa rompi dan helm keselamatan bagi pengguna area operasional, penataan arus kendaraan, hingga penguatan patroli gabungan serta sistem pengawasan.

Penataan Kawasan

Implementasi di setiap pelabuhan juga disesuaikan dengan karakteristik operasional masing-masing.

Di Pelabuhan Merak dilakukan penataan kawasan secara menyeluruh, mulai dari penertiban aktivitas, pendataan ulang seluruh pihak yang beraktivitas, penataan pedagang asongan melalui rompi identitas resmi, hingga penyempurnaan fasilitas pendukung seperti pagar pembatas, CCTV, penerangan, dan pos pengawasan.

Sementara itu, Pelabuhan Bakauheni memperkuat pengaturan arus kendaraan melalui penataan jalur lalu lintas serta pembangunan kantong parkir roda dua.

Pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, fokus diarahkan pada peningkatan sosialisasi kepada perusahaan pelayaran, penguatan kepatuhan penggunaan APD, serta patroli gabungan secara rutin.

Adapun di Pelabuhan Kayangan dilakukan pembatasan kendaraan operasional roda dua milik perusahaan pelayaran agar aktivitas di kawasan operasional semakin tertib, sedangkan Pelabuhan Lembar memperketat pengendalian akses melalui penggunaan rompi identitas dan sistem Face Recognition.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale mengatakan, keberhasilan implementasi sterilisasi merupakan buah kolaborasi erat antara regulator, aparat keamanan, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Dukungan yang kami terima selama masa sosialisasi hingga persiapan implementasi menunjukkan adanya kesamaan komitmen untuk menghadirkan pelabuhan yang lebih aman, tertib, dan nyaman. Sterilisasi menjadi langkah bersama dalam membangun layanan penyeberangan yang semakin profesional dan berorientasi pada keselamatan,” ujar Windy.

ASDP optimistis implementasi sterilisasi di enam pelabuhan utama ini akan menjadi tonggak penting modernisasi layanan penyeberangan nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi penyeberangan Indonesia yang semakin andal, aman, dan berstandar internasional. (omy)

Baca Lainnya

EAZI Percepat Layanan Logistik Nasional, Terminal Teluk Lamong Sabet Radar Surabaya Awards 2026

2 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Mualem Dorong Gas Blok Andaman Tak Hanya Diekspor, KEK Arun Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Energi Aceh

2 Agustus 2026 - 19:09 WIB

TB Hasnur 26 Respons Cepat, Bantu Evakuasi Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

2 Agustus 2026 - 18:07 WIB

KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Laut Jawa, Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang

2 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

2 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Pulomas Tower bakal Terintegrasi dengan LRT Jakarta

2 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kinerja Positif Semester I 2026, Laba Bersih FIF Rp2,37 Triliun

1 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Atomy Indonesia Perkuat Budaya Berbagi, hingga Juli, Salurkan Donasi Rp200 Juta

1 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Tak Hanya Karet, PTPN I kini Perkuat Pemasaran Produk Retail

1 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Coretax

1 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Trending di EKOBIS