Menu

Mode Gelap
Perayaan Hari Didong 2026 Dihadiri Perwakilan Korea Selatan, Diusulkan Ditetapkan melalui Perda Semangat HUT Ke-81 RI, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

PERISTIWA

Neno Warisman Hidupkan Sosok Malahayati dalam Malam Doa dan Seni untuk Aceh

badge-check


 Neno Warisman Hidupkan Sosok Malahayati dalam Malam Doa dan Seni untuk Aceh Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Artis dan aktivis Neno Warisman membacakan puisi Keumalahayati karya Helvy Tiana Rosa dalam peringatan 21 tahun tsunami Aceh sekaligus doa bersama untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh. Acara tersebut digelar di Selasar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat, 26 Desember 2025.

Neno tampil bukan sekadar sebagai pembaca puisi. Dengan penghayatan dan intonasi yang kuat, ia menghadirkan sosok Laksamana Malahayati—perempuan pelaut Aceh abad ke-16—sebagai figur keberanian dan keteguhan. Iringan musik dari Uyung Mahagenta memperkuat atmosfer dramatik pembacaan puisi tersebut.

Kegiatan yang diselenggarakan Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Jakpro, dan Desember Kopi Gayo itu tidak hanya menjadi ruang refleksi atas tragedi tsunami 2004. Acara ini juga diarahkan sebagai bentuk solidaritas terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor yang masih melanda wilayah Tanah Gayo, Aceh.
Panggung Selasar TIM diisi berbagai ekspresi seni, mulai dari teater, musik, puisi, seni rupa, hingga sastra lisan. Sejumlah kelompok seni tampil bergantian, di antaranya Symphony Theater Laboratory, Teater Moksa, Sanggar Noer, Teater Petra, Sanggar Matahari, Puisi Perempuan Aceh, RAGA Jazz, Mahagenta, hingga Sanggar Pegayon.

Live painting karya Cahya Friyanto mewarnai ruang seni rupa, sementara tradisi Aceh dihadirkan melalui pembacaan Hikayat Aceh oleh Mahfudh serta penampilan Cut Aza Rizka dengan Do Da Idi. Didong Gayo, sastra lisan khas dataran tinggi Aceh, turut ditampilkan sebagai penanda kuat ikatan kultural.
Sejumlah tokoh nasional dan pegiat sastra turut membacakan puisi, antara lain Habiburrahman El Shirazy, Bambang Prihadi, Rita Matu Mona, D Kemalawati, Zulfikar Akbar, Ewith Bahar, Halimah Munawir, Galeh Pramudianto, Eka Ardhinie, serta Putra Gara. Aktor Teuku Rifnu Wikarna membacakan puisi Inilah Aceh karya Fikar W Eda.

Doa bersama dipimpin Ustaz Dr Erick Yusuf, Wasekjen DPP MUI Bidang Seni Budaya, yang menekankan peran seni sebagai medium dakwah kemanusiaan dan penggerak kepedulian sosial.

Selain pertunjukan, panitia juga menggelar lelang lukisan, buku puisi, dan naskah sastra. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Tanah Gayo, termasuk para seniman yang terdampak bencana.

Ketua Panitia Devie Matahari menyatakan bantuan akan diantarkan langsung ke Aceh agar tepat sasaran. Acara ditutup dengan pesan bahwa seni dapat menjadi ruang perjumpaan antara ingatan, solidaritas, dan harapan bagi Aceh.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Perayaan Hari Didong 2026 Dihadiri Perwakilan Korea Selatan, Diusulkan Ditetapkan melalui Perda

17 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Semangat HUT Ke-81 RI, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim

17 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Trending di RAGAM