Menu

Mode Gelap
Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026 Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

PERON

Okupansi KA Lokal Pangrango dan Siliwangi Tembus 90 Persen Selama Periode Nataru

badge-check


 Okupansi KA Lokal Pangrango dan Siliwangi Tembus 90 Persen Selama Periode Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingkat keterisian (okupansi) yang tinggi pada layanan kereta api lokal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Dua layanan andalan, yakni KA Pangrango relasi Sukabumi–Bogor Paledang dan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat, mencatat rata-rata okupansi mencapai 90 persen pada periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa tingkat keterisian yang tinggi menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api lokal sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal.

“Selama periode tersebut, tercatat jumlah penumpang naik sebanyak 101.471 orang, sementara penumpang turun mencapai 99.356 orang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api, khususnya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya,” ujar Franoto, Sabtu (3/1/2026).

Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Stasiun Sukabumi menjadi stasiun dengan volume penumpang naik tertinggi, yakni sebanyak 53.450 penumpang, disusul Stasiun Bogor Paledang dengan 30.790 penumpang. Sementara itu, Stasiun Cibadak dan Stasiun Cisaat masing-masing mencatat rata-rata sekitar 5.000 penumpang naik selama periode tersebut.

Untuk volume penumpang yang tiba, Stasiun Sukabumi juga mencatat angka tertinggi dengan 51.275 penumpang turun, diikuti Stasiun Bogor Paledang sebanyak 30.337 penumpang turun. Adapun Stasiun Cibadak dan Cisaat masing-masing mencatat rata-rata sekitar 5.000 penumpang turun.

Franoto menambahkan, hingga 3 Januari 2026, puncak volume penumpang terjadi pada 28 Desember 2025, dengan 6.682 penumpang naik dan 6.538 penumpang turun dalam satu hari.

“Capaian ini menjadi indikator positif bahwa layanan KA lokal semakin menjadi pilihan utama masyarakat. KAI Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu, agar perjalanan pelanggan tetap berjalan lancar,” tutup Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan mengajak seluruh pelanggan untuk terus memanfaatkan layanan kereta api sebagai solusi transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan mendukung mobilitas berkelanjutan.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026

16 Februari 2026 - 22:08 WIB

Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026

16 Februari 2026 - 20:55 WIB

Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai

16 Februari 2026 - 20:29 WIB

Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari

16 Februari 2026 - 20:20 WIB

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di ANJUNGAN