Menu

Mode Gelap
Amdal di Persimpangan Ilmu, Hukum, dan Praktik Menhub Dudy: Percepatan Pembangunan Transportasi Pariwisata Bali Disinergikan Pembangunan Sumur Bor ke-9 Dimulai, Fokus Pemulihan Warga Terdampak Banjir di Aceh Utara Menhub Dudy Apresiasi Hasil 3 Instansi Terkait Angkutan Lebaran 2026 PTP Nonpetikemas Jambi Perkuat Peran Strategis, Dorong Efisiensi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik

ANJUNGAN

Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik

badge-check


 Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik Perbesar

Wartatrans.com, MAKASSAR PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dalam pengembangan kawasan pelabuhan dan kota melalui dukungan pembangunan Taman Km 0 Makassar serta penataan parkir truk di area pelabuhan.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Farid Padang bersama Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang berlangsung di ruang kerja Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (8/4/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa pembangunan Taman Km 0 diharapkan menjadi ikon baru Kota Makassar sekaligus memperindah kawasan pesisir yang menjadi pintu gerbang utama aktivitas pelabuhan.

“Kami mengapresiasi dukungan Pelindo dalam pembangunan Taman Km 0 yang dirancang menjadi ruang publik representatif serta memperkuat wajah Kota Makassar, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan Pelabuhan Makassar,” ujar Munafri.

Selain pembangunan taman, kedua pihak juga membahas kerja sama dalam penataan parkir truk di kawasan pelabuhan guna meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mendukung efisiensi logistik di wilayah Kota Makassar.

Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, menegaskan bahwa Pelindo mendukung penuh program Pemerintah Kota Makassar yang selaras dengan upaya penataan kawasan pelabuhan yang lebih tertib dan modern.

“Pembangunan Taman Km 0 akan menjadi wajah Pelindo, khususnya Pelabuhan Makassar, ke depan. Selain itu, kami juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam penataan parkir truk di area pelabuhan agar operasional logistik semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” kata Farid Padang.

Dia menambahkan bahwa sinergi antara Pelindo dan Pemerintah Kota Makassar diharapkan mampu menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih tertata, mendukung kelancaran distribusi logistik, serta menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan kawasan pesisir Makassar yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Makassar sebagai simpul logistik utama di Indonesia Timur.

Selain pembangunan Taman Km 0 dan penataan parkir truk, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah rencana pengembangan kawasan di sekitar Makassar New Port (MNP) guna mendukung kelancaran operasional. Salah satunya adalah rencana penyediaan layanan PDAM di dalam kawasan MNP untuk mendukung kebutuhan operasional serta lingkungan kerja yang lebih tertata. Pelindo juga mendorong optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar kawasan pelabuhan sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, kedua pihak turut membahas upaya konsolidasi buffer area di sekitar MNP yang diharapkan dapat membantu mengurai potensi kemacetan, khususnya pada jam-jam padat aktivitas logistik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penataan kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan sistem transportasi kota.

Dalam jangka panjang, Pelindo juga merencanakan pengembangan fungsi Pelabuhan Hatta sebagai terminal kendaraan (car terminal) dan terminal curah, guna meningkatkan efisiensi pelayanan logistik serta mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa, konsep terminal penumpang Pelabuhan Makassar ke depan akan dikembangkan sebagai etalase layanan yang mengadopsi standar kenyamanan dan tata kelola layanan modern, serupa dengan konsep pelayanan di bandara, sehingga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat.(ahmad)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Amdal di Persimpangan Ilmu, Hukum, dan Praktik

8 April 2026 - 17:52 WIB

Menhub Dudy: Percepatan Pembangunan Transportasi Pariwisata Bali Disinergikan

8 April 2026 - 17:33 WIB

Pembangunan Sumur Bor ke-9 Dimulai, Fokus Pemulihan Warga Terdampak Banjir di Aceh Utara

8 April 2026 - 17:23 WIB

Menhub Dudy Apresiasi Hasil 3 Instansi Terkait Angkutan Lebaran 2026

8 April 2026 - 17:03 WIB

PTP Nonpetikemas Jambi Perkuat Peran Strategis, Dorong Efisiensi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

8 April 2026 - 16:40 WIB

Perkuat Layanan Konektivitas, ASDP Gandeng Pemprov Aceh

8 April 2026 - 15:40 WIB

Menhaj dan Dubes Arab Saudi Bahas Kesiapan Haji 2026

8 April 2026 - 14:36 WIB

Iran dan Amerika Gencatan Senjata, Pemerintah Pastikan Calon Haji Berangkat Sesuai Rencana

8 April 2026 - 14:34 WIB

Pemerintah Pastikan Stok Ikan Aman di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Ancaman El Nino

8 April 2026 - 13:43 WIB

BPSDMP Perkuat Sinergi dengan 552 Pemda

8 April 2026 - 10:35 WIB

Trending di NASIONAL