Menu ✖

Mode Gelap
DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

ANJUNGAN

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

badge-check


 Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY Perbesar

Wartatrans.com, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat total arus penumpang angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai 758.291 orang hingga periode H+10, meningkat 10,41% secara year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebanyak 686.770 orang.

Peningkatan jumlah penumpang tersebut diikuti dengan optimalisasi layanan operasional serta penguatan sistem pengamanan terpadu di seluruh terminal penumpang guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis mengatakan bahwa peningkatan arus penumpang tahun ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat serta meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pelabuhan yang dikelola Pelindo.

“Secara kumulatif hingga H+10, jumlah penumpang mencapai 758.291 orang, meningkat 10,41% dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini mencerminkan kesiapan operasional serta sinergi seluruh stakeholder dalam memastikan pelayanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Abdul Azis.

Sementara itu berdasarkan data, hingga H+10 Lebaran 2026, terdapat lima pelabuhan dengan arus penumpang tertinggi di wilayah Pelindo Regional 4, di mana Pelabuhan Balikpapan dengan 106.369 orang penumpang, Ambon 100.196 orang penumpang, dan Pelabuhan Makassar sebanyak 98.157 orang penumpang menjadi pelabuhan tersibuk di momen Lebaran tahun ini. Menyusul Pelabuhan Parepare sebanyak 79.320 orang penumpang dan Pelabuhan Ternate 73.469 orang penumpang.

Selain itu, secara keseluruhan jumlah penumpang naik tercatat sebanyak 412.013 orang, sementara penumpang turun mencapai 346.278 orang.

Puncak arus penumpang harian terjadi pada periode H-8 atau 13 Maret 2026 dengan total 46.949 orang, sedangkan pada masa arus balik tercatat peningkatan signifikan pada H+8 atau 29 Maret 2026 dengan total sebanyak 41.739 orang.

 

Arus Kapal Tembus 1.077 Unit

Selain peningkatan jumlah penumpang, Pelindo Regional 4 mencatat arus kapal pada periode angkutan Lebaran 2026 juga menunjukkan tren positif. Di mana hingga H+10, jumlah kapal yang dilayani di wilayah kelolaan mencapai 1.077 unit, meningkat 0,94% secara YoY dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.067 unit.

Adapun 5 pelabuhan dengan arus kapal tertinggi yaitu Pelabuhan Ternate sebanyak 162 unit, Pelabuhan Ambon 126 unit, Pelabuhan Manado 124 unit, Pelabuhan Kendari 89 unit, dan Pelabuhan Makassar mencapai 73 unit.

Menurut Abdul Azis, kelancaran arus kapal menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas jadwal pelayaran selama periode angkutan Lebaran. “Koordinasi intensif dengan operator kapal dan instansi terkait menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus kapal, sehingga distribusi penumpang tetap berjalan sesuai jadwal dan kapasitas layanan dapat dioptimalkan,” jelasnya.

 

Pengamanan Terpadu di Seluruh Terminal

Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang, Pelindo Regional 4 turut memperkuat implementasi pengamanan terpadu selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang menjelaskan bahwa berbagai langkah pengamanan telah dilakukan sejak awal periode angkutan Lebaran.

Menurut dia, Pelindo Regional 4 mengalokasikan tambahan personel pengamanan serta melakukan identifikasi titik rawan di seluruh area terminal penumpang, mulai dari gate pelabuhan, pintu masuk terminal, area drop zone, hingga area persimpangan kendaraan.

“Beberapa langkah pengamanan yang dilakukan antara lain, pengaturan jalur lalu lintas kendaraan dan penumpang. Pengawasan terhadap orang dan barang bawaan melalui fasilitas X-Ray, dan kendaraan. Peningkatan frekuensi patroli pengamanan. Penguatan sistem emergency response. Pengamanan khusus pada kunjungan VIP. Serta koordinasi intensif dengan aparat keamanan dan stakeholder terkait,” sebut Yusida.

Selain itu lanjut dia, tim respons cepat atau emergency response team juga diaktifkan untuk mengantisipasi situasi darurat serta memastikan kesiapan penanganan insiden keamanan selama periode angkutan Lebaran.

Pelindo Regional 4 juga melakukan berbagai langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa selama periode angkutan Lebaran yang meliputi, penataan area terminal penumpang, peningkatan fasilitas pelayanan public, penambahan personel operasional, penyediaan informasi layanan secara real time, dan peningkatan koordinasi lintas instansi.

Menurut Yusida, kesiapan operasional dan pengamanan menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik. Dia juga mengatakan bahwa seluruh terminal penumpang telah disiapkan dengan standar pelayanan yang optimal. “Kami memastikan setiap proses berjalan sesuai prosedur keselamatan dan keamanan yang berlaku.”

Abdul Azis menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 tidak terlepas dari sinergi antara Pelindo, operator kapal, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya.

Menurut dia, koordinasi lintas sektor yang solid menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas layanan pelabuhan selama periode puncak mobilitas masyarakat. “Kolaborasi yang kuat antara seluruh stakeholder memungkinkan layanan pelabuhan berjalan dengan baik, sekaligus memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama,” katanya.

Pelindo Regional 4 akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan transportasi laut, termasuk melalui penguatan infrastruktur, digitalisasi layanan, serta peningkatan standar keselamatan.

Dengan tren pertumbuhan arus penumpang yang terus meningkat, Pelindo optimistis mampu menghadirkan layanan pelabuhan yang semakin andal dan berdaya saing di masa mendatang. “Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan guna menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung konektivitas antarwilayah di Indonesia Timur,” tutup Abdul Azis.(ahmad)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

1 Oktober 2026 - 12:49 WIB

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino

1 Oktober 2026 - 10:39 WIB

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah

1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, KKP Siapkan Produk Perikanan untuk Menu MBG

30 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di RAGAM