Menu

Mode Gelap
Jelang MotoGP Mandalika 2026: Ada 27 Penerbangan Tambahan ke Lombok Gempa di Kepulauan Seribu, BMKG: Guncangan Jauh Hingga Ratusan KM Menunggu Penerbangan Sambil Menikmati Kopi Sanger, Kolaborasi Pelita Air dan Port & Co Hadirkan Pengalaman Berbeda Gempa M6,5 Guncang Laut Jawa, Getaran Dirasakan di Jakarta hingga Jawa Tengah KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Pati Ditetapkan Sebagai Kejadian Luar Biasa, Korban Bertambah Banyak

ANJUNGAN

Menhub Dudy Apresiasi Hasil 3 Instansi Terkait Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 Menhub Dudy Perbesar

Menhub Dudy

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi hasil survei Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), KedaiKOPI, dan Indikator terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.

Seperti diketahui, hasil survei ITS menyebutkan, indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 memeroleh nilai 82,15 (kategori baik), naik 3,45 poin dari tahun 2025.

Menurut lembaga survei KedaiKOPI, 88,8 persen responden merasa puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan pemerintah.

Sedangkan Indikator mencatat 85.3% di kalangan masyarakat yang melakukan mudik menyatakan kepuasannya.

“Kemenhub sangat mengapresiasi hasil survei ITS, KedaiKOPI, dan Indikator terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Atas arahan Bapak Presiden, Angkutan Lebaran kali ini dapat berlangsung aman, selamat, tertib, dan terkendali,” tutur Menhub di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Hasil survei ini menurutnya, akan dijadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat di masa mendatang.

Tidak hanya pada masa Angkutan Lebaran, namun juga pada periode Nataru dan hari-hari besar lainnya,” ujar Menhub.

Adapun capaian kepuasan yang tinggi ini menunjukkan bahwa kebijakan dan program yang diterapkan selama masa Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan baik dan sesuai rencana.

Dia juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dalam menyukseskan Angkutan Lebaran 2026.

“Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari Kementerian/Lembaga, TNI/Polri, BUMN, Pemerintah Daerah, Operator Transportasi, Asosiasi, Seluruh Petugas di lapangan, dan media massa yang telah menyukseskan Angkutan Lebaran 2026. Bagi kami capaian ini bukan hanya sekadar statistik semata, melainkan cerminan kolaborasi yang baik antar seluruh stakeholder. Terima kasih pula kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan Pemerintah selama periode tersebut,” paparnya.

Survei ITS dilakukan di 26 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebanyak 5.105 orang. Aspek yang diukur meliputi prasarana, sarana, dan manajemen transportasi.

Dari survei tersebut, didapatkan hasil bahwa IKM layanan angleb 2026 tertinggi ada pada moda kereta api dengan nilai 94,30 atau masuk kategori sangat baik.

Berikutnya moda angkutan jalan 84,50, moda angkutan udara 82,12, moda angkutan laut 81,78, dan moda penyeberangan 77,48.

Sementara itu, survei KedaiKOPI dilakukan pada 23–30 Maret 2026 dengan jumlah responden sebanyak 1.101 orang. Tingkat kepuasan diukur dari sejumlah aspek, yaitu layanan armada transportasi umum serta infrastruktur dan kebijakan manajemen mudik secara keseluruhan.

Dari survei tersebut, diperoleh hasil bahwa sebanyak 88,8 persen responden merasa puas, dengan nilai rata-rata kepuasan sebesar 7,18 dari skala 1 sampai 10.

Adapun kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan pemerintah, seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow mendapat sambutan positif dari 80,8 persen responden.

Adapun pada survei indikator mayoritas warga secara umum sebanyak 80.8%, puas dengan penyelenggaraan mudik lebaran tahun ini.

Terlebih di kalangan pemudik, tingkat kepuasan lebih tinggi, yakni 85.3%, serta masyarakat yang menyatakan kepuasan terhadap angkutan umum sebesar 79.7%.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1200 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel berasal dari seluruh Provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.

Ke depan, Menhub menyebut bahwa Kementerian Perhubungan akan menindaklanjuti rekomendasi dari ITS, KedaiKOPI dan Indikator terkait sejumlah perbaikan di tiap moda transportasi.

Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman, selamat, dan lancar di periode-periode mendatang.

“Kemenhub akan terus berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di tanah air. Kami juga berharap, semoga angka kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi dapat terus meningkat di kemudian hari,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jelang MotoGP Mandalika 2026: Ada 27 Penerbangan Tambahan ke Lombok

12 September 2026 - 08:44 WIB

Menunggu Penerbangan Sambil Menikmati Kopi Sanger, Kolaborasi Pelita Air dan Port & Co Hadirkan Pengalaman Berbeda

12 September 2026 - 08:19 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Trending di EKOBIS