Menu

Mode Gelap
Aceh Bersiap Sambut Pertemuan Penyair Nusantara XIV, Rapat Koordinasi Digelar Dua Hari BPSDMP Sampaikan Keprihatian Mendalam Insiden KMP Aceh Hebat 2 Erik Fitriadi: Kemajuan Papua Perlu Dibarengi Penguatan Dialog dan Perlindungan Warga Sipil ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2 Podcast Halimah Munawir Tembus 200 Ribu Penonton dalam Dua Bulan, Digelar Syukuran Bersama Awak Media Jelang Liburan Sekolah, Ada Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak

ANJUNGAN

Menhub Dudy Apresiasi Hasil 3 Instansi Terkait Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 Menhub Dudy Perbesar

Menhub Dudy

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi hasil survei Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), KedaiKOPI, dan Indikator terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.

Seperti diketahui, hasil survei ITS menyebutkan, indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 memeroleh nilai 82,15 (kategori baik), naik 3,45 poin dari tahun 2025.

Menurut lembaga survei KedaiKOPI, 88,8 persen responden merasa puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan pemerintah.

Sedangkan Indikator mencatat 85.3% di kalangan masyarakat yang melakukan mudik menyatakan kepuasannya.

“Kemenhub sangat mengapresiasi hasil survei ITS, KedaiKOPI, dan Indikator terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Atas arahan Bapak Presiden, Angkutan Lebaran kali ini dapat berlangsung aman, selamat, tertib, dan terkendali,” tutur Menhub di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Hasil survei ini menurutnya, akan dijadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat di masa mendatang.

Tidak hanya pada masa Angkutan Lebaran, namun juga pada periode Nataru dan hari-hari besar lainnya,” ujar Menhub.

Adapun capaian kepuasan yang tinggi ini menunjukkan bahwa kebijakan dan program yang diterapkan selama masa Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan baik dan sesuai rencana.

Dia juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dalam menyukseskan Angkutan Lebaran 2026.

“Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari Kementerian/Lembaga, TNI/Polri, BUMN, Pemerintah Daerah, Operator Transportasi, Asosiasi, Seluruh Petugas di lapangan, dan media massa yang telah menyukseskan Angkutan Lebaran 2026. Bagi kami capaian ini bukan hanya sekadar statistik semata, melainkan cerminan kolaborasi yang baik antar seluruh stakeholder. Terima kasih pula kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan Pemerintah selama periode tersebut,” paparnya.

Survei ITS dilakukan di 26 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebanyak 5.105 orang. Aspek yang diukur meliputi prasarana, sarana, dan manajemen transportasi.

Dari survei tersebut, didapatkan hasil bahwa IKM layanan angleb 2026 tertinggi ada pada moda kereta api dengan nilai 94,30 atau masuk kategori sangat baik.

Berikutnya moda angkutan jalan 84,50, moda angkutan udara 82,12, moda angkutan laut 81,78, dan moda penyeberangan 77,48.

Sementara itu, survei KedaiKOPI dilakukan pada 23–30 Maret 2026 dengan jumlah responden sebanyak 1.101 orang. Tingkat kepuasan diukur dari sejumlah aspek, yaitu layanan armada transportasi umum serta infrastruktur dan kebijakan manajemen mudik secara keseluruhan.

Dari survei tersebut, diperoleh hasil bahwa sebanyak 88,8 persen responden merasa puas, dengan nilai rata-rata kepuasan sebesar 7,18 dari skala 1 sampai 10.

Adapun kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan pemerintah, seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow mendapat sambutan positif dari 80,8 persen responden.

Adapun pada survei indikator mayoritas warga secara umum sebanyak 80.8%, puas dengan penyelenggaraan mudik lebaran tahun ini.

Terlebih di kalangan pemudik, tingkat kepuasan lebih tinggi, yakni 85.3%, serta masyarakat yang menyatakan kepuasan terhadap angkutan umum sebesar 79.7%.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1200 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel berasal dari seluruh Provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.

Ke depan, Menhub menyebut bahwa Kementerian Perhubungan akan menindaklanjuti rekomendasi dari ITS, KedaiKOPI dan Indikator terkait sejumlah perbaikan di tiap moda transportasi.

Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman, selamat, dan lancar di periode-periode mendatang.

“Kemenhub akan terus berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di tanah air. Kami juga berharap, semoga angka kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi dapat terus meningkat di kemudian hari,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPSDMP Sampaikan Keprihatian Mendalam Insiden KMP Aceh Hebat 2

13 Juni 2026 - 16:44 WIB

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2

13 Juni 2026 - 15:46 WIB

Jelang Liburan Sekolah, Ada Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak

13 Juni 2026 - 14:45 WIB

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

13 Juni 2026 - 10:26 WIB

Dirut KAI ke Prabowo Laporkan Telah Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas, Percepat Penanganan Titik Rawan Kecelakaan

13 Juni 2026 - 10:02 WIB

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas

13 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pelindo Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Rehabilitasi Terumbu Karang di Pulau Hanita

13 Juni 2026 - 06:03 WIB

Trending di ANJUNGAN