Menu

Mode Gelap
20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial Lewat Car Free Day, FIFGROUP Gaungkan Kampanye “Perempuan Berperan” untuk Mendorong Kesetaraan Gender KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026 Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota

RAGAM

Pembangunan Sumur Bor ke-9 Dimulai, Fokus Pemulihan Warga Terdampak Banjir di Aceh Utara

badge-check


 Pembangunan Sumur Bor ke-9 Dimulai, Fokus Pemulihan Warga Terdampak Banjir di Aceh Utara Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA — Upaya pemulihan pascabencana alam hidrometeorologi terus dilakukan di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor yang kini telah memasuki titik ke-9, khususnya untuk wilayah-wilayah yang terdampak parah.

Pengerjaan sumur bor ke-9 resmi dimulai pada hari ini dan berlokasi di Dusun Selmak, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan. Sumur bor tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan air, terutama bagi sektor perkebunan masyarakat setempat.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar warga masih bertahan di hunian sementara berupa terpal biru sejak bencana banjir yang terjadi pada 26 November 2026 lalu. Selain merusak permukiman, bencana tersebut juga menyebabkan sumber air menjadi keruh dan tidak layak digunakan, sehingga kebutuhan akan air bersih menjadi sangat mendesak.
Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, program pembangunan sumur bor ini telah berjalan berkat dukungan para donatur. Bantuan tersebut difokuskan pada beberapa dusun di Desa Lubok Pusaka yang mengalami dampak cukup berat.

Meski terdapat bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH), sebagian masyarakat memilih tetap bertahan di lokasi terdampak. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan akses dan jarak tempuh menuju hunian sementara yang dinilai cukup jauh dari kampung halaman mereka. Selain itu, kondisi ekonomi warga yang belum pulih turut menjadi kendala, terlebih banyak sarana transportasi yang rusak akibat bencana.

Warga juga masih berupaya memperbaiki kebun yang menjadi sumber penghidupan mereka. Di tengah keterbatasan tersebut, mereka berharap adanya bantuan hunian langsung di lokasi saat ini agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak.
Selama ini, bantuan kemanusiaan terus berdatangan melalui berbagai relawan yang aktif menyalurkan donasi ke wilayah tersebut. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi jangka menengah untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pihak pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan sumur bor ini. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

Trending di ANJUNGAN