Menu ✖

Mode Gelap
MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat Di Pati Koruptor Mendapat Simpati Insiden di Jalan Mambruk Dalam, Korban Jalani Penanganan Medis, Polisi Belum Beri Keterangan Resmi Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup  Hendak Investasi Emas Digital Mulai Rp1.000? Cek di Aplikasi GoPay Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

RAGAM

Pembangunan Sumur Bor ke-9 Dimulai, Fokus Pemulihan Warga Terdampak Banjir di Aceh Utara

badge-check


 Pembangunan Sumur Bor ke-9 Dimulai, Fokus Pemulihan Warga Terdampak Banjir di Aceh Utara Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA — Upaya pemulihan pascabencana alam hidrometeorologi terus dilakukan di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor yang kini telah memasuki titik ke-9, khususnya untuk wilayah-wilayah yang terdampak parah.

Pengerjaan sumur bor ke-9 resmi dimulai pada hari ini dan berlokasi di Dusun Selmak, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan. Sumur bor tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan air, terutama bagi sektor perkebunan masyarakat setempat.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar warga masih bertahan di hunian sementara berupa terpal biru sejak bencana banjir yang terjadi pada 26 November 2026 lalu. Selain merusak permukiman, bencana tersebut juga menyebabkan sumber air menjadi keruh dan tidak layak digunakan, sehingga kebutuhan akan air bersih menjadi sangat mendesak.
Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, program pembangunan sumur bor ini telah berjalan berkat dukungan para donatur. Bantuan tersebut difokuskan pada beberapa dusun di Desa Lubok Pusaka yang mengalami dampak cukup berat.

Meski terdapat bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH), sebagian masyarakat memilih tetap bertahan di lokasi terdampak. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan akses dan jarak tempuh menuju hunian sementara yang dinilai cukup jauh dari kampung halaman mereka. Selain itu, kondisi ekonomi warga yang belum pulih turut menjadi kendala, terlebih banyak sarana transportasi yang rusak akibat bencana.

Warga juga masih berupaya memperbaiki kebun yang menjadi sumber penghidupan mereka. Di tengah keterbatasan tersebut, mereka berharap adanya bantuan hunian langsung di lokasi saat ini agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak.
Selama ini, bantuan kemanusiaan terus berdatangan melalui berbagai relawan yang aktif menyalurkan donasi ke wilayah tersebut. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi jangka menengah untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pihak pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan sumur bor ini. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat

22 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup 

22 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Resolusi Jihad Warnai Hari Santri TH 2026 Tingkat Kecamatan Caringin Garut 

22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kemarau Masih Melanda Kabupaten Bogor, H. Fikri Hudi Oktiarwan Imbau Warga Waspadai Kebakaran Hutan, Lahan, dan Permukiman

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Suasana Panas Terjadi Saat Pembacaan Vonis Bupati Pati Non Aktif Sudewo

21 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Santri Teguhkan Khittah Kebangsaan dan Perkuat Persatuan

21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi di Sektor Transportasi

21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Trending di RAGAM