Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

ANJUNGAN

Pelindo Regional 4 Gaungkan Semangat Integritas di Hari Anti Korupsi Sedunia 2025

badge-check


 Foto istimewa Perbesar

Foto istimewa

Wartatrans.com, MAKASSAR – Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, insan Pelindo Regional 4 meneguhkan komitmen untuk menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses bisnis dan pelayanan kepelabuhanan. Momentum tahunan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pegawai untuk memperkuat budaya kerja yang bersih, profesional, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menegaskan bahwa peringatan Hakordia bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi refleksi bersama akan pentingnya menjaga kepercayaan publik dan menjaga marwah perusahaan sebagai BUMN yang memberikan layanan strategis bagi masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, korupsi bukan hanya merugikan negara, tetapi juga merusak tatanan organisasi dan mencederai nilai-nilai budaya kerja yang dimiliki. “Di Pelindo Regional 4, integritas adalah fondasi utama yang harus melekat pada setiap insan Pelindo. Hakordia adalah pengingat bahwa komitmen antikorupsi bukan sesaat, melainkan harus diimplementasikan setiap hari dalam bekerja,” tegas Abdul Azis.

Dia menambahkan bahwa Pelindo telah menanamkan berbagai prinsip dan perangkat pencegahan korupsi dalam operasi perusahaan, termasuk implementasi Whistleblowing System (WBS), penguatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001, internalisasi nilai-nilai AKHLAK, serta kampanye berkelanjutan mengenai 5 No’s: No Bribery, No Kickback, No Gift, No Facilitation Payment, dan No Luxurious Hospitality.

“Kita bekerja dalam ekosistem jasa kepelabuhanan yang kompleks, melibatkan banyak mitra, pelanggan, serta masyarakat. Karena itu, profesionalisme dan integritas harus menjadi tameng utama kita. Setiap keputusan, setiap layanan, dan setiap interaksi harus selalu sesuai aturan dan bebas dari konflik kepentingan,” lanjutnya.

Menurut dia, keberhasilan transformasi Pelindo menuju perusahaan kepelabuhanan kelas dunia tidak hanya ditentukan oleh modernisasi teknologi, digitalisasi layanan, atau percepatan operasional semata, tetapi juga oleh kekuatan integritas sumber daya manusia di dalamnya.

Pada kesempatan ini, Pelindo Regional 4 juga mengajak seluruh pegawai untuk memaknai Hakordia dengan melakukan tindakan nyata, antara lain menghindari segala bentuk gratifikasi dan pelanggaran etika, melakukan pelaporan bila menemukan indikasi penyimpangan, menjalankan tugas sesuai SOP dan peraturan yang berlaku, menjadi role model antikorupsi di lingkungan kerja masing-masing, dan menjaga transparansi dalam proses pelayanan dan kerja sama bisnis.

Abdul Azis berharap momentum ini memperkuat budaya perusahaan yang bersih dan berkelanjutan. “Mari menjadikan Hari Anti Korupsi Sedunia sebagai komitmen bersama untuk terus menjaga Pelindo tetap bersih, terpercaya, dan melayani dengan sepenuh hati. Integritas adalah identitas kita, dan kita semua bertanggung jawab menjaganya,” pungkasnya.

Dengan semangat Hakordia 2025, Pelindo Regional 4 bertekad terus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (GCG) demi memastikan hadirnya pelayanan kepelabuhanan yang profesional, berintegritas, dan berimpact positif bagi bangsa.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025

16 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

16 Oktober 2026 - 15:42 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

APPSI Kalbar Didorong Turun ke Pasar, Lindungi Pedagang dari Premanisme dan Beban Usaha

16 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Konsolidasi ke Jawa Tengah, BRSN DPP PKS Perkuat Koordinasi Program Join PKS

16 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Trending di RAGAM