Menu

Mode Gelap
Menagih “Manis di Bibir” Bupati Lucky Hakim: Antara Retorika Audit Dana Desa, Tata Ruang, Banjir, dan Realita Pelantikan Kuwu Kecelakaan pada Penerbangan ke Long Bawan, Pilot Pelita Air Meninggal Dunia DAMRI Perkuat Konektivitas Bandara dan Antar Kota Selama Long Weekend Imlek 2026 Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli KRYD, Sambang Satkamling & Ajak Pemuda Jaga Kondusivitas Ramadhan Di Bulan K3, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan Zero Accident dan Pencegahan HIV-AIDS di Tempat Kerja Kemenhub Selesaikan Rekomendasi BPK

PERON

Pembangunan Entrance Stasiun MRT Harmoni Dimulai

badge-check


 Ground breaking Stasiun MRT Harmoni Perbesar

Ground breaking Stasiun MRT Harmoni

Wartatrans.com, JAKARTA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan entre (entrance) 1 dan 2, serta suar penyejuk dan suar ventilasi (cooling tower and ventilation tower) Stasiun MRT Harmoni di area parkir pertokoan Duta Merlin, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Pembangunan fasilitas pendukung stasiun ini di atas lahan seluas sekitar 2.186 meter persegi yang terletak di sisi barat Stasiun Harmoni.

Seremoni turut dihadiri Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono.

“Pembangunan ini menandai keseriusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Harmoni merupakan pusat bisnis yang strategis sehingga pembangunan MRT dan pengembangan TOD akan menumbuhkan kembali simpul aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” tutur Pramono.

“Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran MRT Jakarta. Kami berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal, bahkan bila memungkinkan lebih cepat, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Direktur Utama MRT Tuhiyat menjelaskan, pembangunan MRT Jakarta fase 2A ini
merupakan tahapan penting dalam melanjutkan pengembangan sistem perkeretaapian perkotaan modern di Jakarta.

“Stasiun ini memiliki panjang sekitar 252 meter dan terletak di kedalaman hingga 17 meter di bawah permukaan tanah,” ujarnya.

Terdiri dari dua lantai, stasiun ini dilengkapi dengan tujuh entre, yaitu dua di sisi barat, dua di sisi timur, dan tiga di bagian tengah yang terintegrasi dengan halte BRT Transjakarta.

Stasiun Harmoni merupakan bagian dari paket kontrak CP202 pembangunan fase 2A Lin Utara Selatan bersama dengan Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar.

“Stasiun Harmoni berasa di salah satu kawasan tersibuk di Jakarta. Jumlah entre tersebut diharapkan dapat memudahkan lalu lintas pelanggan,” kata dia.

Stasiun ini nantinya, akan menjadi salah satu stasiun transit dan terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya.

Interkoneksi ini akan mendorong peningkatan angka keterangkutan dan mengurangi penggunaan transportasi pribadi.

“Stasiun Harmoni ditargetkan beroperasi pada 2029 mendatang,” tutup Tuhiyat. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DAMRI Perkuat Konektivitas Bandara dan Antar Kota Selama Long Weekend Imlek 2026

19 Februari 2026 - 14:58 WIB

Menhub Dudy Bersama Gubernur DKI Jakarta Bahas Kesiapan Angkutan Lebaran

19 Februari 2026 - 12:42 WIB

Karya Balai Yasa Surabaya Gubeng, Kereta Petani dan Pedagang Layani 11.428 Pelanggan di Lintas Merak

19 Februari 2026 - 11:36 WIB

Cegah Risiko Kecelakaan, KAI Daop 7 Normalisasi Perlintasan Sebidang di Kedungwaru

19 Februari 2026 - 05:26 WIB

Mulai Hari Ini Berlaku Penyesuaian Jadwal Whoosh, KCIC Imbau Penumpang Perhatikan Tiket yang Dipesan

18 Februari 2026 - 22:27 WIB

Trending di PERON