Menu

Mode Gelap
Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Diwarnai Tembakan, Rakyat Aceh Melawan Mutia Sari Tendik UIN Sultanah Nahrasiyah Hadiri Upacara HUT RI di Simeulue Patriotisme Bukan Seremoni: Menjaga Indonesia 81 Tahun dengan Konstitusi, Hukum, dan Persatuan Perayaan Hari Didong 2026 Dihadiri Perwakilan Korea Selatan, Diusulkan Ditetapkan melalui Perda Semangat HUT Ke-81 RI, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

PERON

Cegah Risiko Kecelakaan, KAI Daop 7 Normalisasi Perlintasan Sebidang di Kedungwaru

badge-check


 Cegah Risiko Kecelakaan, KAI Daop 7 Normalisasi Perlintasan Sebidang di Kedungwaru Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat melalui program normalisasi jalur.

Salah satu langkah strategis dilakukan dengan penyempitan perlintasan sebidang yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Pada Rabu (18/2), KAI Daop 7 Madiun bersama Tim Pengamanan, Tim Resort JR 7.12 Tulungagung, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung melaksanakan penyempitan Jalur Perlintasan Sebidang (JPL) No. 245 di Km 154+5/6, Dusun Manggisan, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Lokasi tersebut berada di petak jalan antara Stasiun Sumbergempol (Sbl) dan Tulungagung (Ta).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan langkah ini merupakan upaya tegas KAI menyusul tingginya potensi bahaya di lokasi tersebut. Menurutnya, banyak truk bermuatan berat melintas di jalur dengan tanjakan cukup tinggi sehingga berisiko terperosok atau tersangkut rel yang dapat mengganggu perjalanan kereta api.

“Banyaknya truk muatan berat yang melintas di jalur dengan tanjakan cukup tinggi ini sangat berbahaya. Kami mengantisipasi kemungkinan truk terperosok atau tersangkut rel yang dapat menimbulkan gangguan pada perjalanan KA,” ujar Tohari.

Penyempitan dilakukan dengan mengurangi lebar jalan dari semula sekitar 4 meter menjadi 2,3 meter melalui pematokan rel menggunakan material rel di sisi jalan. Selain itu, dipasang rambu larangan melintas bagi kendaraan jenis truk.

KAI mencatat sepanjang 2025 terjadi 24 kejadian temperan di wilayah Daop 7 Madiun, baik di perlintasan sebidang maupun di jalur kereta api. Sementara pada awal 2026 hingga saat ini telah terjadi empat kejadian serupa.

KAI menegaskan langkah tersebut juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 94 ayat (1) yang menyebutkan bahwa perlintasan sebidang yang tidak memiliki izin harus ditutup demi keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, frekuensi perjalanan kereta api diperkirakan meningkat sehingga jarak antar perjalanan kereta semakin rapat. Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di perlintasan.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat untuk tidak membuka akses jalan atau perlintasan baru secara ilegal serta hanya menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi rambu dan sistem pengamanan.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu disiplin dan hanya menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi rambu serta sistem pengamanan standar,” pungkas Tohari.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Trending di PERON