Menu

Mode Gelap
Perayaan Hari Didong 2026 Dihadiri Perwakilan Korea Selatan, Diusulkan Ditetapkan melalui Perda Semangat HUT Ke-81 RI, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

PERON

Akhir Pekan, KAI Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat Utamakan Keselamatan di Perlintasan dan Jalur Rel

badge-check


 Akhir Pekan, KAI Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat Utamakan Keselamatan di Perlintasan dan Jalur Rel Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di akhir pekan dengan mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang dan tidak beraktivitas di sepanjang jalur kereta api.

Imbauan ini disampaikan menyusul masih tingginya angka kecelakaan yang dipicu pelanggaran disiplin di perlintasan maupun di area rel.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab operator, tetapi juga seluruh pengguna jalan dan masyarakat.

“Menunggu beberapa menit di perlintasan jauh lebih aman daripada mengambil risiko dengan menerobos. Kami mengajak masyarakat, terutama pada akhir pekan ini, untuk berhenti, tengok kanan-kiri, pastikan aman, dan dahulukan perjalanan kereta api. Jalur rel juga bukan tempat bermain atau berkumpul. Satu langkah masuk ke area terlarang dapat membahayakan diri sendiri, pelanggan, dan petugas,” ujar Anne.

Hingga 14 Juni 2026, KAI mencatat 128 kecelakaan di perlintasan sebidang dengan 105 korban, terdiri atas 44 orang meninggal dunia, 27 luka berat, dan 34 luka ringan. Sebanyak 113 kejadian atau 88 persen disebabkan kendaraan menerobos perlintasan, sembilan kejadian akibat kendaraan mogok, dan enam kejadian terkait palang pintu yang terlambat atau tidak tertutup.

Mayoritas kendaraan yang terlibat merupakan sepeda motor sebanyak 74 unit (58 persen), sedangkan mobil mencapai 54 unit (42 persen). Berdasarkan jenis perlintasan, 69 kejadian terjadi di perlintasan tidak berpintu dan 59 kejadian di perlintasan berpintu.

Selain itu, KAI juga mencatat 252 kasus temperan di jalur kereta api di luar perlintasan hingga pertengahan Juni 2026. Sebanyak 235 kejadian melibatkan pejalan kaki, sedangkan 17 kejadian melibatkan kendaraan. Dari kasus temperan terhadap orang, tercatat 183 orang meninggal dunia, 44 luka berat, dan 19 luka ringan.

Anne menegaskan, pengendara wajib mematuhi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengharuskan pengguna jalan berhenti saat sinyal berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, serta mendahulukan perjalanan kereta api. Sementara itu, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian juga melarang masyarakat berada di ruang manfaat jalur kereta api tanpa hak.

Untuk meningkatkan keselamatan, KAI bersama Danantara, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, BP BUMN, dan KNKT terus melakukan penataan perlintasan sebidang.

Dari 172 perlintasan yang masuk program prioritas penutupan, sebanyak 150 titik atau 87 persen telah ditutup hingga 18 Juni 2026. Sementara 22 titik lainnya masih dalam proses koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Selain penutupan perlintasan, KAI juga menyiapkan peningkatan fasilitas keselamatan di 190 perlintasan prioritas mulai 2026 melalui penyediaan gardu jaga tanpa palang, alat komunikasi, dan petugas penjaga. Program tersebut merupakan bagian dari penanganan bertahap terhadap 1.404 perlintasan yang telah diverifikasi di seluruh wilayah operasi.

Di sisi edukasi, KAI terus menggencarkan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. Pada hari ini, KAI bersama komunitas railfans di Daop 2 Bandung menggelar edukasi keselamatan serta kegiatan Safety Hunting Foto & Video agar aktivitas dokumentasi kereta api dilakukan dari lokasi yang aman dan sesuai ketentuan.

“Kami mengapresiasi komunitas railfans yang selama ini ikut menjadi penyampai pesan keselamatan. Kecintaan kepada kereta api perlu diiringi disiplin menjaga jarak aman, tidak masuk jalur, tidak membuat konten di area terlarang, dan ikut mengingatkan warga sekitar,” kata Anne.

Sepanjang 2026 hingga 15 Juni, KAI telah melaksanakan 1.606 kegiatan sosialisasi keselamatan, yang terdiri atas 1.085 sosialisasi di perlintasan, 197 sosialisasi di sekolah dan masyarakat, serta 324 pemasangan spanduk keselamatan. Pengawasan juga diperkuat melalui patroli drone yang telah dilakukan selama 1.287 hari patroli dengan 2.562 sorti penerbangan.

“Saat palang pintu mulai turun atau sinyal berbunyi, berhenti. Saat melihat rel, jangan jadikan itu sebagai jalan pintas. Saat ingin berfoto, pilih lokasi aman. Keselamatan dimulai dari keputusan kecil yang kita ambil beberapa detik sebelum melangkah atau menyeberang,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Trending di PERON