Wartatrans.com JAKARTA — Penyair senior Indonesia, Taufiq Ismail, menerima buku berjudul Sultanah Safiatudin karya L K Ara dalam suasana silaturahmi Lebaran di kediamannya, baru-baru ini. Penyerahan buku berlangsung sederhana, namun sarat makna, di tengah perbincangan hangat mengenai sastra dan sejarah.
Pertemuan dua sastrawan lintas generasi itu diisi dengan diskusi ringan seputar perkembangan sastra Indonesia serta pentingnya merawat ingatan kolektif melalui karya tulis. Dalam kesempatan tersebut, L K Ara menyebut penyerahan buku ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mempererat hubungan antarpenyair.

Buku Sultanah Safiatudin mengangkat sosok Sultanah Safiatuddin, pemimpin perempuan dari Aceh yang memiliki peran penting dalam sejarah Kesultanan Aceh. Melalui karya ini, L K Ara berupaya menghadirkan kembali figur perempuan Nusantara ke ruang ingatan generasi masa kini.
Taufiq Ismail menyambut positif karya tersebut. Ia menilai pengangkatan tema sejarah, terutama tokoh perempuan, menjadi kontribusi penting dalam memperkaya khazanah literasi nasional.
Momen Lebaran yang menjadi latar pertemuan itu memberi nuansa reflektif—menghadirkan perjumpaan antara tradisi, sejarah, dan sastra dalam satu ruang keakraban.*** (Septi)





























