Menu

Mode Gelap
Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

RAGAM

Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dengan Jepang, Dukung Strategi Penguatan Pasar Asia Timur

badge-check


 Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dengan Jepang, Dukung Strategi Penguatan Pasar Asia Timur Perbesar

Wartatrans.com, TOKYO – Indonesia dan Jepang memperkuat kerja sama bilateral di bidang pariwisata melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang (Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism/MLIT), Kasumigaseki, Tokyo, Senin (30/3/2026).

MoC tersebut ditandatangani Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri MLIT Jepang Yasushi Kaneko, disaksikan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Martini M. Paham, Komisioner Japan Tourism Agency (JTA) Shigeki Murata, serta pejabat dari kedua negara.

Penandatanganan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Indonesia dalam memperkuat kolaborasi pariwisata dengan negara-negara di Asia Timur, khususnya Jepang, juga sebagai langkah mitigatif terhadap dinamika geopolitik global yang masih berlangsung, seperti ketidakpastian di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pergerakan wisatawan internasional.

Melalui penguatan kemitraan dengan negara-negara di kawasan tersebut, Indonesia mendorong diversifikasi pasar sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara.

MoC Indonesia–Jepang yang ditandatangani bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Jepang, juga menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya kedua negara memiliki landasan kerja sama formal di bidang pariwisata.

MoC ini merupakan hasil proses koordinasi dan pembahasan intensif antara kedua negara selama lebih dari dua tahun terakhir.

Kesepakatan tersebut mencakup sejumlah bidang strategis, antara lain promosi pariwisata bersama dalam berbagai pameran internasional, pengembangan produk pariwisata seperti wellness, gastronomi, bahari, ekowisata, dan budaya, pengelolaan destinasi dan penguatan pariwisata berkelanjutan termasuk desa wisata, kerja sama sektor swasta seperti industri penerbangan dan perjalanan, pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan pertukaran keahlian, kerja sama di bidang MICE dan event internasional, penguatan konektivitas udara, peluang investasi pariwisata, serta peningkatan perlindungan dan keamanan wisatawan.

Menpar menyampaikan bahwa Jepang merupakan salah satu mitra strategis utama Indonesia dalam pengembangan pariwisata.

Pada tahun 2025, Indonesia mencatat lebih dari 380.000 kunjungan wisatawan Jepang, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rata-rata lama tinggal hampir delapan hari.

Menpar juga menekankan pentingnya konektivitas udara sebagai faktor kunci dalam meningkatkan arus wisatawan antara kedua negara.

Saat ini rute penerbangan Tokyo–Jakarta dan Tokyo–Bali menjadi tulang punggung mobilitas wisatawan, dengan peluang pengembangan rute ke destinasi lain seperti Yogyakarta serta asal kota-kota besar di Jepang.

Selain itu, Menpar juga menyampaikan program Presiden RI Prabowo, yakni pengiriman tenaga kerja terlatih ke luar negeri termasuk di bidang pariwisata.

Dia berharap hal tersebut dapat dipersiapkan di antaranya melalui program pengembangan sumber daya manusia dalam kerangka kerja MoC yang baru saja ditandatangani.

Implementasi kerja sama ini akan dilaksanakan melalui pembentukan Joint Working Group (JWG) yang bertugas menyusun rencana aksi serta memantau pelaksanaan program kerja sama secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan penandatanganan MoC diawali dengan pertemuan bilateral antara kedua Menteri, dilanjutkan dengan upacara penandatanganan, sesi foto bersama, serta pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan kedua negara.

“Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Jepang menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi pariwisata yang inovatif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan serta mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara,” tutupnya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Budaya Aceh Dilecehkan di Jamnas Pramuka 2026: Lampu Panggung Dimatikan Saat Penampilan

16 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Gempa M6,4 Simalungun Terasa hingga Aceh Tengah, Warga Berhamburan Keluar Rumah

15 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilannya

15 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Trending di RAGAM