Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: Ziarah ke Makam Imam al-Busiri di Alexandria Catatan Halimah Munawir: Senja di Istana Raja Farouk Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal Penumpang di Padang Bai dan Benoa Warga Terdampak Banjir Parah, Donasi Sumur Galian Jadi Harapan Hidup Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli KRYD untuk Antisipasi Guantibmas IPCC Tancap Gas di Awal 2026, Dua Kapal Internasional Perdana Berhasil Dilayani Sekaligus

EKOBIS

Perkuat Industri FMCG, BNI Dorong Digitalisasi dan Transparansi Rantai Pasok

badge-check


 BNI dorong digitalisasi dan transparansi Perbesar

BNI dorong digitalisasi dan transparansi

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat perannya sebagai mitra strategis industri fast-moving consumer goods (FMCG) melalui penguatan ekosistem dan solusi keuangan digital terintegrasi.

Upaya tersebut diwujudkan dalam lanjutan rangkaian BNIdirect Capabilities Event yang digelar di Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Mengusung tema Building a Resilient FMCG Ecosystem through Digital Finance & Supply Chain Transparency, forum yang berlangsung di Ayana Midplaza ini mempertemukan regulator, pakar, dan pelaku industri untuk membahas tantangan serta peluang transformasi digital dalam rantai pasok FMCG.

Acara tersebut juga menjadi ajang bagi BNI untuk memperkenalkan berbagai solusi keuangan yang dirancang guna meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat arus kas di seluruh ekosistem FMCG.

Direktur Corporate Banking BNI Agung Prabowo menyampaikan, sektor FMCG memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama konsumsi rumah tangga.

Sekaligus menciptakan lapangan kerja melalui rantai pasok yang luas, mulai dari principal, distributor, hingga retailer.

“Forum ini kami rancang sebagai ruang diskusi untuk memahami arah tren industri dan tantangan nyata di lapangan, sehingga BNI dapat hadir sebagai bagian dari solusi melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” tutur Agung dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/12/2025).

Sejumlah pembicara turut hadir dalam forum tersebut, antara lain Director of Business Development Shopee Indonesia Daniel Minardi, Partner Boston Consulting Group Ferry Malvinas, serta Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dyah Wahyu Purbandari.

Mereka membahas dinamika industri FMCG di tengah perubahan perilaku konsumen, tekanan biaya logistik, serta percepatan digitalisasi.

Dari sisi kebijakan, pemerintah menegaskan ekonomi Indonesia tetap resilien dengan tingkat optimisme konsumen yang relatif tinggi.

Sejumlah langkah, seperti relaksasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penguatan logistik nasional, dinilai dapat mendukung efisiensi serta meningkatkan daya saing industri FMCG, baik di pasar domestik maupun global.

Sebagai enabler transformasi digital, BNI memperkenalkan BNI Smart Receivables, solusi yang membantu digitalisasi proses keuangan FMCG yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual.

Proses manual tersebut kerap memicu keterlambatan pembukuan, inkonsistensi rekonsiliasi, serta minimnya integrasi dengan sistem enterprise resource planning (ERP).

“Melalui otomasi dan integrasi yang lebih baik, BNI Smart Receivables mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi proses bisnis secara menyeluruh,” ujar Agung.

Selain itu, BNI juga menghadirkan solusi Supply Chain Financing untuk membantu memperkuat arus kas dan meningkatkan efisiensi di sepanjang rantai nilai FMCG.

Dalam sesi diskusi panel, para narasumber menyoroti beragam karakteristik buyer sebagai tantangan utama industri.

“Menjawab hal tersebut, BNI menawarkan platform digital terpadu yang mengintegrasikan proses billing dan collection, sehingga interaksi antara buyer dan seller dapat berlangsung lebih terstandarisasi dan efisien,” imbuh dia.

Melalui penguatan solusi digital dan kolaborasi lintas sektor, BNI menegaskan komitmennya untuk mendukung modernisasi industri nasional.

Perseroan optimistis pendekatan berbasis ekosistem dan digitalisasi keuangan dapat mendorong terciptanya rantai pasok FMCG yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi persaingan global.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan BNIdirect dapat diakses melalui situs resmi BNI di bni.co.id yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia (www.danantaraindonesia.co.id). (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPCC Tancap Gas di Awal 2026, Dua Kapal Internasional Perdana Berhasil Dilayani Sekaligus

3 Februari 2026 - 19:25 WIB

Sepanjang 2025, BNI Catat Fundamental Solid, Likuiditas Kuat, dan Risiko Terkelola

3 Februari 2026 - 10:37 WIB

Sekarga dan IKAGI Dukung Transformasi Garuda Indonesia

3 Februari 2026 - 10:23 WIB

Pengusaha Pelayaran Swasta Minta Pemerintah Beri Insentif

3 Februari 2026 - 07:00 WIB

Pelindo Solusi Digital Dorong Transformasi Digital melalui Penguatan Cascading dan Alignment Enterprise Architecture

2 Februari 2026 - 22:29 WIB

Trending di ANJUNGAN