Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

ANJUNGAN

Perkuat Pemahaman Industri Logistik Kendaraan, Bahana Sekuritas dan Komunitas Saham Sambangi IPCC

badge-check


 Perkuat Pemahaman Industri Logistik Kendaraan, Bahana Sekuritas dan Komunitas Saham Sambangi IPCC Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pemahaman pasar terhadap peran strategis logistik terminal kendaraan nasional, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) membuka ruang dialog dan pembelajaran langsung di lapangan melalui program site visit pemangku kepentingan pasar modal.

Dalam kesempatan ini, IPCC menyambut kehadiran Bahana Sekuritas bersama Komunitas Realfunders untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai fondasi bisnis Perseroan, mulai dari kinerja operasional, soliditas keuangan, efektivitas proses bisnis, hingga arah keberlanjutan jangka panjang yang mendukung ekosistem industri otomotif dan perekonomian nasional.

Pertemuan ini menjadi ajang pertukaran perspektif yang konstruktif antara manajemen dan pelaku pasar, dihadiri oleh Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi, Direktur Operasi dan Teknik IPCC Bagus Dwipoyono, Direktur Operasional PT Bahana Sekuritas Suryadi Adipranata, Head of Investment Specialist PT Bahana Sekuritas Christy Maryani, Head of Retail Marketing and Product Development Henan Asset Management Haritcha Pahlawati, serta lebih dari 40 Realfunders yang ingin memahami lebih dalam bagaimana IPCC menciptakan nilai berkelanjutan melalui pengelolaan terminal kendaraan yang modern, efisien, dan bertanggung jawab.

Sebagai wujud nyata transformasi operasional berbasis teknologi, IPCC memperkenalkan secara langsung bagaimana digitalisasi menjadi tulang punggung pengelolaan terminal kendaraan modern di Terminal Internasional Branch Jakarta.

Melalui penerapan sistem PTOS-C (Pelindo Terminal Operating System–Car), IPCC telah mengintegrasikan seluruh aktivitas operasional mulai dari stevedoring, cargodoring, receiving/delivery, hingga pemeriksaan unit ke dalam satu platform terpadu yang meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi proses bisnis di lapangan, baik di terminal Jakarta maupun di terminal satelit yang dikelola IPCC.

Untuk memperdalam pemahaman atas transformasi tersebut, IPCC mengajak para Realfunders menyaksikan langsung implementasi digitalisasi operasional sekaligus berdiskusi mengenai pondasi bisnis dan strategi jangka panjang Perseroan.

Dialog ini menegaskan bahwa penguatan kinerja dan nilai perusahaan di pasar modal tidak hanya bertumpu pada capaian finansial, tetapi juga pada komitmen IPCC dalam membangun ekosistem logistik kendaraan yang lebih cerdas, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Sebagai pengelola terminal, IPCC mengedepankan pelayanan prima menuju Green & Smart Port yang telah terealisasi dengan pemanfaatan solar panel untuk penerangan area kantor dan layanan CIF (central inspection facility), digitalisasi dalam proses bisnis serta pemanfaatan kendaraan operasional berbasis Listrik untuk mobilisasi di dalam terminal seperti golf car dan electric car.

“Dalam berinvestasi, kami selalu menekankan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan: berpegang pada prinsip long term dengan horizon jangka panjang, bersikap adaptif terhadap dinamika pasar melalui re-profiling yang tepat, mengedepankan analisis fundamental sebagai dasar pengambilan keputusan, serta membaca momentum dengan bijak—ikut pada peluang yang dibuka pasar, bukan berusaha melawannya.”, ucap Haritcha dalam paparannya.

“Pendekatan investasi yang tepat harus berlandaskan visi jangka panjang berbasis kualitas dan stabilitas, dengan portofolio yang tetap fleksibel untuk menangkap peluang saat kondisi membaik, berfokus pada emiten berfundamental kuat dengan neraca sehat dan tata kelola yang baik, disiplin dalam valuasi serta manajemen risiko di tengah ketidakpastian, sambil terus memantau indikator makro dan pasar untuk melakukan rotasi strategi secara tepat waktu tanpa bersikap agresif melawan market, namun siap memanfaatkan peluang saat visibilitas dan momentum semakin jelas.” tutur Suryadi dalam sambutannya.

“IPCC merupakan emiten yang tepat untuk dikunjungi mengingat harga saham IPCC sempat terjun bebas namun dengan manajemen yang handal dan fundamental yang sangat baik mampu menaikkan harga saham IPCC bahkan hampir menyentuh harga IPO di tahun 2025 lalu” sambungnya.

“Setelah mengarungi tahun 2025 yang cukup menantang, dengan mengusung Integrated Auto Solutions kami akan terus berupaya memenuhi ekspektasi para pemegang saham, stakeholder dan masyarakat untuk menjadikan IPCC lebih baik lagi di tahun 2026.” tutup Sugeng.

Selain mengoperasikan terminal kendaraan di Jakarta, saat ini IPCC juga telah mengoperasikan terminal kendaraan di satelit Belawan, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar yang telah terintegrasi dengan satu sama lain dengan sistem PTOS-C dan memiliki standar yang pelayanan yang sama dengan terminal Branch Jakarta.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

2 April 2026 - 19:25 WIB

Gempa Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali

2 April 2026 - 18:41 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

KSOP Muara Angke Catat Keberhasilan Angkutan Laut Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Terlayani

2 April 2026 - 17:12 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Advokat Nourman, SH Gabung Di Wartatrans.com sebagai Kuasa Hukum, Perkuat Profesionalisme Media

2 April 2026 - 16:32 WIB

Trending di RAGAM