Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Beberkan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Transportasi Angleb InJourney Airports Hadirkan Customer Experience di Ramadhan dan Libur Lebaran 37 Bandara InJourney Airports Siap Sambut Pemudik Mulai 13 Maret AirNav Dorong Pemberdayaan UMKM hingga Mudik Gratis di Momen Ramadhan 1447 H Update Tiket KA Mudik Lebaran: Penjualan Capai 2,57 Juta, Masih Tersedia 1,9 Juta Seat Komunitas TDA Gelar Sharing Inspirasi dan Buka Puasa Bersama di Takengon

PERON

Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Dukung Transformasi Transportasi Publik Jakarta

badge-check


 Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Dukung Transformasi Transportasi Publik Jakarta Perbesar

BT, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru pada Selasa (4/11), yang berlokasi di pusat kota Jakarta.

Peresmian ini turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sekretaris Kabinet, serta jajaran Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan KAI Group.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam menghadirkan stasiun yang modern, inklusif, dan berorientasi pada pelanggan.

“Stasiun Tanah Abang Baru adalah simbol transformasi layanan publik. Desainnya mengutamakan efisiensi pergerakan pelanggan, memperkuat konektivitas antarmoda, serta mendukung pertumbuhan kawasan berorientasi transit,” ujar Bobby.

Menurut Bobby, peningkatan kapasitas stasiun dari 141 ribu menjadi 380 ribu pengguna per hari akan berdampak positif terhadap mobilitas warga dan perekonomian, serta mendukung pengurangan emisi karbon melalui pemanfaatan transportasi publik massal.

“KAI terus memperkuat peran dalam menyediakan layanan transportasi publik yang terjangkau dan merata melalui skema Public Service Obligation (PSO) yang diamanahkan pemerintah,” tambah Bobby. Hingga September 2025, KAI melayani 13,15 juta pelanggan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal bersubsidi PSO, meningkat dari 12,26 juta tahun sebelumnya.

Melalui KAI Commuter, KAI menjalankan 1.141 frekuensi perjalanan Commuter Line setiap hari di berbagai kawasan termasuk Jabodetabek, serta jaringan layanan kereta light rail transit (LRT) dan kereta bandara. Bobby menegaskan bahwa penyelesaian pembangunan Stasiun Tanah Abang Baru akan memperkuat integrasi antarmoda di pusat kota Jakarta.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, “Stasiun Tanah Abang merupakan salah satu stasiun dengan intensitas tertinggi di Jabodetabek. Pengembangannya adalah kebutuhan strategis untuk memperkuat kawasan transit yang aman, nyaman, dan inklusif.”

Stasiun yang mulai beroperasi sejak Juni 2025 ini melayani empat lintas utama KRL Jabodetabek, yaitu Kampung Bandan, Rangkasbitung, Duri–Tangerang, dan Manggarai–Bogor–Cikarang. Volume penumpang mencapai lebih dari 210 ribu orang per hari, atau sekitar 63 juta penumpang selama Januari–Oktober 2025, sekitar 22% dari total penumpang KRL Jabodetabek.

Pembangunan tahap pertama seluas 23.000 meter persegi di atas lahan 31.743 meter persegi dengan fasilitas empat peron dan enam jalur serta nilai proyek Rp380,93 miliar, menunjukkan kolaborasi lintas lembaga antara Kemenhub, Pemprov DKI Jakarta, Kemkeu, Bappenas, dan mitra terkait.

Tahap kedua pembangunan dijadwalkan tahun 2027, dengan penambahan fasilitas aksesibilitas seperti lift, pelebaran concourse, dan peningkatan frekuensi layanan KRL hingga setiap 4–6 menit lintas Tanah Abang–Serpong–Rangkasbitung. Pemerintah juga berkomitmen mengembangkan elektrifikasi jaringan rel, reaktivasi jalur nonaktif, dan layanan logistik berbasis rel.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan peresmian ini merupakan simbol kemajuan transportasi nasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Sejak muda saya sudah sering naik kereta api karena saya suka dengan kereta api. Hari ini saya melihat langsung bagaimana masyarakat menikmati layanan yang bersih, nyaman, dan ber-AC,” ungkap Presiden.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperluas jaringan kereta api di seluruh Indonesia, dengan investasi hampir Rp5 triliun untuk tambahan 30 rangkaian kereta baru demi menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing nasional.

“Kereta api adalah kebanggaan kita bersama. Pemerintah akan memastikan pelayanan publik, subsidi transportasi, dan investasi infrastruktur benar-benar kembali untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Prabowo.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Beberkan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Transportasi Angleb

11 Maret 2026 - 20:29 WIB

Update Tiket KA Mudik Lebaran: Penjualan Capai 2,57 Juta, Masih Tersedia 1,9 Juta Seat

11 Maret 2026 - 16:23 WIB

Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran, KAI Commuter Jalankan 1.149 Perjalanan per Hari

11 Maret 2026 - 15:57 WIB

KAI Mulai Angkutan Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1 Jakarta pada H-10

11 Maret 2026 - 15:04 WIB

KAI Commuter Luncurkan KMT Co-Branding BSN, Dorong Transaksi Cashless di Transportasi Jabodetabek

11 Maret 2026 - 14:49 WIB

Pengoperasian Skybridge Stasiun Bandung Mulai Diujicoba

11 Maret 2026 - 14:29 WIB

Perkuat Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 7 Madiun Refresh Kompetensi PPKA

11 Maret 2026 - 00:43 WIB

Update KA Mudik Lebaran: Penjualan Tiket Capai 2,48 Juta, Okupansi 55,2 Persen

11 Maret 2026 - 00:12 WIB

H-11 Lebaran, 22 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1 Jakarta, Okupansi Tiket Lebaran Capai 60%

10 Maret 2026 - 14:03 WIB

KAI: Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Capai 2,39 Juta, Okupansi Sementara 53,3 Persen

10 Maret 2026 - 05:36 WIB

Trending di PERON