Menu

Mode Gelap
Kolagen Tuna Menjalari Industri Makanan dan Kecantikan Mantap! Nilai Ekspor Industri Tuna Tembus US$ 1 Miliar Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek KAI Perbarui Penanganan Korban Bekasi Timur: 76 Pelanggan Pulang, 24 Masih Dirawat HIPMI Jabar Gelar Day of The Seafarer 2026 di Cibinong KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Daerah di Perjalanan KA Sangkuriang Bandung–Banyuwangi

PERON

KAI Mulai Angkutan Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1 Jakarta pada H-10

badge-check


 KAI Mulai Angkutan Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1 Jakarta pada H-10 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Memasuki H-10 Lebaran atau Rabu (11/3), mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebih awal menggunakan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai meningkat.

Berdasarkan data per pukul 09.00 WIB pada hari pertama masa Angkutan Lebaran, tercatat sebanyak 27.021 pelanggan kereta api jarak jauh berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara itu, sebanyak 15.509 pelanggan tercatat tiba di sejumlah stasiun di wilayah yang sama.

Volume keberangkatan tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen dengan 12.265 pelanggan, disusul Stasiun Gambir sebanyak 4.823 pelanggan, Bekasi 4.227 pelanggan, Cikarang 2.786 pelanggan, Jatinegara 1.638 pelanggan, Karawang 760 pelanggan, serta Cikampek 522 pelanggan.

Sementara untuk kedatangan penumpang, Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah tertinggi dengan 6.001 pelanggan. Disusul Stasiun Gambir sebanyak 4.037 pelanggan, Bekasi 2.248 pelanggan, Jatinegara 1.809 pelanggan, Cikarang 679 pelanggan, Karawang 374 pelanggan, serta Cikampek 361 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa memasuki H-10 Lebaran pergerakan pelanggan kereta api mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Memasuki H-10 Lebaran, pergerakan pelanggan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Tren ini diperkirakan akan terus naik seiring semakin dekatnya puncak arus mudik,” ujar Franoto.

Hingga pembaruan data 10 Maret 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen juga terus bertambah. Dari total kapasitas 1.076.196 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran, sebanyak 655.840 tiket telah terjual atau sekitar 61 persen dari total kapasitas.
Dengan demikian, masih tersedia lebih dari 400 ribu tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai tanggal keberangkatan selama periode Angkutan Lebaran.

Data pemesanan menunjukkan bahwa periode 11–20 Maret 2026 menjadi fase awal mudik dengan tingkat pemesanan tertinggi. Dalam rentang waktu tersebut tercatat 437.127 tiket telah dipesan oleh masyarakat.

Beberapa tanggal dengan jumlah pemesanan tertinggi antara lain 18 Maret sebanyak 49.045 tiket, 19 Maret sebanyak 48.412 tiket, 17 Maret sebanyak 47.898 tiket, serta 16 Maret sebanyak 47.460 tiket. Bahkan pada beberapa tanggal tersebut ketersediaan kursi sudah mendekati penuh.

Meski demikian, masyarakat masih dapat memanfaatkan ketersediaan kursi pada tanggal lainnya. Untuk keberangkatan 11–20 Maret masih tersedia sekitar 67.654 tempat duduk, sementara untuk 21–22 Maret tersisa sekitar 19.680 kursi. Adapun keberangkatan setelah periode tersebut yakni 23 Maret hingga 1 April 2026 masih tersedia sekitar 352.118 tempat duduk.

Jika dilihat berdasarkan kelas layanan, kapasitas kursi terdiri dari kelas eksekutif sebanyak 510.527 kursi dengan sisa 269.162 kursi, ekonomi komersial sebanyak 446.965 kursi dengan sisa 136.161 kursi, serta ekonomi PSO sebanyak 118.704 kursi dengan sisa 34.039 kursi.

Pada masa Angkutan Lebaran tahun ini, masyarakat juga dapat memanfaatkan program diskon tarif hingga 30 persen untuk tiket kereta api kelas ekonomi komersial yang merupakan bagian dari stimulus ekonomi dari pemerintah. Program tersebut berlaku untuk perjalanan 14–29 Maret 2026.

Untuk melayani mobilitas pelanggan selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari. Selain itu, terdapat 19 perjalanan kereta tambahan yang terdiri dari 12 kereta tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 kereta tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan kereta untuk program Motor Gratis (Motis).

Franoto mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak dini dan memanfaatkan tanggal keberangkatan yang masih memiliki ketersediaan tiket.

“KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026,” tutup Franoto.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek

2 Mei 2026 - 17:22 WIB

KAI Perbarui Penanganan Korban Bekasi Timur: 76 Pelanggan Pulang, 24 Masih Dirawat

2 Mei 2026 - 16:47 WIB

KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Daerah di Perjalanan KA Sangkuriang Bandung–Banyuwangi

2 Mei 2026 - 16:03 WIB

Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api, 4 Penumpang Meninggal Dunia

2 Mei 2026 - 10:26 WIB

Perlintasan Sebidang Masih Rawan, Pengamat Ungkap Tanggung Jawab dan Solusi Tekan Kecelakaan

2 Mei 2026 - 09:06 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Sebidang

2 Mei 2026 - 08:40 WIB

KAI Tegaskan Penataan Perlintasan Sebidang, 1.089 Titik Liar Jadi Prioritas Keselamatan

1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Operasional KA Jarak Jauh Berangsur Pulih, Hampir Seluruh Perjalanan Berjalan Tepat Waktu

1 Mei 2026 - 19:10 WIB

Frontliner KAI Services Bagikan Service Kompensasi bagi Penumpang Terdampak Keterlambatan

1 Mei 2026 - 13:06 WIB

KAI Berikan Jaminan Pendidikan bagi Anak dari Korban Meninggal Kecelakaan KA Bekasi Timur

1 Mei 2026 - 12:44 WIB

Dirut KAI Bobby Rasyidin berbincang dengan keluarga korban pascakejadian kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. KAI memberikan jaminan pendidikan melalui program Asuransi Pendidikan ke anak keluarga korban agar dapat melanjutkan sekolah.
Trending di PERON