Menu

Mode Gelap
Podcast Halimah Munawir Tembus 200 Ribu Penonton dalam Dua Bulan, Digelar Syukuran Bersama Awak Media Jelang Liburan Sekolah, Ada Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB Terima Penghargaan JMSI, Mahlizar Safdi ketua Posko Rakyat Dedikasikan Piala untuk Istri, Ratusan Relawan Posko Rakyat, dan Sinergi Lintas Sektor PACE: Stigma Politik Hambat Partisipasi Masyarakat Papua dalam Pembangunan

PERON

Pengoperasian Skybridge Stasiun Bandung Mulai Diujicoba

badge-check


 Skybridge Stasiun Bandung Perbesar

Skybridge Stasiun Bandung

Wartatrans.com, BANDUNG – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung) telah lakukan uji coba pengoperasian pada skybridge Stasiun Bandung untuk menunjang aksesibilitas penumpang Kereta Cepat Whoosh yang akan menggunakan Kereta Api (KA) Feeder.

Uji coba ini dilakukan agar tidak terdapat penumpukan penumpang jelang Angkutan Lebaran 2026/1447 H.

Sebelumnya, penumpang KA Feeder menggunakan akses yang sama dengan penumpang KA Jarak Jauh.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung Endang Setiawan menyampaikan bila uji coba pengoperasian ini bertujuan untuk memperlancar alur penumpang sehingga tidak terpusat di satu titik saja.

Penggunaan skybridge ini juga jauh lebih efektif dan efisien karena jarak penumpang ke KA Feeder jauh lebih dekat.

“Uji coba pengoperasian skybridge bandung ini merupakan wujud dukungan DJKA untuk operasional kereta cepat serta untuk meningkatkan layanan transportasi,” ujar Endang, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, per 10 Maret 2026 aktivitas penumpang KA Feeder berpindah ke Hall Feeder Kereta Cepat di bagian timur Stasiun Bandung.

“Untuk penumpang KA Feeder diharapkan dapat menyesuaikan akses naik turun serta ruang tunggu penumpang kedepannya serta tidak datang ke stasiun terlalu dekat dengan waktu keberangkatan kereta,” ungkapnya.

Endang menjelaskan, uji coba pengoperasian ini sebagai bahan evaluasi kedepannya terutama dalam menghadapi Masa Angkutan Lebaran 2026/1447 H yang mana okupansi penumpang akan mengalami peningkatan.

DJKA selalu berkomitmen untuk mengedepankan kenyamanan serta keamanan penumpang kereta dan mewujudkan transportasi yang inklusi bagi masyarakat. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

13 Juni 2026 - 10:26 WIB

Dirut KAI ke Prabowo Laporkan Telah Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas, Percepat Penanganan Titik Rawan Kecelakaan

13 Juni 2026 - 10:02 WIB

MRT Jakarta Tutup Sementara Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI Dampak Unjuk Rasa

12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Ada Demo di Jakarta, KAI Commuter Tebalkan Pengamanan di Sejumlah Stasiun KRL

12 Juni 2026 - 15:30 WIB

Progres Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen

12 Juni 2026 - 14:00 WIB

Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

12 Juni 2026 - 13:51 WIB

Kemenhub Kebut Pembangunan Jaringan KA Nasional

12 Juni 2026 - 10:53 WIB

Trending di PERON