Menu

Mode Gelap
Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB Terima Penghargaan JMSI, Mahlizar Safdi ketua Posko Rakyat Dedikasikan Piala untuk Istri, Ratusan Relawan Posko Rakyat, dan Sinergi Lintas Sektor PACE: Stigma Politik Hambat Partisipasi Masyarakat Papua dalam Pembangunan Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

ANJUNGAN

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas

badge-check


 Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Wartatrans.com, JAKARTA – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui peluncuran program “IPC TPK ReWear Project”, sebuah inisiatif pengelolaan limbah tekstil berbasis upcycling yang menjadi program TJSL pertama di lingkungan Pelindo Group dengan fokus pada pemanfaatan kembali seragam bekas karyawan.

Mengusung tagline “Langkah Kecil Dampak Besar”, program ini bertujuan membudayakan sustainable way of life di lingkungan perusahaan melalui langkah sederhana yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Inisiatif tersebut sekaligus mendukung implementasi prinsip circular economy serta berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi scope 3 melalui pemanfaatan kembali material tekstil yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah.

Melalui program ini, IPC TPK berhasil mengumpulkan lebih dari 209 kilogram seragam bekas dari berbagai unit kerja yang kemudian diolah kembali menjadi produk fungsional bernilai guna seperti shopping bag, pouch, dan laptop pouch. Selain memperpanjang siklus hidup material, program ini juga menjadi bentuk pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Industri fashion global sendiri diketahui menyumbang sekitar 8–10 persen emisi karbon dunia dan menghasilkan lebih dari 92 juta ton limbah tekstil setiap tahunnya. Menjawab tantangan tersebut, IPC TPK menghadirkan ReWear Project sebagai solusi konkret yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga membangun budaya keberlanjutan di lingkungan perusahaan.

Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan program ini menjadi bagian dari implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 12 mengenai Responsible Consumption and Production serta poin 13 tentang Climate Action.

“Melalui IPC TPK ReWear Project, kami ingin menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan limbah tekstil sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa sustainability dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan kerja. Program ini menjadi wujud komitmen IPC TPK dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam aktivitas perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Daniel.

Lebih dari sekadar program pengelolaan limbah, ReWear Project juga mencerminkan keterlibatan aktif karyawan dalam membangun budaya kerja yang lebih peduli lingkungan. Partisipasi pegawai dalam pengumpulan seragam bekas menjadi simbol kolaborasi internal perusahaan dalam menciptakan dampak keberlanjutan yang nyata.

Melalui pemanfaatan kembali 209 kilogram seragam bekas, IPC TPK ReWear Project berpotensi menghindari emisi karbon sekitar 5,23 ton CO₂e. Dampak tersebut setara dengan kemampuan serapan karbon tahunan sekitar 1 hektare atau 10.000 meter persegi lahan vegetasi tropis serta penghematan lebih dari 5,2 juta liter air.

IPC TPK berharap ReWear Project dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya inisiatif serupa di sektor kepelabuhanan dan logistik nasional. Melalui langkah ini, IPC TPK menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan praktik bisnis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun

13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Terima Penghargaan JMSI, Mahlizar Safdi ketua Posko Rakyat Dedikasikan Piala untuk Istri, Ratusan Relawan Posko Rakyat, dan Sinergi Lintas Sektor

13 Juni 2026 - 13:26 WIB

PACE: Stigma Politik Hambat Partisipasi Masyarakat Papua dalam Pembangunan

13 Juni 2026 - 12:50 WIB

Sabuk Awan Raksasa Membentang dari Sumatra sampai Australia

13 Juni 2026 - 09:31 WIB

Mahasiswa Demo di Bundaran HI,  Aparat TNI dan Polisi Menghadang

13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Pelindo Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Rehabilitasi Terumbu Karang di Pulau Hanita

13 Juni 2026 - 06:03 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban Insiden KMP Aceh Hebat 2

12 Juni 2026 - 23:10 WIB

Juara Pilah Sampah Dapat Potongan Pajak: Strategi Baru DKI Tekan 40% Sampah dari Hotel, Restoran, Kafe

12 Juni 2026 - 20:48 WIB

Insiden Kebakaran KMP Aceh Hebat 2, ASDP Prihatin Mendalam dan Fokus Pendampingan Korban Luka

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Dukung Pengembangan SDM, BPSDMP Teken MoU dengan 9 Pemda

12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Trending di PERISTIWA