Wartatrans.com, SURABAYA – KAI Services meresmikan Mess Responsibility, fasilitas hunian transit yang diperuntukkan bagi para frontliner yang bertugas di wilayah operasional Regional 8 Surabaya.
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan petugas yang berada di garis depan pelayanan pelanggan kereta api.

Peresmian Mess Responsibility dihadiri Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto, Direktur Keuangan dan Administrasi KAI Services Deny Eko Andrianto, serta Kepala Daerah Operasi 8 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daniel Johanes Hutabarat.
Fasilitas hunian transit tersebut diperuntukkan bagi petugas Prama, Prami, On Train Cleaning (OTC), dan PAM Walka yang mendukung operasional serta pelayanan pelanggan kereta api. KAI Services berharap keberadaan mess tersebut dapat memberikan tempat istirahat yang lebih nyaman, aman, dan representatif bagi para pekerja setelah menjalankan tugas.
Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto mengatakan pembangunan Mess Responsibility merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap kebutuhan para frontliner sebagai ujung tombak pelayanan.
“Frontliner memiliki peran yang sangat penting dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan fasilitas yang layak dan nyaman sebagai bentuk dukungan terhadap mereka. Kami berharap keberadaan Mess Responsibility dapat meningkatkan kenyamanan para petugas, sehingga berdampak positif pada semangat kerja, produktivitas, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan kereta api,” ujar Krisna dalam sambutannya.
Menurutnya, Mess Responsibility tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga dirancang untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan kondusif. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pelayanan KAI Services.
Sementara itu, Kepala Daerah Operasi 8 KAI Daniel Johanes Hutabarat mengapresiasi langkah KAI Services dalam menghadirkan fasilitas pendukung bagi para petugas operasional. Ia menilai kenyamanan dan kesejahteraan pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan transportasi perkeretaapian yang andal dan berorientasi pada pelanggan.
Peresmian Mess Responsibility menjadi salah satu wujud transformasi KAI Services dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi seluruh insan perusahaan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, KAI Services optimistis para frontliner dapat terus memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan kereta api.
“Kami percaya bahwa pelayanan yang unggul berawal dari sumber daya manusia yang mendapatkan dukungan dan perhatian yang baik. Melalui Mess Responsibility, kami ingin memastikan para frontliner memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat dan memulihkan energi, sehingga mereka dapat kembali bertugas dengan performa terbaik dalam melayani pelanggan,” tutup Krisna.(fahmi)































