Menu ✖

Mode Gelap
Ihsan Tarore Akui Sempat Khawatir Perankan Ustaz dalam Film Rambut Sewu, Satu Langkah Getih KPA Desak Pembebasan Empat Petani Aceh Timur yang Ditangkap Aparat Zoom Meeting Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Siapkan Gagasan Strategis Pembangunan Masyarakat KAI dan Pemkot Bogor Tutup Perlintasan MA Salmun, Pengendara Dialihkan ke Jalur Alternatif Pembukaan Porprov Jateng XVII Disertai Kirim Doa untuk Almh. Syabila Rizkia Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan

RAGAM

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Mengajak Wartawan Ikut Membangun Wilayahnya

badge-check


 Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Mengajak Wartawan Ikut Membangun Wilayahnya Perbesar

Wartatrans.com, JAWA TENGAH — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya memperkuat keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng. Ia meminta transparansi menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah daerah.

Semua Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) Jateng diminta terbuka mengenai program kerjanya termasuk progres pembangunan yang dijalankan di wilayahnya.

“Saya perintahkan semua terbuka, jangan ada yang ditutupi. Tidak hanya untuk Wartawan, tetapi juga masyarakat. Mereka boleh tanya dan kita wajib jawab. Dari sini ada akuntabilitas keterbukaan informasi publik,” kata Luthfi.

Hal ini disampaikan saat acara silaturahmi dan buka bersama bersama Wartawan, di Grhadika Bhakti Praja, Selasa (10/3/2026).

Selain para Wartawan media cetak maupun online, Sekreteris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Setiawan Hendra Kelana, perwakilan Bazas Jateng, dan sejumlah kepala OPD hadir dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga ingin menggandeng insan pers untuk berkolaborasi membangun Jawa Tengah. “Media juga memiliki peran dalam pembangunan. Tugas jurnalis sama dengan kita, yaitu mendidik dan membangun masyarakat,” katanya.

Selain itu Luthfi mengharap masukan serta kritik dari Wartawan dan Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana sepakat. Menurutnya Wartawan memiliki tugas yang sama dengan pemerintah, yaitu memperjuangkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. Perjuangan tersebut dilakukan dengan berbagai hal, seperti lewat tulisan, foto, video, gambar karikatur, dan sebagainya.

“Dalam menjalankan profesi, Wartawan memiliki hak untuk mendapatkan informasi publik dari para nara sumber. Kolaborasi Pemprov dengan Wartawan menjadi hal tidak terpisahkan. Ketika bagus kita sampaikan bagus, kalau ada kritik kita sampaikan juga dengan memberikan solusi. Media tidak hanya menyampaikan informasi positif, tetapi juga kritik yang konstruktif,” kata Iwan.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Zoom Meeting Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Siapkan Gagasan Strategis Pembangunan Masyarakat

26 Oktober 2026 - 22:23 WIB

Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan

26 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kembali IPC TPK Sabet Platinum Award di Ajang IARA 2026

26 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Pelindo FC Sabet Gelar Champion Pada FIFCO World CC Cup 2026

26 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Banyak Kejadian Fatal, BGN Keluarkan Aturan Baru MBG

26 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Lukisan Kulit Kayu Karya Elias Hindom Warnai Bupati Cup 2026 di Fakfak

26 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pak Kodir Buka Suara soal Video Viral akun IG Sisters in Danger, Ini Realitanya!

25 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Pramono Anung Dorong Penataan Taman Puring, MADAS Nusantara Diajak Perkuat Kolaborasi

25 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Bidik Pengurangan Emisi Maritim, IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK

25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

RAW Merealisasi Bakti ke Masyarakat Semarang

25 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Trending di RAGAM