Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali memberangkatkan peserta Program Mudik Gratis pada masa Angkutan Lebaran 2026 dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Keberangkatan program tersebut dilepas langsung oleh Executive Vice President (EVP) KAI Daop 1 Jakarta Wahyu Cahyono.

Sebanyak 480 peserta mudik diberangkatkan menggunakan KA Tawang Jaya Premium (KA 178B) relasi Pasar Senen–Semarang Tawang. Program ini merupakan bagian dari inisiatif tahunan KAI yang dilaksanakan bersama Kementerian Perhubungan serta sejumlah instansi BUMN dan swasta untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan moda transportasi yang lebih aman dan nyaman.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, program tersebut menjadi salah satu upaya KAI untuk mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, ke transportasi massal yang lebih aman.
“Program Mudik Gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Selain itu juga dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan pribadi,” kata Franoto dalam keterangan tertulis.
Program Mudik Gratis KAI telah diselenggarakan sejak 2023 dan menjadi salah satu agenda rutin dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Selain membantu masyarakat, program ini juga berkontribusi mengurangi kepadatan kendaraan di jalur-jalur utama mudik seperti Pantura dan jalur selatan Jawa.
Sementara itu, mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri. Pada 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 54.216 penumpang berangkat dan 22.574 penumpang datang di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.
Dari jumlah tersebut, Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan terbesar dengan 24.412 penumpang, diikuti Stasiun Gambir sebanyak 17.657 penumpang dan Stasiun Bekasi sebanyak 4.659 penumpang.
Secara kumulatif sejak awal masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 17 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta telah mencapai 346.845 orang, sedangkan penumpang yang datang tercatat 163.582 orang.
Untuk keseluruhan periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung hingga 1 April, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.083.623 tempat duduk kereta api jarak jauh. Hingga pertengahan masa angkutan, 732.064 tiket telah terjual dengan tingkat keterisian sementara sekitar 68 persen.
Beberapa tanggal bahkan mendekati kondisi penuh, seperti 14 Maret (51.128 tiket), 15 Maret (52.008 tiket), 16 Maret (52.819 tiket), dan 17 Maret (51.225 tiket).
Meski demikian, KAI masih menyediakan cukup banyak kursi bagi masyarakat yang belum memperoleh tiket. Untuk keberangkatan 21 Maret hingga 1 April, rata-rata masih tersedia sekitar 30.000 tempat duduk setiap hari.
Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket kereta api sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 1 Jakarta, tersedia sekitar 329.000 kursi dalam program tersebut dan masih tersisa sekitar 56.000 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari. Selain itu, disiapkan 19 perjalanan kereta api tambahan Lebaran, yang terdiri dari 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan KA Motor Gratis.
Sejumlah kereta api menjadi favorit masyarakat untuk perjalanan mudik. Dari Stasiun Gambir, kereta yang paling diminati antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta favorit antara lain KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo.
Selain kereta jarak jauh, layanan KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi juga menunjukkan minat tinggi. Dari total 80.960 tempat duduk yang disediakan selama periode 11 Maret–1 April, sebanyak 60.716 tiket telah terjual dengan tingkat okupansi sekitar 75 persen.
“KAI Daop 1 Jakarta terus memastikan kesiapan operasional melalui optimalisasi pelayanan, penambahan petugas layanan, serta penguatan aspek keamanan agar perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran berlangsung aman dan lancar,” ujar Franoto.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memperhitungkan waktu menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta, terutama pada periode puncak arus mudik yang terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.(fahmi)





























