Ditengah situasi bencana yang masih melanda sejumlah wilayah Aceh, datang kabar membanggakan dari para putra-putri daerah tersebut. Tim Bintang Kala – Aceh berhasil masuk nominasi 10 besar Kompetisi BUDAYA GO! kategori Profesional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
“Insya Allah tanggal 4 Desember kami berangkat dari Lhokseumawe menuju Jakarta atas undangan kementerian,” ujar Nyakman, salah satu anggota tim.

Tim Bintang Kala – Aceh beranggotakan Nyakman, Nanta, Syahrul, Rahmat, dan Reny. Mereka berhasil melaju hingga babak grand final setelah menyisihkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
“Kami membuat program Smart Keuneunong — sebuah kolaborasi antara programmer dan pegiat budaya. Kehadiran kami di Jakarta nanti untuk melakukan presentasi pada penentuan juara,” jelas Nyakman.
Kompetisi BUDAYA GO! merupakan bagian dari Program Inovasi Digital Budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan RI, bertujuan menjembatani dunia budaya dengan teknologi digital di era transformasi digital. Peluncuran program tersebut sebelumnya digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kementerian Kebudayaan RI, Senayan, Jakarta, dihadiri oleh pejabat kementerian, komunitas budaya, akademisi, pengembang teknologi, dan perwakilan mahasiswa.
Pada acara peluncuran itu juga digelar sesi bincang inspiratif bertajuk “Titik Temu Budaya dan Teknologi”, menghadirkan Staf Khusus Menteri Kebudayaan Basuki Teguh Yuwono dan Founder Bubu.com, Shinta Dhanuwardoyo.
“Teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan bagian dari media kebudayaan itu sendiri. Ia harus menjadi jembatan yang menghubungkan warisan budaya dengan masa depan tanpa menghilangkan makna dan nilai tradisinya,” ujar Basuki Teguh Yuwono saat itu.
Saat ini proses seleksi tengah memasuki tahap akhir. Nantinya akan diumumkan pemenang dari kategori Mahasiswa dan Profesional.
“Semoga tim kami dari Aceh bisa menang,” harap Nyakman penuh optimisme. *** (Jasa)
























