Menu

Mode Gelap
Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari Patroli Skala Besar KRYD, Cegah Tawuran & Gangguan Kamtibmas Banjir Aceh 2025 Disebut Ekosida, Desakan Bentuk Badan Khusus Menguat

PERON

Rabu Dini Hari, Layanan Pemesanan Tiket KAI Setop Sementara untuk Migrasi Sistem

badge-check


 Rabu Dini Hari, Layanan Pemesanan Tiket KAI Setop Sementara untuk Migrasi Sistem Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keandalan layanan pemesanan tiket menjelang masa Angkutan Lebaran.

Migrasi tersebut mencakup seluruh sistem pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal, termasuk layanan KAI dan KAI Commuter. Selama proses berlangsung, seluruh layanan pemesanan, pembayaran, serta pembatalan tiket secara online melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, dan kanal mitra resmi tidak dapat diakses sementara.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan peningkatan infrastruktur ini bertujuan memastikan seluruh kanal pemesanan tiket memiliki performa yang stabil dan responsif, terutama saat menghadapi lonjakan transaksi yang tinggi pada periode pemesanan tiket Lebaran.

“Kami melakukan migrasi ke infrastruktur sistem yang lebih modern agar seluruh kanal pemesanan, baik aplikasi Access by KAI maupun mitra penjualan lainnya, memiliki kemampuan menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time. Hal ini sangat penting agar masyarakat dapat memesan tiket mudik dengan lebih lancar tanpa kendala teknis,” ujar Anne, Selasa (20/1/2026).

Meski layanan online dihentikan sementara, KAI memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal. Pelayanan pembelian tiket mendadak atau transaksi darurat akan dilayani secara manual melalui loket stasiun. Selain itu, proses boarding penumpang tetap dilakukan sesuai jadwal dengan dukungan manifest penumpang yang telah disiapkan secara manual oleh petugas.

Anne menjelaskan, pemilihan waktu pemeliharaan pada dini hari dilakukan karena trafik transaksi berada pada tingkat terendah sehingga dampak kepada pelanggan dapat diminimalkan. Penumpang yang akan berangkat pada periode migrasi juga diimbau menyimpan tangkapan layar tiket atau kode booking, serta memastikan kode pemesanan tersedia di email untuk memperlancar proses boarding.

KAI menegaskan seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi tetap aman selama proses migrasi. Perencanaan dan pengujian sistem telah dilakukan secara berlapis agar layanan kembali beroperasi normal tepat pada pukul 04.00 WIB.

“Kami memohon dukungan dan kerja sama pelanggan untuk menyesuaikan waktu transaksi tiket selama kegiatan ini berlangsung. Peningkatan sistem ini merupakan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan Lebaran yang aman dan nyaman,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026

16 Februari 2026 - 20:55 WIB

Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai

16 Februari 2026 - 20:29 WIB

Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari

16 Februari 2026 - 20:20 WIB

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Tiga Titik Genangan Air di Jalur KA Daop 4 Semarang, KAI Lakukan Penyesuaian Perjalanan

16 Februari 2026 - 13:45 WIB

Trending di PERON