Menu

Mode Gelap
Wisatawan Asing Pengguna Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 664 Ribu, Gambir jadi Stasiun Favorit Antisipasi Ancaman Siber di Sektor Maritim, Kemenhub Perkuat Kesiapsiagaan Personel Kapal dan Pelabuhan Semester II-2026 jadi Momentum Perbaikan Menguat, HIS Jaga Arus Kas Operasi Sambut HUT RI Ke 81, Disdukcapil Cibinong Bersolek Jejak Dinamika KUD Kental, Bayangi Ambisi 80 Ribu Koperasi Merah Putih DPD PSI Kota Palu Matangkan Persiapan Verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Melalui Rapat Koordinasi DPW

ANJUNGAN

Semester II-2026 jadi Momentum Perbaikan Menguat, HIS Jaga Arus Kas Operasi

badge-check


 Armada HIS Perbesar

Armada HIS

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (“Perseroan”; “HIS”; IDX ticker: “HAIS”), perusahaan penyedia jasa logistik dan transportasi laut di Indonesia, mencatatkan momentum perbaikan kinerja pada kuartal II-2026 di tengah kondisi industri pelayaran dan logistik komoditas yang masih dinamis.

Perbaikan tersebut tercermin dari peningkatan pendapatan dan laba bersih secara kuartalan serta penguatan margin profitabilitas dan arus kas operasi yang tetap terjaga sepanjang semester pertama 2026.

Sepanjang semester I- 2026, HIS membukukan pendapatan sebesar Rp372,35 miliar dan laba bersih sebesar Rp18,81 miliar, dengan volume kargo yang diangkut mencapai 4,34 juta metrik ton (MT).

Kinerja tersebut berlangsung di tengah kondisi industri yang masih menantang, khususnya pada rantai logistik batu bara. Dinamika perdagangan komoditas dan permintaan jasa pengangkutan turut memengaruhi aktivitas pada segmen tugboat dan barge.

Dalam menghadapi kondisi tersebut, Perseroan berfokus pada faktor-faktor yang berada dalam kendalinya melalui pengelolaan operasi yang lebih selektif, optimalisasi utilisasi armada, disiplin biaya, serta penguatan kualitas pendapatan.

Perseroan juga semakin selektif dalam menentukan rute pelayaran dengan memprioritaskan rute yang memberikan kontribusi lebih optimal terhadap profitabilitas.

Kinerja Kuartal II-2026 Tunjukkan Momentum Perbaikan

Memasuki kuartal II-2026, berbagai langkah penyesuaian tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif.

Menurut Direktur Keuangan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk, Rickie secara kuartalan, pendapatan Perseroan pada kuartal II tercatat sekitar Rp209,45 miliar, meningkat 28,57% dibandingkan Rp162,90 miliar pada kuartal I 2026.

“Laba bersih kuartal II juga meningkat menjadi sekitar Rp15,67 miliar, dibandingkan Rp3,14 miliar pada kuartal sebelumnya,* ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Perbaikan tersebut turut tercermin pada margin laba bersih yang meningkat dari sekitar 1,93% pada kuartal I menjadi 7,48% pada kuartal II 2026, menunjukkan pemulihan profitabilitas seiring dengan peningkatan aktivitas operasional dan langkah pengelolaan biaya yang dijalankan Perseroan.

Dia mengatakan, perkembangan pada kuartal II menunjukkan hasil dari strategi operasional yang dijalankan Perseroan sejak awal tahun.

“Kami melihat adanya perbaikan kinerja pada kuartal kedua dibandingkan awal tahun. Dalam kondisi pasar yang masih dinamis, fokus kami bukan semata mengejar volume, tetapi memastikan setiap aktivitas operasional dapat memberikan kontribusi yang sehat terhadap profitabilitas dan arus kas. Karena itu, kami semakin selektif dalam menentukan rute, mengoptimalkan utilisasi armada, serta menjaga disiplin biaya,” ujar Rickie.

Arus Kas Operasi Tumbuh

Di tengah kondisi industri yang dinamis, kemampuan Perseroan menghasilkan kas dari aktivitas operasional tetap terjaga.

Hingga akhir Juni 2026, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai Rp72,23 miliar, meningkat sekitar 6,30% dibandingkan Rp67,95 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Arus kas operasi tersebut juga berada di atas laba bersih semester I-2026, mencerminkan kemampuan aktivitas bisnis Perseroan dalam menghasilkan kas di tengah kondisi industri yang menantang.

Kondisi tersebut memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mendukung kebutuhan operasional, menjalankan investasi produktif, serta mengelola kewajiban secara disiplin.

Disiplin biaya juga terus dijalankan. Beban usaha pada semester I-2026 tercatat sebesar Rp33,36 miliar, lebih rendah sekitar 24,39% dibandingkan Rp44,12 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Langkah ini mencerminkan kemampuan Perseroan menyesuaikan struktur biaya terhadap dinamika bisnis tanpa mengurangi fokus terhadap keandalan operasional dan keselamatan pelayaran.

“Bagi kami, kemampuan menghasilkan arus kas merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga kualitas kinerja. Di tengah penyesuaian pendapatan, arus kas operasi justru tetap tumbuh. Hal ini memberikan ruang bagi Perseroan untuk tetap menjalankan kebutuhan operasional dan investasi secara terukur, sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan,” kata dia.

Memasuki semester kedua 2026, HIS akan mempertahankan pendekatan yang selektif dalam mengelola kapasitas armada.

Perseroan memprioritaskan rute pelayaran yang memberikan kontribusi lebih optimal terhadap profitabilitas, sekaligus terus menjajaki peluang kontrak kerja sama jangka menengah dan panjang guna meningkatkan visibilitas pendapatan.

Optimalisasi fleet management juga menjadi salah satu fokus utama. Sepanjang semester I- 2026, 61,05% volume kargo Perseroan diangkut menggunakan armada milik sendiri (ownship), meningkat dibandingkan 47,77% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, porsi pengangkutan menggunakan rentship menurun dari 52,23% menjadi 38,95%.

Perubahan komposisi tersebut mencerminkan upaya Perseroan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas armada sendiri sejalan dengan strategi peningkatan utilisasi aset.

Perseroan terus meningkatkan perencanaan rute kapal, pengendalian waktu operasional, preventive maintenance, serta monitoring kinerja armada.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan utilisasi aset sekaligus menekan potensi idle time dan menjaga keandalan operasional.

Pemanfaatan data operasional dan sistem monitoring turut diperkuat agar kapasitas armada dapat dialokasikan secara lebih optimal berdasarkan kebutuhan pelanggan, karakteristik rute, dan potensi kontribusinya terhadap kinerja Perseroan.

HIS juga terus memanfaatkan data operasional dan sistem monitoring untuk mendukung evaluasi kinerja armada secara lebih terukur.

Dengan pendekatan tersebut, kapasitas armada dapat dialokasikan secara lebih optimal berdasarkan kebutuhan pelanggan, karakteristik rute, serta potensi kontribusinya terhadap kinerja Perseroan.

Strategi ini sejalan dengan pendekatan HIS untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan volume angkutan, tetapi membangun kualitas pendapatan dan profitabilitas yang lebih berkelanjutan. (omy)

Baca Lainnya

Antisipasi Ancaman Siber di Sektor Maritim, Kemenhub Perkuat Kesiapsiagaan Personel Kapal dan Pelabuhan

31 Juli 2026 - 16:20 WIB

Jejak Dinamika KUD Kental, Bayangi Ambisi 80 Ribu Koperasi Merah Putih

31 Juli 2026 - 14:37 WIB

Temu Teknis RSO 2026 Fokus Evaluasi ISPS Code dan Mitigasi Ancaman di Lapangan

31 Juli 2026 - 12:36 WIB

Redaksi Wartatrans Jadi Ruang Silaturahmi AMAPI, Bahas Potensi Investasi Aceh

31 Juli 2026 - 12:23 WIB

PELNI Sabet Penghargaan Transportasi Indonesia Awards 2026

31 Juli 2026 - 11:53 WIB

Bandara Soekarno-Hatta Siap Didarati Pesawat Komersial Airbus A380, Terbesar di Dunia

31 Juli 2026 - 09:47 WIB

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dan KSOP Gelar Evaluasi Kinerja Operasional Triwulan II

31 Juli 2026 - 09:16 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

31 Juli 2026 - 09:06 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN, Perkuat Komitmen Hijau Lewat Riset Keanekaragaman Hayati

31 Juli 2026 - 08:58 WIB

GIIAS 2026: China, Jepang, dan Eropa Berebut Panggung Otomotif

31 Juli 2026 - 07:43 WIB

Trending di EKOBIS