Wartatrans.com, JAKARTA – Stasiun Jatake yang berlokasi di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat jumlah pengguna yang cukup signifikan sejak resmi dioperasikan.
Stasiun yang diresmikan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan pada Rabu (28/1/2016) ini telah melayani sebanyak 5.016 pengguna dalam empat hari pertama operasional.

Stasiun Jatake berada di lintas Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung, tepatnya di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang. Pada hari pertama beroperasi pascaperesmian, KAI Commuter mencatat sebanyak 649 pengguna yang naik dan turun di stasiun tersebut.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa jumlah pengguna Stasiun Jatake menunjukkan tren peningkatan dari hari ke hari.
“Jika diakumulasikan selama empat hari stasiun beroperasi, total pengguna sudah mencapai lebih dari 5.000 orang yang naik dan turun di stasiun tersebut,” ujar Karina, Ahad (1/2/2026).
Ia merinci, volume pengguna Commuter Line di Stasiun Jatake secara berurutan sejak hari pertama beroperasi yakni 649 orang pada 28 Januari, 1.410 orang pada 29 Januari, 1.014 orang pada 30 Januari, dan meningkat menjadi 1.944 orang pada 31 Januari. Karina memperkirakan jumlah pengguna akan terus bertambah seiring meningkatnya konektivitas serta pengembangan kawasan di sekitar stasiun.
Selain itu, sebanyak 192 perjalanan Commuter Line per hari melintasi Stasiun Jatake dari total 206 perjalanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung setiap harinya.
KAI Commuter juga mengimbau para pengguna yang naik dan turun di Stasiun Jatake untuk selalu mengutamakan keselamatan serta memastikan kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta yang telah diperbarui.
“Kami berharap dengan hadirnya Stasiun Jatake, masyarakat Kabupaten Tangerang memiliki alternatif stasiun untuk menuju Jakarta. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan dapat membantu mengurangi volume kendaraan di jalan raya,” tutup Karina.(****)





















