Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

Uncategorized

Empat Hari Beroperasi, Stasiun Jatake Tarik Antusias Ribuan Warga Tangerang

badge-check


 Empat Hari Beroperasi, Stasiun Jatake Tarik Antusias Ribuan Warga Tangerang Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Wajah transportasi publik di Kabupaten Tangerang bergerak ke fase baru seiring beroperasinya Stasiun Jatake. Sejak mulai melayani penumpang pada 28 Januari 2026, stasiun ini mencatat respons positif dari masyarakat yang membutuhkan akses mobilitas harian yang lebih dekat dengan kawasan hunian dan aktivitas mereka.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa dalam empat hari awal operasional, Stasiun Jatake melayani total 2.809 pelanggan gate in dan 2.207 pelanggan gate out. Capaian tersebut menggambarkan tingginya minat masyarakat terhadap kehadiran simpul transportasi baru di wilayah barat Kabupaten Tangerang.

Perkembangan jumlah pengguna menunjukkan tren yang meningkat dari hari ke hari. Pada 28 Januari, tercatat 281 pelanggan gate in. Angka tersebut bertambah menjadi 713 pelanggan pada 29 Januari, meningkat menjadi 773 pelanggan pada 30 Januari, dan mencapai 1.042 pelanggan gate in pada 31 Januari. Kenaikan ini menunjukkan proses adaptasi yang cepat, seiring masyarakat mulai menjadikan Stasiun Jatake sebagai bagian dari pola perjalanan harian.

Pada periode yang sama, stasiun di sekitar Jatake tetap melayani volume penumpang yang signifikan. Stasiun Cicayur mencatat 9.848 pengguna gate in dan 11.447 pengguna gate out, sementara Stasiun Parung Panjang melayani 44.000 pengguna gate in dan 52.520 pengguna gate out. Kondisi ini menunjukkan bahwa Stasiun Jatake berperan sebagai alternatif akses perjalanan yang melengkapi layanan di koridor tersebut.

Anne menambahkan bahwa kehadiran Stasiun Jatake sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kabupaten Tangerang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kawasan ini termasuk wilayah dengan mobilitas komuter yang tinggi, terutama yang terhubung dengan pusat kegiatan Jabodetabek, sehingga membutuhkan jaringan transportasi publik yang mudah dijangkau dan efisien.

Dari sisi fungsi kawasan, Stasiun Jatake menjadi penghubung antara permukiman, pusat kegiatan ekonomi, dan jaringan Commuter Line yang telah berkembang sebelumnya. Kehadiran stasiun ini membantu masyarakat mengatur waktu perjalanan dengan lebih terencana serta memberikan pilihan akses yang lebih dekat dibandingkan stasiun eksisting di sekitarnya.

“Kami melihat Stasiun Jatake mulai membentuk pola pergerakan baru masyarakat. Ke depan, stasiun ini diharapkan terus tumbuh seiring meningkatnya aktivitas kawasan dan kebiasaan masyarakat menggunakan transportasi publik,” ujar Anne.

Dengan dukungan kolaborasi berbagai pihak serta partisipasi masyarakat, Stasiun Jatake diharapkan menjadi bagian dari sistem transportasi perkotaan yang semakin terhubung dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SBY Cup 2026 Berakhir Sukses, LavAni Meraih Juara dan Empat Penghargaan Individual

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Kartunis Imam Yunni Akan Meriahkan Pameran JAKARTUN

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Tim G-PEAT Pertanian UNRI Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Internasional Malaysia

16 Mei 2026 - 16:54 WIB

Babak Penyisihan SBY Cup 2026 Berakhir Seru, Siapa Semi Finalis?

16 Mei 2026 - 07:21 WIB

UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Taruna Bhakti, Dorong Siswa Jadi Influencer Budaya Lokal

15 Mei 2026 - 13:06 WIB

Diundang Wapres dan Tawaran Beasiswa ke China Buat Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar

15 Mei 2026 - 11:25 WIB

Catatan H. Erick Teguh M: Sarapan Pagi di Capitol Kopitiam, Kuala Lumpur

14 Mei 2026 - 10:39 WIB

Forum Kritik Seni Jakarta Soroti Tantangan Kritik Seni di Era Digital

13 Mei 2026 - 14:22 WIB

Iwan Piliang: Kartun Menjadi Arsip Sosial dan Bahasa Visual Perkotaan dalam JAKARTUN

12 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kartun Tidak Harus Lucu (Mengenang Kartunis Rosyid)

8 Mei 2026 - 00:15 WIB

Trending di PERISTIWA