Menu

Mode Gelap
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung Tahun Ini Asia Babak Belur, FIFA Masih Pertimbangkan Kuota 12 Tiket untuk Piala Dunia 2030

PERON

KAI Tanam 6.989 Pohon Sepanjang 2025, Perkuat Komitmen Transisi Hijau

badge-check

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat peran aktif dalam mendukung agenda transisi hijau nasional melalui program penghijauan berkelanjutan di berbagai wilayah operasional. Sepanjang tahun 2025, KAI telah menanam sebanyak 6.989 pohon di lingkungan stasiun, sepanjang jalur kereta api, kawasan pesisir, hingga wilayah permukiman masyarakat.

Jumlah penanaman pohon tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 6.716 pohon. Secara kumulatif, selama periode 2021–2025, KAI telah menanam total 108.008 pohon di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

Program penghijauan ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam Asta Cita, khususnya pada pilar pembangunan berkelanjutan dan penguatan kualitas lingkungan hidup, serta mendukung target Net Zero Emission 2060.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa program penghijauan merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang ramah lingkungan dan berorientasi pada masa depan.

“Penanaman pohon tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan daya serap air untuk mengurangi potensi genangan dan banjir, menahan abrasi di wilayah pesisir, serta menciptakan ruang publik yang lebih asri dan nyaman bagi masyarakat di sekitar jalur dan stasiun kereta api,” ujar Anne.

Sepanjang 2025, KAI menyalurkan dan menanam berbagai jenis tanaman, mulai dari pohon peneduh dan pohon keras seperti beringin, trembesi, mahoni, pule, dan ketapang, hingga pohon buah-buahan seperti mangga, alpukat, durian, lengkeng, dan nangka. Selain itu, KAI juga melakukan penanaman mangrove dan cemara laut di sejumlah wilayah pesisir untuk menjaga keseimbangan ekosistem pantai dan ketahanan lingkungan.

Pelaksanaan program penghijauan dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, yayasan lingkungan, kelompok tani, serta masyarakat di berbagai wilayah, antara lain Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, dan Lampung. Di kawasan pegunungan, KAI menyalurkan bibit bambu dan aren untuk mendukung tata kelola sumber daya air, sementara di kawasan permukiman dilakukan penanaman tanaman hias serta pohon buah produktif yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Komitmen KAI terhadap pengelolaan lingkungan juga tercermin dalam penilaian S&P Global ESG 2025. Dalam penilaian tersebut, KAI mencatat ESG Score sebesar 55 poin atau meningkat 14 poin dibandingkan tahun sebelumnya, serta menempatkan perusahaan dalam 20 persen teratas industri transportasi global.

Peningkatan kinerja ESG tersebut turut didukung oleh berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya, seperti pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah stasiun, penguatan efisiensi energi dan operasional, serta kehadiran fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI yang mendorong partisipasi pelanggan dalam perjalanan rendah emisi.

“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya aman, andal, dan terjangkau, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masa depan generasi mendatang, sejalan dengan agenda pembangunan hijau Indonesia,” tutup Anne.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

Trending di PERON