Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Sebut Perlunya Uji Kompetensi Calon Direksi Perusahaan Pelayaran PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026 Mempawah Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 6 Oktober Silaturahmi BRSN DPP ke DPW PKS DKI Jakarta, Perkuat Konsolidasi Relawan dan Saksi Menuju 2029 Kabut Asap Karhutla di Fakfak: Kesiapsiagaan Kesehatan Menjadi Prioritas Bersama.

EKOBIS

Sumarjono Saragih Dorong Koperasi Karyawan Jadi Solusi Hadapi Jerat Pinjol

badge-check


 Sumarjono Saragih Dorong Koperasi Karyawan Jadi Solusi Hadapi Jerat Pinjol Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Koperasi karyawan dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menjadi salah satu alternatif untuk menekan ketergantungan karyawan terhadap pinjaman online (pinjol).

Hal tersebut disampaikan Sumarjono Saragih, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, usai menjadi moderator dalam seminar bertema “Membangun Ekosistem Koperasi Karyawan Modern, Profesional, Digital, dan Berkelanjutan” yang digelar di Hotel Ashley, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (30/07/2026).

Dalam forum tersebut, Sumarjono memandu jalannya diskusi yang menghadirkan Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono sebagai keynote speaker, serta sejumlah narasumber dari Kementerian Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan, KSBSI, Koperasi Karyawan Toyota, dan kalangan praktisi digitalisasi koperasi.

Menurut Sumarjono, keberadaan koperasi karyawan menjadi semakin penting di tengah berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi pekerja. Salah satunya adalah maraknya penggunaan pinjaman online oleh karyawan untuk memenuhi kebutuhan finansial.

Sumarjono Saragih (sebelah kiri) – bersama rekan usai acara.

“Koperasi menjadi penting guna menanggulangi pinjol, misalnya. Karena tidak sedikit para karyawan yang terlibat pinjol,” ujar Sumarjono kepada awak media seusai acara.

Ia menilai koperasi karyawan yang dikelola secara modern dan profesional dapat menjadi alternatif pembiayaan yang lebih sehat bagi anggota. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah simpan pinjam, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para pekerja.

Karena itu, menurut Sumarjono, transformasi koperasi melalui penguatan tata kelola, profesionalisme dan digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

Seminar tersebut diikuti sekitar 75 peserta dan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, koperasi, serikat pekerja, dunia usaha, serta praktisi untuk membangun ekosistem koperasi karyawan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sebagai moderator, Sumarjono turut mengarahkan diskusi agar koperasi karyawan tidak berhenti pada persoalan kelembagaan, tetapi mampu menjawab kebutuhan nyata para pekerja, termasuk akses terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau.

Ia berharap penguatan koperasi karyawan dapat berjalan seiring dengan peningkatan literasi dan kesejahteraan pekerja. Dengan demikian, koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi milik anggota, melainkan instrumen bersama untuk membangun kemandirian finansial pekerja.

Forum tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja dan koperasi dalam menciptakan ekosistem ekonomi pekerja yang modern, profesional, digital, serta berkelanjutan.*** (Rana)

Baca Lainnya

PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota

23 September 2026 - 18:10 WIB

Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 17:32 WIB

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

23 September 2026 - 08:29 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 16:41 WIB

SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan

21 September 2026 - 14:37 WIB

Trending di EKOBIS