Menu

Mode Gelap
Rusun Menua, Jakarta Diuji Kelola Aset Hunian Triliunan Rupiah GIIAS 2026: China, Jepang, dan Eropa Berebut Panggung Otomotif Sumarjono Saragih Dorong Koperasi Karyawan Jadi Solusi Hadapi Jerat Pinjol Indahnya Beribadah di Masjid Geuchik Leumiek Perkembangan Seni Rupa Aceh Butuh Kolaborasi Semua Pihak, Seniman Besar Lahir dari Perjuangan panjang  BFLF Lse’Acut Dukung Bakti TNI AU, Donor Darah Berhasil Himpun 57 Kantong Darah

EKOBIS

Sumarjono Saragih Dorong Koperasi Karyawan Jadi Solusi Hadapi Jerat Pinjol

badge-check


 Sumarjono Saragih Dorong Koperasi Karyawan Jadi Solusi Hadapi Jerat Pinjol Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Koperasi karyawan dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menjadi salah satu alternatif untuk menekan ketergantungan karyawan terhadap pinjaman online (pinjol).

Hal tersebut disampaikan Sumarjono Saragih, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, usai menjadi moderator dalam seminar bertema “Membangun Ekosistem Koperasi Karyawan Modern, Profesional, Digital, dan Berkelanjutan” yang digelar di Hotel Ashley, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (30/07/2026).

Dalam forum tersebut, Sumarjono memandu jalannya diskusi yang menghadirkan Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono sebagai keynote speaker, serta sejumlah narasumber dari Kementerian Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan, KSBSI, Koperasi Karyawan Toyota, dan kalangan praktisi digitalisasi koperasi.

Menurut Sumarjono, keberadaan koperasi karyawan menjadi semakin penting di tengah berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi pekerja. Salah satunya adalah maraknya penggunaan pinjaman online oleh karyawan untuk memenuhi kebutuhan finansial.

Sumarjono Saragih (sebelah kiri) – bersama rekan usai acara.

“Koperasi menjadi penting guna menanggulangi pinjol, misalnya. Karena tidak sedikit para karyawan yang terlibat pinjol,” ujar Sumarjono kepada awak media seusai acara.

Ia menilai koperasi karyawan yang dikelola secara modern dan profesional dapat menjadi alternatif pembiayaan yang lebih sehat bagi anggota. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah simpan pinjam, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para pekerja.

Karena itu, menurut Sumarjono, transformasi koperasi melalui penguatan tata kelola, profesionalisme dan digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

Seminar tersebut diikuti sekitar 75 peserta dan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, koperasi, serikat pekerja, dunia usaha, serta praktisi untuk membangun ekosistem koperasi karyawan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sebagai moderator, Sumarjono turut mengarahkan diskusi agar koperasi karyawan tidak berhenti pada persoalan kelembagaan, tetapi mampu menjawab kebutuhan nyata para pekerja, termasuk akses terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau.

Ia berharap penguatan koperasi karyawan dapat berjalan seiring dengan peningkatan literasi dan kesejahteraan pekerja. Dengan demikian, koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi milik anggota, melainkan instrumen bersama untuk membangun kemandirian finansial pekerja.

Forum tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja dan koperasi dalam menciptakan ekosistem ekonomi pekerja yang modern, profesional, digital, serta berkelanjutan.*** (Rana)

Baca Lainnya

GIIAS 2026: China, Jepang, dan Eropa Berebut Panggung Otomotif

31 Juli 2026 - 07:43 WIB

Berkat Transformasi Danantara, Armada Citilink Bertambah jadi 43

30 Juli 2026 - 21:06 WIB

Berkat Program Upcycle Life Jacket, PELNI Sabet Anugerah ESG 2026

30 Juli 2026 - 17:03 WIB

InJourney Airports LC Perkuat Dukung Pengembangan SDM Industri Aviasi Bertaraf Global

30 Juli 2026 - 10:17 WIB

PTPN III Bersama Baharkam Polri Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Strategis

30 Juli 2026 - 07:54 WIB

Awarding PortPress 2026: Ajang Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

30 Juli 2026 - 05:47 WIB

Kartu Kredit Nirkontak Hadir di MRT, Jakarta Perkuat Transportasi Modern

30 Juli 2026 - 05:36 WIB

Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target

29 Juli 2026 - 22:36 WIB

Dirut PTP Nonpetikemas Sebut Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik

29 Juli 2026 - 20:34 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan 73,7 Persen pada Juni 2026

29 Juli 2026 - 18:56 WIB

Trending di ANJUNGAN