Menu

Mode Gelap
Sambut Chinese New Year, InJourney Hospitality Hadirkan Ragam Perayaan Bersama Yassalam Arabian Resto, The Manohara Hotel Yogyakarta Hadirkan “Ramadhan Kitchen Take Over” Pelindo Regional 2 Perkuat Silaturahmi Media melalui Media Visit ke CNBC Indonesia Korban Banjir dan Longsor Aceh Tengah Harap Bantuan Daging Kurban Tepat Sasaran Zhiya Ulhaq, Agen Rezeki untuk Anak Yatim dan Lansia Antisipasi Insiden yang Terjadi di Lingkungan Stasiun, KAI Services Gelar Pembinaan Security di Lingkungan Stasiun

Uncategorized

Tani Merdeka Aceh Tengah Nilai Fitnah di Medsos Ganggu Program Prioritas Presiden Prabowo

badge-check


 Tani Merdeka Aceh Tengah Nilai Fitnah di Medsos Ganggu Program Prioritas Presiden Prabowo Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Aceh Tengah Tani Merdeka Indonesia, Eka Saputra, menyatakan keprihatinannya atas maraknya narasi negatif dan fitnah terhadap Presiden Prabowo Subianto di media sosial. Ia menilai serangan tersebut berpotensi mengganggu fokus pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas nasional.

Menurut Eka, derasnya tudingan di ruang digital telah melampaui batas kritik konstruktif dan cenderung bersifat sistematis. “Kami melihat ada upaya untuk mendegradasi kepercayaan publik terhadap pemerintah melalui fitnah di media sosial,” kata Eka saat dihubungi Wartatrans.com.

Ia menegaskan, DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah siap berada di garis depan untuk mengawal kewibawaan kepala negara sekaligus menyosialisasikan capaian dan arah kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Saat ini, kata dia, Presiden Prabowo tengah memusatkan perhatian pada hilirisasi, ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan petani.

“Presiden sedang bekerja untuk kedaulatan pangan. Kami di daerah tidak akan tinggal diam jika fokus tersebut diganggu oleh narasi yang tidak berdasar,” ujarnya.

Eka juga mengimbau seluruh kader Tani Merdeka dan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta publik melakukan pemeriksaan silang terhadap setiap isu yang menyudutkan program pemerintah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawalan terhadap agenda swasembada pangan di daerah, khususnya keberhasilan program cetak sawah serta penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Terkait maraknya kampanye hitam, Eka menyebut organisasinya siap menempuh langkah edukatif hingga hukum apabila fitnah tersebut terus berlanjut dan mengganggu kondusivitas daerah. Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, sektor pertanian di Aceh Tengah akan mengalami kemajuan signifikan.

“Jika ada pihak yang mencoba menggoyang fokus kerja pemerintah dengan fitnah, kami di Aceh Tengah siap pasang badan,” kata Eka.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zhiya Ulhaq, Agen Rezeki untuk Anak Yatim dan Lansia

13 Februari 2026 - 10:53 WIB

54 Hari Pascabanjir, Hilir Krueng Peusangan Masih Berselimut Lumpur Bantuan Minim, Warga Bangkit Sendiri

12 Februari 2026 - 18:53 WIB

Program BERANI Sehat Dinikmati 141 Ribu Lebih Warga Sulawesi Tengah

11 Februari 2026 - 10:09 WIB

Saidy Poe, Sastrawan Rendah Hati dengan 12 Buku Puisi dan Segudang Karya

10 Februari 2026 - 23:41 WIB

Relawan Satria Kencana Nusantara Distribusikan 100 Ton Air Bersih untuk Korban Bencana di Lereng Gunung Slamet

10 Februari 2026 - 20:20 WIB

Trending di RAGAM