Menu

Mode Gelap
3 Rute Angkutan Motis Siap Dukung Keamanan Mudikmu Ditjen Hubla Inisiasi Pemetaan Kluster Pelabuhan Tekan Angka Kecelakaan di Angleb, Ditjen Hubdat Rampcheck Bus dan Gelar Mudik Gratis Ada 69.232 Kuota, Pendaftaran Tiket Kapal Laut Gratis Dibuka 6 Maret KAI: 1,7 Juta Pelanggan Gunakan Face Recognition untuk Boarding KA pada Awal 2026 Pelindo Pastikan Kesiapan Layanan Pelabuhan Makassar Jelang Mudik Lebaran 2026

JALUR

Tekan Angka Kecelakaan di Angleb, Ditjen Hubdat Rampcheck Bus dan Gelar Mudik Gratis

badge-check


 Tekan Angka Kecelakaan di Angleb, Ditjen Hubdat Rampcheck Bus dan Gelar Mudik Gratis Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Tingkatkan aspek keselamatan jalan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan gelar berbagai kegiatan dan kebijakan di antaranya inspeksi keselamatan (rampcheck) armada bus dan membuka kuota mudik gratis angkutan jalan.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan saat menjadi narasumber pada Diskusi Dialektika Demokrasi bertemakan “Mudik Aman dan Nyaman: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Menghadapi Lonjakan Perjalanan” yang digelar di Gedung DPR, Kamis (5/3/2026).

“Di tahun ini sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik, itu sekitar 50 persen dari populasi yang ada maka diperlukan serangkaian pengaturan dan kebijakan. Sejak 23 Februari 2026 telah dilakukan rampcheck, sebanyak 13.584 unit bus sudah diperiksa,” jelas Dirjen Aan.

Dari bus yang diperiksa sebayak 8.680 unit (63,90%) Diizinkan Operasional, sebanyak 2.844 unit (20,94%) Peringatan Perbaikan, sebanyak 1.645 unit (12,11%) Dilarang Operasional dan sebanyak 415 unit (3,06%) Tilang & Dilarang Operasional.

Menurutnya, pelaksanaan inspeksi keselamatan akan terus dilakukan hingga 29 Maret 2026 di Terminal Tipe A, Pool Bus, Rest Area, Exit Tol, serta daerah-daerah yang rawan kecelakaan.

“Selain itu, Kemenhub juga membuka kuota mudik gratis dengan harapan mengurangi pemudik dengan sepeda motor melalui program mudik gratis dengan kuota 110.112 orang dengan bus, kereta api dan kapal laut dan 12.140 sepeda motor yang diangkut dengan truk dan kereta api. Hal ini kami upayakan karena berpergian jauh dengan sepeda motor akan sangat potensial menyebabkan terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.

Pemerintah melalui Kementerian PAN RB juga mengeluarkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Dengan adanya kebijakan WFA pada 16 dan 17 Maret (Arus Mudik) dan pada 25 – 27 Maret 2026 (Arus Balik) diharapkan dapat memecah kepadatan pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026.

“Untuk menyiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini sangat diperlukan sinergi dan kolaborasi antar-K/L, BUMN, Swasta bahkan masyarakat agar terwujudnya kelancaran dan keselamatan bersama. Seperti adanya stimulus diskon tiket transportasi yang melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, para operator transportasi dan sebagainya,” ujar Dirjen Aan.

Dia menambahkan, bersama Kementerian PU dan Korlantas Polri juga menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang di dalamnya tertuang aturan pembatasan angkutan barang, pengaturan lalu lintas berupa one way, contra flow, dan ganjil-genap, serta pengaturan pada penyeberangan.

“Aturan pembatasan angkutan barang dilakukan untuk keselamatan jutaan masyarakat yang akan pergi mudik dan bukan untuk membatasi usaha melainkan mengatur agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang bisa sama-sama berjalan dengan lancar dan selamat,” katanya.

Ditambahkannya, bersama berbagai stakeholders lainnya juga saat ini tengah mengecek keseiapan jalur mudik, melakukan perbaikan jalan Provinsi dan Kab/kota serta keselamatan kapal.

Membuat kebijakan pengendalian fenomena lokal pasar tumpah, lokasi wisata dan perlintasan sebidang, mengecek kesiapn masjid sebagai rest area ramah pemudik, serta meningkatkan keamanan dan keselamatan di simpul-simpul transportasi.

“Koordinasi dengan berbagai pihak dibutuhkan agar terbentuk sinkronisasi yang lebih baik antar pengambil kebijakan dalam kelancaran pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Harap Penguatan Fasilitas Kesehatan di Simpul Transportasi

4 Maret 2026 - 20:01 WIB

IPC TPK Wujudkan Mudik Aman, Nyaman, dan Inklusif Lewat Mudik Gratis Bersama Pelindo Group  

4 Maret 2026 - 11:33 WIB

Hidupnya ‘Rumah Kecil” dalam Perjalanan Mudik Lebaran Keluarga

4 Maret 2026 - 09:18 WIB

Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang

4 Maret 2026 - 09:03 WIB

2,7 Juta Pemudik Diproyeksikan Gunakan DAMRI, Tiket Mudik Lebaran Mulai Ramai Dipesan

3 Maret 2026 - 23:38 WIB

Rakor Lintas Sektor, Samakan Persepsi dan Perkuat Kesiapsiagaan Angkutan Lebaran

2 Maret 2026 - 22:05 WIB

Hadapi Nyepi, Kemenhub Atur Penutupan Sementara Penyeberangan ke Bali

2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Berlakukan Diskon Tarif Tol Sebesar 30 Persen

2 Maret 2026 - 21:04 WIB

Menko PMK: Keselamatan Pemudik Prioritas Utama

2 Maret 2026 - 14:18 WIB

Jelang Angleb, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jateng

1 Maret 2026 - 16:20 WIB

Trending di JALUR