Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

ASDP Perkuat Layanan, Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik

badge-check


 Layanan ASDP di Pelabuhan Perbesar

Layanan ASDP di Pelabuhan

Wartatrans.com, JAKARTA – Mudik Lebaran tahun ini, arus mobilitas diproyeksikan kembali meningkat, menuntut kesiapan infrastruktur dan layanan yang lebih adaptif.

Menyikapi hal tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah guna menjamin kelancaran Angkutan Lebaran, terutama di lintasan penyeberangan strategis Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menjelaskan, pembagian pelabuhan telah disiapkan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengurai kepadatan di Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Jangkar, Padang Bai hingga Lembar.

Strategi berbasis golongan kendaraan diterapkan agar distribusi arus penyeberangan lebih merata dan penumpukan dapat dicegah sejak awal.

Mengacu pada SKB tertanggal 5 Februari 2026, pada arus mudik 13–20 Maret 2026 lintasan Merak–Bakauheni diatur: penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan IVa, Va, VIa, IVb tetap melalui Merak; golongan I, II, III, Vb dan VIb (dua sumbu) melalui Ciwandan; sementara truk VIb (tiga sumbu), VII, VIII, IX diarahkan ke BBJ Bojonegara atau buffer zone bila terkena pembatasan operasional.

Skema serupa diterapkan pada arus balik 23–29 Maret 2026 dengan penyesuaian tujuan Sumatera dan Jawa.

Di lintasan Ketapang–Gilimanuk dan Dermaga MB pada 13–29 Maret 2026, layanan diprioritaskan bagi penumpang dan kendaraan kecil.

Kendaraan barang dialihkan ke Dermaga LCM dan Bulusan.

Alternatif trayek Tanjung Wangi–Gilimas dan Jangkar–Lembar juga disiapkan untuk mendukung distribusi logistik menuju NTB.

Operasional penyeberangan dihentikan sementara saat Hari Raya Nyepi di Ketapang (18 Maret 17.00–20 Maret 06.00), Gilimanuk (19 Maret 05.00–20 Maret 06.00), Lembar (18 Maret 21.00–20 Maret 01.30), dan Padangbai (19 Maret 04.00–20 Maret 11.30).

Untuk menjaga kelancaran, diterapkan delaying system melalui buffer zone di berbagai ruas tol dan non-tol menuju pelabuhan utama, serta pembatasan radius pembelian tiket: 4,71 km dari Merak; 4,24 km dari Bakauheni; 2,65 km dari Ketapang; dan 2 km dari Gilimanuk.

Distribusi Merata

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, kesiapan armada: 28–33 kapal per hari di Merak–Bakauheni; 9–12 kapal Ciwandan–Wika Beton; 10–12 kapal BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu; serta 28–32 kapal di Ketapang–Gilimanuk.

Penguatan layanan juga dilakukan melalui penambahan dermaga express, optimalisasi Port Operation Control Center (POCC) berbasis pemantauan real time, layanan pelanggan 24 jam, penyediaan toilet portable, dan peningkatan sistem penerangan kawasan pelabuhan.

Untuk mendorong kelancaran arus mudik, ASDP siap menerapkan stimulus diskon tarif inisiasi Pemerintah sebesar 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan—setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan.

Diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II express.

Kebijakan single tarif juga diberlakukan di Merak (13 Maret 12.00 WIB–20 Maret 15.00 WIB) dan Bakauheni (23 Maret 00.00 WIB–29 Maret 24.00 WIB) bagi golongan I hingga VIA guna memastikan distribusi layanan lebih merata.

“Secara nasional, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4 persen dibanding periode sebelumnya,” katanya.

Pergerakan kendaraan diperkirakan menembus 1,4 juta unit atau naik 9,3 persen.

Dengan kesiapan armada dan infrastruktur tersebut, ASDP optimistis mobilitas masyarakat tetap lancar sekaligus menjaga konektivitas logistik selama arus mudik dan balik.

ASDP mengimbau masyarakat membeli tiket melalui aplikasi atau website Ferizy sejak H-60, tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket, serta pastikan ketika membeli tiket agar mengisi data identitas secara lengkap dan benar demi akurasi manifest serta keselamatan pelayaran.

“Seluruh kesiapan ini merupakan komitmen menghadirkan layanan Lebaran yang tertib, aman, dan terkendali,” tutup Heru. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN