Menu

Mode Gelap
Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee Libur Sekolah, ASDP Telah Layani 2,05 Juta Penumpang

RAGAM

Tinjau Langsung Dua Daerah Bencana, Gubernur Jateng Pastikan Pemulihan Korban

badge-check


 Tinjau Langsung Dua Daerah Bencana, Gubernur Jateng Pastikan Pemulihan Korban Perbesar

Wartatrans.com, JAWA TENGAH — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau pengungsian korban banjir dan longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jumat (30/1/2026). Kunjungan untuk memastikan penanganan warga terdampak bencana berjalan cepat, menyeluruh, dan tepat sasaran.

Luthfi menegaskan penanganan paskabencana harus komprehensif sejak fase darurat hingga pemulihan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah harus bekerja terpadu sesuai tugas masing-masing.

“Begitu bupati menyatakan daerah tanggap bencana, maka provinsi harus turun memastikan penanganan clear, sehingga yang terdampak terbantu maksimal,” ujar Luthfi.

Dalam peninjauan itu, Gubernur memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dengan baik. Fokus utama adalah pengungsi, pendidikan, kesehatan, serta rencana hunian sementara dan hunian tetap.

Data sementara mencatat terdapat 813 Kartu Keluarga (KK) atau 2.777 jiwa mengungsi di Kecamatan Pulosari. Selain itu, sekitar 80 rumah, 78 bidang lahan, dan belasan jembatan mengalami kerusakan berat dan sedang.

Gubernur meminta pendataan korban dilakukan by name by address agar pemulihan sosial dan ekonomi berjalan efektif. Pendataan juga mencakup lahan pertanian, ternak, dan aset warga yang terdampak untuk penanganan lanjutan.

“Kita harus memikirkan ke depan, contoh, Pemalang hampir 80 rumah yang harus kita lakukan revitalisasi, termasuk harus kita pindahkan rumahnya. Maka harus ada data base by name by adress warga terdampak sehingga ke depan masyarakat terdampak bisa eksis kembali,” tuturnya.

Untuk sektor pendidikan, tempat belajar sementara disiapkan di pengungsian dengan pendampingan guru. Sementara, layanan kesehatan dilakukan rutin, dengan rujukan cepat ke rumah sakit jika ditemukan kondisi darurat.

Pada hari yang sama, Ahmad Luthfi juga meninjau lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga.
Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 23 Januari 2026 menimpa empat desa di dua kecamatan yaitu desa Sangkanayu dan desa Lambur di Kecamatan Mrebet, serta desa Kutabawa dan desa Serang di Kecamatan Karangreja.

Di tempat kejadian, tepatnya di Posko Balai Desa Serang, Gubernur Jateng mengadakan rapat percepatan penanganan bencana bersama seluruh pemangku kepentingan. Dialog dengan warga juga dilakukan sekaligusi menghibur anak-anak pengungsi.

Dusun Gunungmalang dan Dusun Kaliurip. Kunjungan ditutup dengan meninjau dapur umum Dusun Gunungmalang dan Dusun Kaliurip yang didirikan Brimob untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak.
Pada kesempatan itu, Luthfi juga menyerahkan bantuan secara simbolis dengan total nilai hampir Rp700 juta. Bantuan tersebut mencakup permakanan, mainan anak, pakaian, bantuan perumahan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Ratusan rumah warga direncanakan akan direlokasi. Pemerintah Kabupaten Purbalingga tengah menyiapkan lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) yang akan dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan kementerian terkait.

“Ini tidak gampang, jadi perlu ada sosialisasi dan pendekatan. Mengatasi bencana tidak hanya masyarakat dikasih bantuan dapur umum, tapi paling penting adalah ke depan masyarakat itu kembali bangkit,” katanya.

Terkait putusnya jembatan yang menghambat akses ke sejumlah wilayah, Luthfi menyatakan telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk pengerahan jembatan sementara, sembari menyiapkan program perbaikan dan pembangunan jembatan permanen.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

Trending di RAGAM